salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: drullez
New Today: 1
New Yesterday: 0
Overall: 1526

People Online:
Members: 0
Visitors: 2
Bots: 3
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Punya kekurangan sejak kecil
Last post by mawarmerahmuda in Konseling on May 20, 2012 at 16:12:52

Buku2 pengajaran iman Kristen yg ditulis oleh: Denny Teguh S
Last post by Denny in Lainnya on May 18, 2012 at 01:28:12

Buku: "BAHASA LIDAH: MASIH ADAKAH?" (Denny Teguh S.)
Last post by Denny in Lainnya on Apr 18, 2012 at 00:13:58

Renungan Paskah 2012: TUHAN YESUS TELAH BANGKIT! (Denny)
Last post by Denny in Belajar Alkitab on Apr 08, 2012 at 02:52:50

Renungan Jumat Agung 2012: KEMATIAN SANG ANAK ALLAH (Denny)
Last post by Denny in Belajar Alkitab on Apr 05, 2012 at 00:14:12

Get my new book: GENERASI TUA VS GENERASI MUDA (Denny T. S.)
Last post by Denny in Lainnya on Mar 18, 2012 at 02:07:53

Paskah Akbar Surabaya 2012
Last post by Denny in Agenda Kita on Mar 18, 2012 at 02:01:33

Tantangan Untuk Beritakan Injil di Wilayah Timur Tengah
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Mar 17, 2012 at 12:58:39

Diresmikan, Syarat Dapat Gelar S1 Harus Publikasi Ilmiah
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Feb 28, 2012 at 07:08:29

Suka duka jadi anak jenius
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Feb 28, 2012 at 06:41:05

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

We have received
5094632
page views since
April 2004
News > > JARAK TERPENDEK
Result

JARAK TERPENDEK

Renungan “Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup” (Amos 5:4).

Salah satu konsep geometri Euclidean adalah “jarak terpendek dari 2 titik adalah garis lurus”. Benar! Tetapi mengaplikasikan konsep sederhana ini dalam kehidupan ternyata jauh lebih sulit. Kendati kita telah melihat dengan jelas jarak terpendek antara titik “masalah” dengan “penyelesaian”, namun untuk membuat garis lurus itu ternyata tidak mudah. Begitu pula antara titik “hutang” dengan titik “lunas”, titik “kekerasan” dengan titik “perdamaian”, dan titik “kerusuhan” dengan titik “keamanan”.

Alkitab mengingatkan kita berkali-kali bahwa sebenarnya jarak antara titik “malapetaka” dengan titik “kelepasan” tidaklah jauh. Seperti Allah firmankan, “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!” Mudah, bukan?

Kalimat “Carilah Aku, maka kamu akan hidup”, dalam bahasa aslinya hanya terdiri dari dua kata: dir’shuni vich’yu. Dua kata ini sependek titik antara penghukuman dengan pengampunan, kematian dengan kehidupan, dan penghakiman dengan kelepasan.

Firman sederhana ini diucapkan kepada bangsa Israel melalui Nabi Amos. Allah memberi peringatan kepada mereka supaya tidak “banyak ulah” dengan mencari jalan memutar atau penuh dengan belokan. Sebab dalam ayat berikutnya Allah melarang mereka untuk berkelok-kelok di Betel, Gilgal, dan Bersyeba (ayat 5). Ada apa dengan Betel, Gilgal, dan Bersyeba? Itu adalah tempat-tempat favorit orang Israel memuja berhala. Selama hati mereka masih memikirkan tempat-tempat itu, selama itu pula mereka akan tergoda untuk memuja dewa-dewa asing.

Saudara, prinsip keselamatan yang kita kenal selama ini adalah prinsip yang sederhana. Yesus telah membayar semua kesulitan-kesulitan untuk datang kepada Allah dengan pengorbanan-Nya di kayu salib. Alkitab berkata bahwa untuk menerima keselamatan, manusia cukup mengaku dan percaya maka mereka akan diselamatkan (Rm. 10:9). Tetapi, untuk menjaga keselamatan itu diperlukan konsentrasi yang tinggi supaya pikiran dan hati kita tertuju kepada Allah. Maksudnya hati kita terfokus pada satu titik: Kristus! Seperti Alkitab katakan, “Marilah kita melakukannya dengan MATA YANG TERTUJU kepada Yesus ….” (Ibr. 12:2.

Setelah kita diselamatkan, bukan berarti kita melupakan firman ini. Allah memberikan perintah supaya mencari-Nya terus dengan maksud agar hati kita selalu merindukan-Nya dan mata kita selalu terfokus kepada-Nya. Lihatlah, betapa banyaknya orang Kristen yang mengabaikan “titik terpendek” ini dengan mencoba-coba jalan lain. Akhirnya mereka terjebak dalam kenikmatan duniawi. Maksudnya sih tadi mau ke gereja, eh lha kok nyasar ke plaza! Maksudnya sih tadi mau ke persekutuan, eh lha kok nyasar ke panti pijat!

Mencari Tuhan adalah kewajiban orang percaya. Dengan selalu mencari Tuhan, berarti Anda membuka diri untuk dipenuhi dengan kemuliaan-Nya dan menutup peluang dunia menggoda Anda.(©salib.net)

Firman Tuhan adalah makanan bergizi untuk meningkatkan daya konsentrasi pada Kristus.

Posted by SALIB on Tuesday, July 06, 2004 (13:41:03) (666 reads)

 More about Renungan

Most read story about Renungan:
SENJATA ANDALAN IBLIS
Average Score: 0
Votes: 0
Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad

Apakah Anda masih aktif memanfaatkan mengakses wap.salib.net via ponsel Anda?

Ya
55 %55 %55 %
Tidak
40 %40 %40 %
Pernah
3 %3 %3 %
Results :: Polls

Votes: 27
Comments: 0
Tuesday, March 22
  Adakah Orang yang Mendoakan Kita? (0)
Tuesday, March 22
  Rumah dengan Jendela Emas (0)
Monday, November 15
  Pengalaman Di Surga (0)
Tuesday, November 09
  Kisah Sebuah Paku Kecil (0)
Tuesday, November 09
  Bintang Kecil (0)
Monday, November 08
  Mereka Juga Indonesia (0)
Monday, November 08
  Kuasa Perkataan (0)
Monday, November 08
  Tulang Rusuk yang Hilang (0)
Thursday, July 29
  Surat Cinta Seorang Pembantu Untuk Pacar Bule-nya (0)
Thursday, July 29
  Jawaban Doa (0)

Older Articles
Each user can view the site with a different theme.
Themes marked with a * also change the forum look.

Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Hotline kami di 08883023916 bila Anda ingin info lebih lanjut mengenai pelayanan SALIBNET MINISTRIES atau bila Anda membutuhkan pelayanan kami.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.