Madiun, tgl. 27 Oktober 2004.
Kepada
Yth. Bapak Pimpinan Lembaga
Alkitab Indonesia
Jl. Salemba Raya No. 12
J A K A R T A –10430
Shalom.
Saya Andreas Suprijadi Christian, melalui surat ini ingin memberikan saran/usul kepada Lembaga Alkitab Indonesia maupun Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia mengenai penggunaan bahasa Indonesia pada Alkitab yang dicetak oleh Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia th. 1996, sebagai cetakan ke empat, untuk Edisi II (Sesuai dengan yang tertera pada lembaran bagian dalam Alkitab yang saya miliki).
Sebelum membaca lebih lanjut surat saya, saya persilahkan terlebih dahulu Bapak untuk membaca lampiran HUKUM DM yang saya sertakan. Lampiran ini saya fotocopy dari buku Membina Bahasa Indonesia Baku 2, oleh Dr.Yus Badudu (Y.S Badudu), Penerbit CV “Pustaka Prima” Bandung, Jl. Bukit Dago Selatan 27 Bandung, cetakan ke lima, Januari 1983, dicetak oleh Percetakan Offset Universal Bandung.
Setelah membacanya barulah ditanggapi saran/usul saya dibawah ini.
Tulisan ini saya beri judul ( HURUF JAWA )
Tahukah anda apa bunyi tulisan diatas ? Dan apa pula artinya ?
Banyak orang yang tidak tahu, tetapi tidak mau mencari tahu, dan seringkali memberikan tanggapan dengan tidak benar, karena tidak tahu.
Tulisan diatas berbunyi SALAH KAPRAH, suatu ungkapan dalam bahasa Jawa yang artinya sesuatu yang salah tetapi diterima dimasyarakat dan dianggap benar. Bahkan banyak orang-orang yang katanya terpelajarpun ikut-ikutan menggunakan kata/hal tersebut. Padahal kalau salah ya tetap salah tidak mungkin benar.
Contohnya :
1. Agar supaya, sering diucapkan bersama sama, padahal ini salah. Agar berarti supaya, supaya juga berarti agar (kata agar supaya ini sering kita dengar hampir pada segala lapisan masyarakat). Seharusnya yang benar agar …… atau supaya ….. tidak diucapkan agar supaya.
2. Pompa air, sering disebut SANYO, padahal Sanyo adalah salah satu nama pembuat pompa air tersebut (Hal ini biasa terjadi pada masyarakat tertentu).
3. Kodak, sering untuk menyebut kamera, padahal Kodak adalah nama salah satu dari kamera.(Hal ini biasa terjadi pada masyarakat tertentu)
Dari contoh-contoh diatas, masyarakat sudah menerimanya dan menganggap itu benar, walaupun beberapa orang tahu itu salah, tetapi seolah-olah tidak bisa berbuat apa-apa. Ya itulah salah kaprah.
Jikalau kita yang empunya bahasa Indonesia tidak bisa menghormati bahasa kita sendiri, jangan mengharapkan bangsa lain akan menghormati bahasa kita. Sebagai orang terpelajar, seharusnya tidak ikut-ikutan menggunakan hal/kata yang salah kaprah tersebut.
Hal pertama yang saya sarankan sbb :
Bagaimana dengan tata bahasa kita ? Sudahkan kita benar benar mengerti dan memakainya dengan baik ? Pernahkah kita mendengar hukum DM (DM singkatan dari Diterangkan Menerangkan) Lihat lampiran Hukum DM yang saya sertakan.
Kita adalah bagian dari negara ini, menjadi kewajiban bagi kita untuk menghormati dan menjunjung nama baik negara kita. Termasuk dalam hal pemakaian bahasa Indonesia.
Mari kita lihat dalam Alkitab yang dicetak oleh Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia tahun 1996 sebagai cetakan ke empat, edisi II. Edisi I 1974, Edisi II, cetakan pertama 1993, cetakan kedua 1994, cetakan ketiga 1995 dan cetakan keempat 1996. Pertanyaan saya adalah “Apa arti kata kata dibawah ini ?
