salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: buyjerseysdallas
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 1614

People Online:
Members: 0
Visitors: 38
Bots: 0
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Dvd Debat Islam Vs Kristen ke 7 sudah tesedia
Last post by golgota in Agenda Kita on Sep 23, 2017 at 10:02:38

Debat Islam vs Kristen di Surabaya
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 28, 2017 at 14:51:17

Rencana Debat terbuka dgn Islam di Univ.Muhammadiyah Sidoard
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 16, 2017 at 23:25:28

Gsm Membahas : Doktrin Allah Tritunggal
Last post by golgota in Agenda Kita on May 30, 2017 at 15:16:22

Kebangkitan Yesus
Last post by golgota in Belajar Alkitab on Apr 24, 2017 at 16:17:42

Tolong minta didoakan...!
Last post by butrus8cv in Konseling on Mar 19, 2017 at 07:33:46

Seminar Apologetika di GKKK Makassar
Last post by Denny in Agenda Kita on Jan 19, 2016 at 14:25:17

Video Seminar: "HYPER GRACE" (Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 27, 2015 at 09:45:33

Video Seminar: BIBIT, BEBET, BOBOT, & BIBLIKA (Pdt. YTH)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 23, 2015 at 05:15:55

Natal 2015 - "Sebelum Abraham jadi, Yesus sudah ada"
Last post by golgota in Agenda Kita on Dec 10, 2015 at 15:34:13

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

We have received
12837437
page views since
April 2004
News > > MENJADI KSATRIA DI DALAM ALLAH
Result

MENJADI KSATRIA DI DALAM ALLAH

Renungan “Lebih bahagia mereka yang gugur karena pedang dari pada mereka yang tewas karena lapar, yang merana dan mati sebab tak ada hasil ladang” (Ratapan 4:9).

Pada tahun 1943, di India utara (Bengal) terjadi kelaparan yang menewaskan lebih dari 1,5 juta jiwa. Penyebabnya adalah komplikasi antara sejarah dan fenomena alam. Sebab semasa perang dunia ke-2, Jepang menghentikan impor beras dari Burma (Myanmar). Hal ini diperburuk dengan badai yang memporakporandakan sawah ladang tak lama kemudian.

Pemandangan yang sama-sama mengerikan terjadi di Israel saat kerajaan Babel mengepung Yerusalem. Selama kurang lebih 2 tahun penduduk Yerusalem bertahan dengan makanan yang masih tersisa di kota itu. Lama-kelamaan persediaan makanan pun habis. Akhirnya tak dapat dielakkan lagi, kelaparan yang begitu dahsyat sampai memaksa ibu-ibu memasak anak-anaknya sendiri, hanya supaya mereka bisa bertahan untuk tetap hidup (ay. 10)!

Saudara, Nabi Yeremia mengakui jika mati dalam peperangan masih lebih bahagia daripada mati karena kelaparan. Sepertinya lebih “jantan” tewas dalam kancah peperangan daripada tewas karena tidak ada makanan.

Kita berbicara tentang “kejantanan” (sifat ksatria).

Pada zamannya, Daud tidak mengenal kata pengecut. Sebab ia hidup benar dan Allah menyertainya, termasuk dalam setiap pertempuran. Dari musuh “underdog” sampai musuh “kelas berat” telah ia babat habis. Tak ada kata takut dalam dirinya selama Allah menyertainya. Tetapi pada masa Nabi Yeremia, Israel telah berubah menjadi pengecut. Bukannya tanpa alasan mereka menjadi seperti ini. Mereka pengecut karena Allah tidak menyertai mereka lagi. Mengapa Allah meninggalkan mereka? Karena bangsa Israel lebih dahulu meninggalkan Allahnya dengan beribadah kepada ilah-ilah asing.

Saudara, orang yang masih tinggal dalam dosa adalah pengecut. Mereka suka melakukan dosa dengan sembunyi-sembunyi. Tampak luar sepertinya makmur dan bahagia, tetapi sebenarnya ia berada dalam bahaya kematian, karena iblis menghalangi berkat-berkat Allah mengalir. Seperti kota yang terisolasi, demikian pula dengan orang yang masih hidup dalam dosa.

Sebaliknya, untuk menjadi ksatria di dalam Tuhan, kita harus berani mengambil risiko untuk mati bagi Kristus. Para martir adalah manusia-manusia ksatria yang berani memberitakan kebenaran Allah. Sekalipun nyawa adalah taruhannya, namun hati mereka tidak bergeming untuk tetap menyampaikan berita kasih Allah. Mereka adalah pahlawan-pahlawan kerajaan Allah.

Anda mau menjadi “jantan” di dalam Allah? Hiduplah kudus dan jadilah pemberita kebenaran. Anda takut dikucilkan? Diolok? Diejek? Disakiti? Bahkan dibunuh? Jangan takut, kata Yesus. Melainkan takutlah kepada Allah yang dapat melemparkan manusia ke neraka (Luk. 12:5).(salib.net)

Posted by admin on Friday, May 19, 2017 (03:44:02) (218 reads)
 More about Renungan

Most read story about Renungan:
APA ARTI PELAYANAN?
Average Score: 0
Votes: 0
Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad

Musuh utama orang Kristen menurut Anda adalah:

Teroris
0 %0 %0 %
ISIS
10 %10 %10 %
Kesuaman
20 %20 %20 %
Agamawi
10 %10 %10 %
Ahli Taurat/Kitab
0 %0 %0 %
Perpecahan
20 %20 %20 %
Kebencian
0 %0 %0 %
Kesombongan
30 %30 %30 %
Hedonisme
10 %10 %10 %
Results :: Polls

Votes: 10
Comments: 1
Wednesday, November 09
  AHOK DAN SKENARIO ILAHI (0)
Tuesday, July 26
  BEBAN YANG MENJADIKAN KOKOH (0)
Tuesday, July 26
  BATU PENJURU (0)
Tuesday, July 26
  UNTA DAN LUBANG JARUM (0)
Tuesday, July 26
  SIAPAKAH Mr. MAMON? (0)
Tuesday, July 26
  TETAP FIT (0)
Tuesday, July 26
  SURGA ITU ADA? (0)
Tuesday, May 17
  HAK ANDA TERJAMIN (0)
Tuesday, May 17
  SEMPER FI (0)
Tuesday, May 17
  TUHAN MENYINGKAPKAN RAHASIA (0)

Older Articles
Each user can view the site with a different theme.
Themes marked with a * also change the forum look.

Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.