| Makabeus wrote: |
jika bicara tentang ketidak puasaan, semua manusia akan berkata "TIDAK PUAS!!!!!"
oleh karena itu, bagi yang ingin berpacaran, cobalah belajar setia terhadap pasangan mu. saya tidak setuju pendapat ini; "BERPACARAN BOLEH BANYAK, TAPI NIKAH HANYA UNTUK SATU ORANG."
MENGAPA KITA TIDAK BERUSAHA UNTUK JUGA BELAJAR MEMILIKI SATU PACAR HINGGA SAMPAI KE PERNIKAHAN?
JIKA KITA BELUM SIAP BERPACARAN LEBIH BAIK JANGAN!!!!!!!!!!!! |
Shallom,
Saya setuju banget dengan opini ini, namun, pada kenyataannya, para pria dan wanita yang sedang berkasih-kasihan sudah saling klaim bahwa orang yang dikasihinya sudah menjadi pacarnya dan tidak ada yang boleh merebutnya.
Sesuai dengan opini saya di topiknya si Angel itu, at least in my own point of view, pacaran adalah proses pengenalan pasangan yang sudah mengambil komitmen untuk menikah. Jadi setidak-tidaknya secara resmi mereka mesti menjadi tunangan dan kemudian berpacaran.
Mungkin yang dilakukan kebanyakan orang-orang yang katanya sedang berpacaran saat ini, dalam pandangan saya, keliatannya lebih layak disebut hanya sebagai Teman Tapi Mesra.