1. Kejadian 2 : 4 …………. TUHAN Allah………
2. Ulangan 10 : 17 ………..TUHAN, Allahmulah ……..
3. Ulangan 10 : 17 ………..Allah ………
4. Ulangan 10 : 17 ………. allah……….
5. Ulangan 10 : 17. ……….Tuhan…….
6. Ulangan 10 : 17 ………..tuhan,……..
7. Yesaya 12 : 2 ………….TUHAN ALLAH ……
8. Yesaya 42 : 8 …………..TUHAN, ……..
9. Yehezkiel 6 : 3 …………Tuhan ALLAH …….
10.a. Yehezkiel 10 : 4 …..TUHAN ……TUHAN.
10.b. Yehezkiel 10 : 5 ……… ALLAH….
11. Markus 12 : 30 …………Tuhan, Allahmu, ……..
12. Yohanes 20 : 28 ……….Tuhanku dan Allahku
13. Efesus 1 : 17 …………..Allah Tuhan …….
14. Wahyu 4 : 8 ……………Tuhan Allah …….
15. Wahyu 11 : 17 …………ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, ……..
Bagaimana kita sebagai orang Indonesia harus membedakan kata kata diatas ? Coba perhatikan sekali lagi :
ALLAH, Allah, allah ………….. apa bedanya ?
TUHAN, Tuhan, tuhan ………..apa bedanya ?
TUHAN ALLAH, TUHAN Allah, Tuhan Allah, Allah Tuhan, Tuhan ALLAH ….. apa bedanya ?
TUHAN, Allahmulah; Tuhan, Allahmu; Tuhanku dan Allahku; Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa ……..apa bedanya ?
Ada 2 kata pokok TUHAN dan ALLAH.
Siapa TUHAN ?
Siapa ALLAH ?
Lalu apa bedanya huruf besar semua, huruf besar awal saja, huruf kecil semua ?
Dalam bahasa Indonesia tidak berbeda artinya, apalagi kalau diucapkan.
Kalau contoh dibawah ini, pasti kita tahu dari cara pengucapannya.
Apa bedanya tahu dengan tahu ?
Tahu bisa berarti mengerti
Tahu bisa berarti nama makanan.
Perbedaan ucapan konsonan H akan membuat kita orang Indonesia tahu apa yang dimaksud oleh orang yang mengucapkan kata tahu tersebut.
Apa perbedaan ucapan : TUHAN, Tuhan dan tuhan ?
Apa perbedaan ucapan : ALLAH, Allah dan allah ?
Inikah tanggung jawab kita terhadap bahasa Indonesia yang kita cintai ?
Bahasa Indonesia adalah salah satu pemersatu kita . Kita sebagai bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa bila mengucapkan kata kata dalam bahasa Indonesia maka saudara saudara kita yang lain pasti tahu yang dimaksud, bukan malah membingungkan mereka.
Lalu apa bedanya TUHAN ALLAH, TUHAN Allah, Tuhan ALLAH, Tuhan Allah, Allah Tuhan ?
Menurut hukum DM :
TUHAN ALLAH TUHAN Allah Tuhan ALLAH Tuhan Allah
D M D M D M D M
Artinya ada Tuhan namanya Allah.
Misalnya : Bapak Andreas
D M
Artinya ada seorang Bapak (laki laki) bukan ibu (seorang perempuan) namanya Andreas.
Allah Tuhan
D M
Artinya : Ada Allah namanya Tuhan.
Apakah mungkin Nama Tuhan berubah-ubah ? dari ALLAH lalu menjadi Allah ?
Atau nama Allah adalah Tuhan ?
Mana yang benar ? Sekali lagi mari kita hargai bahasa kita, bahasa Indonesia.
Tolong dipikirkan untuk cetakan yang akan datang !
Juga apa bedanya :
TUHAN, Allahmulah Tuhan, Allahmu Tuhanku dan Allahku Tuhan,Allah, Yang Mahakuasa.
Bedakan dengan :
a. Bapak, Andreasmulah a. Andreas, bapakmulah
b. Bapak, Andreasmu b. Andreas, bapakmu
c. Bapakku dan Andreasku c. Andreasku dan bapakku
d. Bapak, Andreas, yang tercinta d. Andreas, bapak, yang tercinta.
Jelas yang disini salah semua Yang disini a dan b benar
c dan d salah.
Bagaimana ini ? Apakah dengan cara ini kita menghormati bahasa kita ?
Saya mengharapkan Lembaga Alkitab Indonesia memperbaiki hal ini.
Bagaimana kita bisa membedakan nama dan sebutan ?
