|
Kata "spam" pastilah membawa kita pada pikiran negatif. Dan setiap orang pasti setuju bahwa kita harus memerangi spam yang dapat merugikan kita baik waktu maupun uang. Apa sih spam itu? Kalau Anda menerima email yang biasanya menawarkan produk atau supaya Anda mengunjungi situs tertentu, itu bisa dikatakan spam. Kalau satu dua tidak masalah, tapi spam bisa ratusan jumlahnya dan memenuhi inbox kita. Butuh waktu dan dana untuk menghapusnya!
Tapi kalau spam itu berisi pesan Injil? Kayaknya kita juga belum pernah berpikir untuk melakukan penginjilam seperti ini. Kayaknya tabu deh sebab itu bisa dikatakan spam. Tetapi menurut zdnet.co.uk email semacam itu tidak dikategorikan sebagai spam, sebab tidak ada produk yang dijual.
Perusahaan anti-spam mencermati email rohani dalam jumlah besar pada bulan-bulan terakhir ini, dan syukurnya email-email itu dikategorikan sebagai legal, sebab tidak ada produk yang dijual, hanya masalah rohani.
Menurut Matt Sergeant, teknologis anti-spam dari MessageLabs, spam seperti itu diperkecualikan dari hukum spam dan termasuk legal menurut hukum nasional termasuk CAN-SPAM. Sebab email itu tidak ada unsur komersial.
Salah satu spam Injil itu isinya seperti ini:
Subject: "Only believe"
Body text: "Eternity is a really long time. If you or someone close to you has not accepted God please do so tody [sic].
The following prayer can save you or someone that you love.
Say, 'Oh God, save my soul. I'm so sorry that I have sinned against you, but I have come home. I will serve you, Lord, the rest of my life. Deliver me from all my sinful habits. Set me free! I do believe Jesus died on Calvary for me, and I believe in His blood, that there is power in His blood to wash away all my sins, all my sins!' Say, 'Come into my heart, Jesus; come on in, Jesus. Come on in!' If you meant it, He has come. If you meant it, Jesus is yours. Start reading your Bible, pray daily and believe that somebody's listening;
His name is Jesus."
Mungkin ini berita bagus bagi orang Kristen yang suka memberitakan Injil. Bisa jadi ini dianggap ide kreatif untuk menyampaikan pesan keselamatan melalui email. Kapan Anda akan mulai mengirimkan "spam" Injil?
Sumber: zdnet.co.uk
|