salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: drullez
New Today: 1
New Yesterday: 0
Overall: 1526

People Online:
Members: 0
Visitors: 1
Bots: 3
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Punya kekurangan sejak kecil
Last post by mawarmerahmuda in Konseling on May 20, 2012 at 16:12:52

Buku2 pengajaran iman Kristen yg ditulis oleh: Denny Teguh S
Last post by Denny in Lainnya on May 18, 2012 at 01:28:12

Buku: "BAHASA LIDAH: MASIH ADAKAH?" (Denny Teguh S.)
Last post by Denny in Lainnya on Apr 18, 2012 at 00:13:58

Renungan Paskah 2012: TUHAN YESUS TELAH BANGKIT! (Denny)
Last post by Denny in Belajar Alkitab on Apr 08, 2012 at 02:52:50

Renungan Jumat Agung 2012: KEMATIAN SANG ANAK ALLAH (Denny)
Last post by Denny in Belajar Alkitab on Apr 05, 2012 at 00:14:12

Get my new book: GENERASI TUA VS GENERASI MUDA (Denny T. S.)
Last post by Denny in Lainnya on Mar 18, 2012 at 02:07:53

Paskah Akbar Surabaya 2012
Last post by Denny in Agenda Kita on Mar 18, 2012 at 02:01:33

Tantangan Untuk Beritakan Injil di Wilayah Timur Tengah
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Mar 17, 2012 at 12:58:39

Diresmikan, Syarat Dapat Gelar S1 Harus Publikasi Ilmiah
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Feb 28, 2012 at 07:08:29

Suka duka jadi anak jenius
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Feb 28, 2012 at 06:41:05

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

We have received
5094623
page views since
April 2004
News > > KEAMANAN PALSU
Result

KEAMANAN PALSU

Renungan "Celaka atas orang-orang yang merasa aman di Sion, atas orang-orang yang merasa tenteram di gunung Samaria, atas orang-orang terkemuka dari bangsa yang utama, orang-orang yang kepada mereka kaum Israel biasa datang" (Amos 6:1)!

Peringatan keras diberikan oleh Nabi Amos kepada: orang-orang yang merasa aman di Sion, orang-orang yang merasa tenteram di gunung Samaria, dan kepada orang-orang terkemuka dari bangsa yang utama.

Sion adalah kota yang menjadi pusat peribadahan bagi bangsa Yehuda. Dalam hal melakukan ritual agama: mempersembahkan korban, mengadakan perayaan, perkumpulan raya, dsb, mereka lakukan dengan tepat. Mereka berpikir bahwa mereka telah melakukan tugas dengan baik di hadapan Allah. Sayang, Allah tidak berkenan dengan semuanya itu. Sebab mereka melakukan ritual agama tanpa disertai ketaatan akan firman Allah. Bangsa Israel masih suka menyembah berhala (Am. 5:21-27).

Gereja Tuhan mengalami masalah yang sama. Mereka mengira, dengan rajin ke gereja, memberi persepuluhan, memberi persembahan, bahkan katanya rajin "melayani" di gereja, adalah peribadahan kepada Allah. Benar! Itu memang ibadah, tetapi hanya sebagian kecil! Peribadahan yang sesungguhnya adalah menyangkut ketaatan kita akan firman Allah. Bila kita mencintai Tuhan, Yesus berkata, kita akan melakukan perintah-Nya (Yoh. 14:15). Jadi, inilah ibadah yang sesungguhnya!

Peringatan juga diberikan kepada orang-orang yang merasa tenteram di Samaria.

Samaria adalah ibu kota Kerajaan Utara (Israel). Bila Sion menjadi pusat kegiatan agama, Samaria menjadi pusat kekayaan dan kuasa. Saat itu penduduk Samaria sedang bergelimang dengan kekayaan. Lihat perkataan Amos dalam pasal 4:1, 2 tentang Basan yang terkenal dengan hasil peternakannya yang amat bernilai tinggi ? berbicara mengenai kekayaan yang dimiliki oleh penduduk Samaria.

Kata tenteram dalam bahasa aslinya adalah batach yang berarti percaya. Kata ini misalnya dipakai dalam Ams. 3:5, "Percayalah [batach] kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri"

Orang-orang yang merasa tenteram di Samaria adalah orang-orang yang percaya kepada Samaria ? orang-orang yang percaya kepada situasi yang baik dan yang mengandalkan harta kekayaan.

Firman Tuhan memperingatkan supaya kita tidak mengandalkan kekayaan (1 Tim. 6:17). Anda tidak dilarang menjadi kaya atau pun menjadi konglomerat. Hanya waspadailah supaya hatimu jangan terpaut dengan kekayaan dan janganlah menaruh harapanmu pada kekayaan. Ingatlah dengan perumpamaan orang kaya yang bodoh, namun tidak kaya di hadapan Allah (Luk. 12:13-21)? Fokuskan hidup Anda untuk menjadi kaya di hadapan Allah, supaya apa yang Anda kerjakan di bumi ini tidaklah sia-sia.

Apakah dasar Anda merasa "aman" saat ini? Apa dasar Anda merasa "tenteram" saat ini? Bila Anda belum menjadi pelaku firman, jangan-jangan Anda mendapat keamanan dan ketenteraman yang palsu!(©salib.net)

Ibadah tanpa hati adalah bahaya besar yang tak disadari.

Posted by SALIB on Sunday, July 04, 2004 (13:11:15) (289 reads)

 More about Renungan

Most read story about Renungan:
SENJATA ANDALAN IBLIS
Average Score: 0
Votes: 0
Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad

Apakah Anda masih aktif memanfaatkan mengakses wap.salib.net via ponsel Anda?

Ya
55 %55 %55 %
Tidak
40 %40 %40 %
Pernah
3 %3 %3 %
Results :: Polls

Votes: 27
Comments: 0
Tuesday, March 22
  Adakah Orang yang Mendoakan Kita? (0)
Tuesday, March 22
  Rumah dengan Jendela Emas (0)
Monday, November 15
  Pengalaman Di Surga (0)
Tuesday, November 09
  Kisah Sebuah Paku Kecil (0)
Tuesday, November 09
  Bintang Kecil (0)
Monday, November 08
  Mereka Juga Indonesia (0)
Monday, November 08
  Kuasa Perkataan (0)
Monday, November 08
  Tulang Rusuk yang Hilang (0)
Thursday, July 29
  Surat Cinta Seorang Pembantu Untuk Pacar Bule-nya (0)
Thursday, July 29
  Jawaban Doa (0)

Older Articles
Each user can view the site with a different theme.
Themes marked with a * also change the forum look.

Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Hotline kami di 08883023916 bila Anda ingin info lebih lanjut mengenai pelayanan SALIBNET MINISTRIES atau bila Anda membutuhkan pelayanan kami.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.