Tolong dipikirkan untuk cetakan yang akan datang !.
Hal kedua yang saya sarankan sbb :
Menurut kamus Alkitab yang ada pada halaman 352 TUHAN : Salinan dari nama Allah Israel yaitu Yahweh.
Sejak kapan kita orang Indonesia mengganti nama seseorang ? (apalagi nama Tuhan yang disembah). Jangan terpengaruh bahasa bahasa lain, kita ini orang Indonesia, saat merubah nama, maka itu tidak sah dan illegal, melanggar Undang Undang.
Sedangkan paspor kita saja harus sesuai nama dan ejaannya.
Misalnya : Nama saya Andreas Suprijadi Christian, perhatikan Suprijadi bukan Supriyadi. Jadi tidak bisa disurat surat penting, seperti akta kelahiran dll ditulis Supriyadi, yang benar Suprijadi, walaupun untuk jaman sekarang membacanya agak berbeda dengan jaman saya sekolah, tetapi kalau dibaca yang benar Suprijadi berbunyi Supriyadi bukan Suprijadi.
Kalau melihat kamus Alkitab berarti semua kata TUHAN harus diganti dengan Yahweh. Jadi sekali lagi :
1. Kejadian 2 : 4 …. TUHAN Allah… (menjadi ……Yahweh Allah…..)
2. Ulangan 10 : 17 ..TUHAN, Allahmulah …(menjadi….Yahweh, Allahmulah…..)
3. Ulangan 10 : 17 ….Allah ………(menjadi …..Allah …..)
4. Ulangan 10 : 17 ….. allah…….(menjadi …….allah……).
5. Ulangan 10 : 17. …Tuhan…….(menjadi …….Tuhan…..)
6. Ulangan 10 : 17 ….tuhan,…….(menjadi ……tuhan, ……).
7. Yesaya 12 : 2 … .TUHAN ALLAH ……(menjadi ……Yahweh ALLAH…….)
8. Yesaya 42 : 8 …..TUHAN, …….(menjadi …… Yahweh…….).
9. Yehezkiel 6 : 3 ……Tuhan ALLAH …….(menjadi …..Tuhan ALLAH……..)
10. a. Yehezkiel 10 : 4 ..TUHAN …TUHAN. (menjadi ……Yahweh….Yahweh).
10.b. Yehezkiel 10 : 5 … ALLAH…. (menjadi ……ALLAH…..)
11. Markus 12 : 30 ……Tuhan, Allahmu, ……(menjadi…. Tuhan, Allahmu …..).
12. Yohanes 20 : 28 ….Tuhanku dan Allahku (menjadi ….Tuhanku dan Allahku).
13. Efesus 1 : 17 ……. Allah Tuhan …….(menjadi …..Allah Tuhan…….)
14. Wahyu 4 : 8 ….. …Tuhan Allah …….(menjadi …..Tuhan Allah…….)
15. Wahyu 11 : 17 …ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, ……(menjadi ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa……..)
No. 1, Yahweh Allah ………..Jelas ini salah.
D M
Karena ini artinya ada Yahweh namanya Allah, padahal Yahweh menurut kamus Alkitbab adalah nama.
No. 2, Yahweh, Allahmulah ……….Ini benar.
D M
Karena ini artinya ada Yahweh dia Allahmu.
No. 7, Yahweh ALLAH ………….Jelas ini salah.
D M
Karena ini artinya ada Yahweh namanya ALLAH, padahal Yahweh menurut kamus Alkitab adalah nama.
No. 8, Yahweh …………..Jelas ini benar.
No. 10 a. Yahweh ……Yahweh. ………..jelas ini benar.
Lalu bagaimana dengan No. 3, 4, 5,6, 9, 10 b, 11, 12, 13, 14 dan 15 ?
Padahal dikamus Alkitab tidak ada keterangan tentang hal ini.
Anggap saja secara umum : Tuhan, adalah panggilan umum untuk yang disembah, lalu bagaimana dengan No. 3, 4, 6, 9, 10 b, 11, 12, 13, 14 dan 15 ?
No. 3, Allah …….., kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa Allah ? dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 4, allah……….kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa allah ?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 6, tuhan……. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa tuhan ?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 9, Tuhan ALLAH … kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, berarti namanya ALLAH.
