|
Kita tahu bagaimana badai Tsunami yang dasyat menghancurkan kota Meulaboh diprovinsi Aceh hingga rata.
Tapi ada kesaksian yang luar biasa dari kota tersebut. Dikota Meulaboh terdapat sekitar 400 orang Kristen disana.
Pada tanggal 25 Desember 2004 yang lalu mereka hendak merayakan hari Natal, tetapi warga Meulaboh menolak adanya perayaan Natal dikota tersebut. Mereka ditolak dan dikatakan bahwa jika mereka ingin merayakan Natal, rayakan diluar kota yakni diatas gunung.
Karena kerinduan untuk tetap merayakan Natal, 400 orang anak Tuhan tersebut pada tanggal 25 Desember 2004 pergi ke gunung diluar kota Meulaboh untuk merayakan Natal dan setelah merayakan Natal mereka menginap malam itu diatas gunung.
Dan apa yang terjadi, seperti yang kita ketahui semua bahwa keesokannya saat masih pagi hari tanggal 26 Desember 2004 terjadi gempa dan badai Tsunami yang sangat dasyat yang meluluh lantakkan kota Meulaboh dan banyak korban jiwa.
Kota Meulaboh hancur rata, ribuan orang meninggal dunia, sedangkan anak-anak Tuhan yang sedang merayakan hari Natal diatas gunung semuanya selamat.
Warga Meulaboh yang selamat berkata: bahwa Tuhannya orang Kristen menghukum kita. Ada yang berkata: mengapa banyak umat kita banyak yang binasa, sedangkan orang Kristen tidak ada yang binasa.
Andaikata ke 400 orang Kristen yang ada di Meulaboh bersikeras tetap mengadakan Natal dikotanya, tentulah mereka ikut binasa. Tetapi karena ada kerendahan hati, walaupun ditolak dan disuruh merayakan Natal diatas gunung akhirnya mereka semua selamat dan mereka melihat semuanya ini adalah karya Tuhan yang luar biasa.
Mari kita sebagai anak-anak Tuhan, ditahun 2005 ini akan banyak menghadapi tantangan. Tetaplah tunjukkan kasih dan kerendahan hati kepada semua orang. Janganlah balas kejahatan dengan kejahatan, karena pembalasan itu adalah " haknya Tuhan"
Mari kita bantu saudara-saudara kita yang ada di Aceh dan tetap doakan mereka karena Tangan Tuhan sedang bekerja disana.
|