Siapa ALLAH ? Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 10 b, ALLAH ..…… ……. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa ALLAH?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 11, Tuhan, Allahmu, ……………. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa yang dimaksud dengan Allahmu ?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 12, Tuhanku dan Allahku, ………….……. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa yang dimaksud dengan Allahku ?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 13, Allah Tuhan, ……………. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa Allah ?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 14, Tuhan Allah ……….. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa Allah ?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 15, Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa……… Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa Allah ?
Dikamus Alkitab tidak ada keterangannya.
Kalau keterangan dikamus Alkitab kita gabung dengan hukum DM, bagaimana dengan :
No. 1, Yahweh Allah …………..jelas ini salah.
D M
Semestinya Allah Yahweh.
Padahal kita anggap Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, lalu siapa Allah ?
No. 2, Yahweh, Allahmulah ……….Ini benar.
D M
Tetapi kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, lalu siapa Allah ?
No. 3, Allah …….., kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa Allah ?
No. 4, allah……….kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa allah ?
No. 5, Tuhan …….ini benar.
No. 6, tuhan……. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa tuhan ?
No. 7, Yahweh ALLAH ………….Jelas ini salah.
D M
Semestinya ALLAH Yahweh.
Padahal Yahweh menurut kamus Alkitab adalah nama, sedangkan Tuhan panggilan umum yang disembah. Kalau begitu siapa ALLAH ?
No. 8, Yahweh …………..Jelas ini benar.
No. 9, Tuhan ALLAH ……. ini benar
D M
Ada Tuhan namanya ALLAH. Padahal menurut kamus Alkitab TUHAN adalah Yahweh, lalu siapa ALLAH ?
No. 10 a. Yahweh ……Yahweh. ………..jelas ini benar.
No. 10 b, ALLAH ..…… ……. Padahal menurut kamus Alkitab TUHAN adalah Yahweh, dan kita anggapTuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah. Lalu siapa ALLAH?
No. 11, Tuhan, Allahmu, ……………Jelas ini salah
D M
Padahal Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah, siapa yang dimaksud dengan Allahmu ?
No. 12, Tuhanku dan Allahku, ………….…jelas ini salah
Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa yang dimaksud dengan Allahku ?
No. 13, Allah Tuhan, …………….jelas ini salah.
D M
Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa Allah ?
No. 14, Tuhan Allah ……….. Jelas ini salah.
D M
Ada Tuhan namanya Allah. Padahal kamus Alkitab menyatakan namaNya Yahweh. Lalu siapa Allah ?
No. 15, Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa……… jelas ini salah.
D M
Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa Allah ?
Bagaimana ini Lembaga Alkitab Indonesia ? Mana tanggung jawabmu terhadap bahasa Indonesia kita ? Dari No. 1 s/d 15 yang benar hanya 2 yaitu No. 5 dan No. 8, padahal di Alkitab banyak terjadi hal-hal seperti tersebut di No. 1 s/d 15.
Tolong diperhatikan untuk cetakan yang akan datang !
Sekarang kalau kita anggap Allah adalah panggilan umum untuk yang disembah. Lalu bagaimana dengan No. 1 s/d 15, mari kita tinjau ulang.
No. 1, Yahweh Allah …………..jelas ini salah.
D M
Yahweh adalah nama menurut kamus Alkitab, sedangkan Allah kita anggap panggilan umum untuk yang disembah. Jadi seharusnya Allah Yahweh.
No. 2, Yahweh, Allahmulah ……….Ini benar.
D M
No. 3, Allah …….., ini benar.
No. 4, allah……….kalau Allah panggilan umum untuk yang disembah, siapa allah ?
Di kamus Alkitab tidak ada keterangannya.
No. 5, Tuhan …….kalau Allah adalah panggilan untuk yang disembah lalu siapa Tuhan ?
No. 6, tuhan……. Kalau Allah panggilan umum untuk yang disembah, siapa tuhan ?
No. 7, Yahweh ALLAH ………….Jelas ini salah.
D M
Yahweh menurut kamus adalah Allah Israel. Jadi seharusnya ALLAH Yahweh. Lalu siapa ALLAH ?
No. 8, Yahweh …………..Jelas ini benar.
No. 9, Tuhan ALLAH …….Jelas ini salah
D M
Ada Tuhan namanya ALLAH. Padahal menurut kamus Alkitab TUHAN adalah Yahweh, lalu siapa ALLAH ?
Siapa Tuhan, padahal kita anggap Allah adalah panggilan umum untuk yang disembah.
No. 10 a. Yahweh ……Yahweh. ………..jelas ini benar.
No. 10 b, ALLAH ..…… ……Siapa ALLAH ?.
Padahal Allah adalah panggilan umum untuk yang disembah.
No. 11, Tuhan, Allahmu, ……………Jelas ini salah
D M
Kalau Allah adalah panggilan umum untuk yang disembah, dan TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel, lalu siapa Tuhan ?
No. 12, Tuhanku dan Allahku, ………….…jelas ini salah
Kalau Allah panggilan umum untuk yang disembah, siapa yang dimaksud dengan Tuhanku ?
No. 13, Allah Tuhan, …………….ini benar.
D M
Ada Allah namanya Tuhan. Padahal kamus Alkitab menulis nama Allah Israel adalah Yahweh, ditulis TUHAN, lalu siapa Tuhan ?.
No. 14, Tuhan Allah ……….. Jelas ini salah.
D M
Allah adalah panggilan umum untuk yang disembah, sehingga seharusnya ditulis Allah Tuhan.
D M
Padahal menurut kamus Alkitab Yahweh adalah nama Allah Israel. Lalu siapa Tuhan?
No. 15, Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa……… jelas ini salah.
D M
Kalau Allah panggilan umum untuk yang disembah, lalu siapa yang dimaksud dengan Tuhan?
Bagaimana ini Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia ? Mana tanggung jawabmu ? Bagaimana Lembaga Alkitab Indonesia ? Apa yang harus kita jawab terhadap bangsa kita mengenai bahasa Indonesia yang digunakan dalam Alkitab ? Dari hukum DM salah. Jika menurut kamus Alkitab TUHAN adalah salinan nama Allah Israel hasilnya juga membingungkan. Apabila kata Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah hasilnya juga salah. Dan juga apabila Allah merupakan panggilan umum untuk yang disembah juga tetap salah. Bagaimana ini ?
Pertanyaannya Siapa Tuhan ? tuhan ? Kalau TUHAN sudah tahu yaitu Yahweh. Lalu siapa ALLAH, Allah, allah ? Lalu siapa gabungan dari Tuhan Allah ? Tuhan ALLAH ? TUHAN ALLAH ? Allah Tuhan ?
Tolong diperhatikan untuk cetakan yang akan datang, juga kamus Alkitab diperjelas.
Hal ketiga yang saya sarankan sbb :
Ada cerita sbb :
Ada anak anak yang sedang bermain bersama sama lalu terjadilah pertengkaran diantara mereka.
Anak I : Sak wise dina Slasa apa ?
Anak anak : Rebo.
Maka marahlah seorang anak yang namanya B dan dia memukul si A yang dianggap sebagai pimpinan diantara mereka.
Anak B : Sapa wani maneh, ayo maju.
Anak I : Sak durunge dina Kemis apa ?
Anak anak : Rebo.
Anak B memukul membabi buta, siapa saja yang ada didekatnya.
Datanglah seorang Bapak L namanya.
Bapak L : E..e..e ojo padu. Cilik cilik wis podo seneng gelut mbesuk gedhe dadi
apa.
Anak B : Konco konco kurang ajar, Pak !
Anak anak : Pak, sak wise dina Slasa apa ?
Bapak L : Ya dina Rebo.
Anak anak : B ngamuk Pak.
Bapak L : B, bar dina Slasa ya dina Rebo, mosok dina Kemis.
Anak B : Pak, Rebo kuwi asmane Bapakku.
Bapak L : O…..Ya aja ngono cah.
Anak anak : Pak, sak wise dina Slasa ya Rebo pak.
Bapak L : Ya bener cah, ning Rebo kuwi ya asmane Bapake B.
Anak anak : Pokoke bar dina Slasa ya dina Rebo. Bapake B durung ono ning donyo
dina Rebo wis ana.
Maka mengamuklah lagi B.
Bapak L : …………………. ?
Kapan pertengkaran ini berakhir ?
Anak B marah karena nama Bapaknya, Rebo, dibuat bahan olok olokan. Sedangkan anak anak lain merasa, sebelum Pak Rebo lahir, hari Rebo sudah ada terlebih dahulu.
Tetapi memang pantas B marah karena nama Bapaknya dibuat bahan olok olokan.
Bagaimana dengan kita ? Sebagai orang Indonesia kita tahu bahwa saudara saudara kita sebangsa dan setanah air ada yang beragama Islam, dan mereka mempunyai Tuhan yang bernama ALLAH. Padahal kita sebagai orang Kristen menganggap ALLAH bukanlah nama melainkan hanya panggilan umum untuk yang disembah, sama dengan Tuhan. Jadi menurut kita sah sah saja kita memakai ALLAH BAPA, ALLAH PUTRA, ALLAH ROH KUDUS, BUNDA ALLAH.
Menurut saudara saudara kita yang beragama Islam ini salah dan sangat menyinggung perasaan mereka. Apakah tidak pantas mereka marah sedangkan anak B yang nama Bapaknya dibuat bahan olok olokan saja marah, bagaimana kalau nama Tuhan yang disembah saudara saudara kita yang beragama Islam kita katakan itu hanya panggilan umum untuk yang disembah dan sudah masuk dalam bahasa Indonesia. Lalu kita katakan terserah saudara saudara kita mau bicara apa, toh sudah masuk dalam bahasa Indonesia sebagai panggilan umum untuk yang disembah.
Apakah tidak boleh mereka marah ? Ingat ini nama sesembahan Tuhan yang mereka sembah, bukan sekedar nama Bapak mereka, renungkan hal ini !
Apakah percetakan Lembaga Alkitab Indonesia dan Lembaga Alkitab Indonesia tidak merasa ikut bertanggung jawab dengan terjadinya kerancuan ini ? Tolong diperhatikan untuk cetakan yang akan datang !
Hal keempat yang saya sarankan sbb :
Andaikan Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia dan Lembaga Alkitab Indonesia tetap bersikukuh tidak mau memperbaiki sesuai saran saya hal ke I, II dan III. Mari kita tinjau ulang sekali lagi No. 1 s/d 15.
No. 1, TUHAN Allah menjadi Yahweh Allah …………..jelas ini salah.
D M D M
Artinya ada Yahweh namanya Allah.
Seharusnya Allah Yahweh……. Artinya ada Allah yang namanya Yahweh
D M
No. 2, TUHAN, Allahmulah menjadi Yahweh, Allahmulah ……….Ini benar.
D M D M
Artinya Yahweh dialah Allahmu.
No. 3, Allah …….., ini benar.
No. 4, allah……….kalau Allah panggilan umum untuk yang disembah, siapa allah ?
No. 5, Tuhan ……, ini benar.
No. 6, tuhan……. Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, siapa tuhan ?
No. 7, TUHAN ALLAH menjadi Yahweh ALLAH ………….Jelas ini salah.
D M D M
Kalaupun ALLAH Yahweh , dan Allah adalah panggilan umum yang disembah
D M
Siapa ALLAH ?
No. 8, TUHAN menjadi Yahweh …………..Jelas ini benar.
No. 9, Tuhan ALLAH …….Jelas ini salah
D M
Kalau Tuhan panggilan umum untuk yang disembah, lalu siapa ALLAH ?
Ada Tuhan yang namanya ALLAH, padahal menurut kamus Alkitab Tuhan itu
namaNya Yahweh.
No. 10 a. TUHAN ….TUHAN menjadi Yahweh ……Yahweh. ………..jelas ini benar.
No. 10 b, ALLAH .
Kalau Allah adalah panggilan umum untuk yang disembah siapa ALLAH ?
No. 11, Tuhan, Allahmu, ……………Wah ini salah besar.
Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah.
Allah panggilan umum untuk yang disembah, bagaimana ini ? Kita kan orang
Indonesia tahu tata bahasa Indonesia dan tahu tentang hukum DM.
No. 12, Tuhanku dan Allahku, ………….…wah ini salah besar.
Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah.
Allah panggilan umum untuk yang disembah, bagaimana ini ? Kita kan orang
Indonesia tahu tata bahasa Indonesia dan tahu tentang hukum DM.
No. 13, Allah Tuhan, …………….wah ini salah besar.
Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah.
Allah panggilan umum untuk yang disembah, bagaimana ini ? Kita kan orang
Indonesia tahu tata bahasa Indonesia dan tahu tentang hukum DM.
No. 14, Tuhan Allah ……….. wah ini salah besar.
Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah.
Allah panggilan umum untuk yang disembah, bagaimana ini ? Kita kan orang
Indonesia tahu tata bahasa Indonesia dan tahu tentang hukum DM.
No. 15, Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa……… wah ini salah besar.
Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah.
Allah panggilan umum untuk yang disembah, bagaimana ini ? Kita kan orang
Indonesia tahu tata bahasa Indonesia dan tahu tentang hukum DM.
Bagaimana ini ? Tetap salah bukan ? Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia dan Lembaga Alkitab Indonesia, bagaimana tanggung jawabmu terhadap bahasa kita, bahasa Indonesia ?
Ini jelas harus diperbaiki.
Jadi kalaupun menurut kamus Alkitab TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel digabung dengan Tuhan adalah panggilan umum untuk yang disembah dan digabung dengan Allah adalah panggilan umum untuk yang disembah, tetap salah juga.
Tolong diperhatikan untuk cetakan yang akan datang !.
Hal ke lima yang saya sarankan :
Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia dan Lembaga Alkitab Indonesia harus segera memperbaiki Alkitab dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar :
1. Memenuhi hukum DM, juga ayat ayat yang salah terjemahannya diperbaiki.
2. Nama Tuhan dipakai yang benar, jangan diterjemahkan.
3. Jangan membuat marah saudara saudara yang berlainan agama, khususnya yang beragama Islam dengan memasukkan kata Allah dalam Alkitab.
4. Jangan memakai bahasa/kata kata yang rancu TUHAN, Tuhan, tuhan, ALLAH, allah, Allah atau gabungan dari keduanya. Ingat semua itu adalah sebutan. Kita orang Indonesia juga punya aturan tersendiri untuk bahasa kita, tidak usah ikut ikutan bahasa dari bangsa yang lainnya.
Tolong diperhatikan untuk cetakan yang akan datang !.
Hal ke enam , tidak lagi saya sarankan tetapi saya kritik dan anda harus merubahnya segera.
Jangan membodohi Bangsa Indonesia dengan Bahasa Indonesia yang rancu, dengan alasan sudah ( salah kaprah). Sekarang sudah banyak orang pandai, dan anda tentu tahu itu. Jangan pura pura tidak tahu. Orang yang tidak menghargai bahasa Indonesia adalah orang yang seharusnya tidak patut menyandang Warga Negara Indonesia.
Menurut sumpah pemuda, Bahasa Indonesia adalah salah satu pemersatu bangsa kita
Jika anda bersikukuh tidak mau memperbaiki karena selama ini tidak ada yang protes jangan lalu menganggap Lembaga Alkitab Indonesia paling benar dan paling berhak. Saya harap sebagai orang terpelajar kita mau mengakui kesalahan kita dan segera memperbaikinya. Tidak ada gading yang tak retak, kata peribahasa.
Jangan sampai kita menjadi salah satu penyebab tidak dihargainya Bangsa Indonesia oleh negara-negara lain karena kita tidak menghargai bahasa kita sendiri, yaitu bahasa Indonesia.
Sekali lagi, mari kita menjadi bagian dari Bangsa Indonesia yang bisa menghargai Bahasa Indonesia. Jangan sampai anak cucu kita menjadi orang asing di negeri sendiri karena tidak menghargai Bahasa Indonesia, dan anda Lembaga Alkitab Indonesia dan Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia termasuk salah satu dari orang-orang yang menyebabkan hal ini terjadi (menjadi orang asing dinegara sendiri)
Sebagai penutup, renungkan tulisan saya ini, jangan terlalu cepat menolak. Saya percaya di Lembaga Alkitab Indonesia ada penerjemah penerjemah yang ahli dalam bahasa Indonesia melebihi saya. Juga saya harap ada orang orangyang bisa memahami tulisan Jawa dan dialog bahasa Jawa yang saya tulis, sehingga bisa mengerti tulisan saya dalam bahasa Jawa tersebut.
Saya berharap surat ini segera ditanggapi, alamat saya adalah sbb :
Andreas Suprijadi Christian.
Kantor : Pusat Servis dan Revisi Peralatan Elektronik.
Jl. Mayjen Sungkono No. 23 Madiun- 63128
Rumah : Jl. Mliwis No. 34 Madiun- 63133
No. HP : 0816561084.
Terima kasih Tuhan kita yang namaNya YAHWEH memberkati kita semua.
Teriring salam dan doa
(Andreas Suprijadi Christian)
|