 Welcome Anonymous
Membership:
 Latest: agus.soetopo
 New Today: 0
 New Yesterday: 0
 Overall: 1525
People Online:
 Members: 0
 Visitors: 2
 Bots: 2
 Staff: 0
Staff Online:No staff members are online!
Last 10 Forum Messages
We have received 5087143page views since April 2004
Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!
|
| Forum dan Diskusi > > Kekristenan > > Tanya dan Jawaban > > Penyebutan "Allah " | |
Penyebutan "Allah "Hidup ini membutuhkan jawaban. Kalau Anda memiliki begitun banyak pertanyaan, entah itu masalah kehidupan, hal-hal yang tidak dipahami, atau fenomena yang sulit dimengerti, tanyakan disini. (hanya untuk Kristen - update 01/27/2009)
Go to page 1, 2, 3, 4, 5 Next
| View previous topic :: View next topic |
| Author |
Message |
tsunamizawa Newbie


Joined: Apr 17, 2006 Posts: 109
|
Posted: Sun Nov 05, 2006 6:51 pm Post subject: Penyebutan "Allah " |
|
Yesus memberikan contoh doa yg terkenal :
Bapa Kami yg di surga.............................................................
Salah satu bunyi ayat utk baptisan :
baptiskan dalam nama Bapa, Anak, Roh Kudus............................
Allah itu terdiri dari Bapa,Anak,Roh Kudus, kadang-kadang sering disebut juga Allah Bapa, Anak Allah ( belum pernah ketemu yg spt ini Allah Anak )
apakah sudah ada konsensus diantara org kristen utk keseragaman dalam pemahaman mengenai kata " Allah " itu sendiri. Menyebut kata Allah apakah bisa berarti pemahaman bersama " Allah " dlm pengertian Tritunggal ; " Bapa atau Anak atau Roh Kudus" dlm pengertian salah satu pribadi dari Allah. Kalau menyebut kata " Allah Bapa " org juga bisa memakai analogi yg sama utk menyebut : Allah Anak, " Allah Roh Kudus " , sehingga seolah olah Allah itu ada tiga disebabkan oleh pemakaian/pemahaman kata-kata yg tdk seragam.
Menurut pendapat anda bagaimana sebaiknya ?
|
|
| Back to top |
|
 |
hesadrian Newbie


Joined: Sep 26, 2006 Posts: 44 Location: Jakarta Barat
|
Posted: Mon Nov 06, 2006 10:37 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
Shalom
kalau untuk masalah itu mungkin harus dari etimologinya yaitu kata 'Allah'
sepanjang saya sekolah , heheheh, kata Allah adalah kata benda umum. seperti kata Manusia, jadi analoginya seperti ini (saya tunjukan bandingan antara kata benda umum dan kata benda khusus yang pernah saya temukan selama ini, ini pemikiran pribadi loh, jd kalau salah maapin yah)
Bahasa Kt.B Umum Kt.B Khusus
Indonesia .... Allah .............. Tuhan
Arab ............ Ilah ............... Allah (nah loh?? saya jg bingung sih)
Ibrani .......... Elohim ........... YHWH(Yahweh/Jehovah), Adonai
Inggris ........ god ................ GOD, LORD
Yunani ......... theos ............. theos, kurios (ini jg saya bingung)
Indonesia .... Manusia .......... Joni, Jeni, Shella, dll
Indonesia .... Anjing ............ bleki, ciko, dogi, burik (hehe salahsatunya nama anjing saya)
Nah itu adalah pemahaman kata "Allah" menurut saya,
nah kalau "Allah Bapa" dan "Allah Roh Kudus" , kalau dari tata bahasa itu adalah semacam atribut dari kata benda umum atau gelar gitu. jadi seperti ini
Allah Bapa , Allah Roh Kudus, Allah Setia, Allah Hebat ----> Tuhan
Manusia sakti, manusia super, manusia kuat ------> Clark Kent (hehehe)
Manusia keren -----> wah itu saya tuh , hhahahahahah.
jadi sepertinya kalau atribut dari kata benda umum adalah hal yang wajar, jadi mengenai Trinitas otomatis ketiga kata tersebut adalah kata benda umum beratribut yang tetap menuju ke satu entitas/nama.
Untuk lebih jelasnya bisa anda baca di International Standar Bible Encyclopedia mengenai Trinitas disitu dijelaskan sangat panjang,
versi elektroniknya bisa didapat di www.e-sword.net , di bagian modul ISBE (Dictionary)
_________________ Regards,
Hesadrian
Jesus Bless Us |
|
| Back to top |
|
 |
Angel Newbie


Joined: Jun 02, 2006 Posts: 436 Location: In His heart
|
Posted: Tue Nov 07, 2006 12:17 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
jadi rumit nih?????
_________________ Always be God's love!!! |
|
| Back to top |
|
 |
Krisna Newbie


Joined: Jun 21, 2005 Posts: 15
|
Posted: Tue Nov 07, 2006 10:44 pm Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
NAMA BAPA.
Tuhan Yesus mengajarkan pada kita tentang nama Bapa.
Yohanes 17:11.
"Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita."
Tuhan Yesus ( Anak Manusia ) mengatakan : "...Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku..."
Anak Manusia berdoa kepada Bapa dan Anak Manusia berkata : "...Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku..."
Dari doa Anak Manusia kepada Bapa, kita mengetahui bahwa nama Anak Manusia adalah nama Bapa yang diberikan kepada Anak. Kita mengetahui bahwa nama Anak Manusia adalah "Yesus". Nama Anak Manusia adalah nama Bapa yang diberikan Bapa kepada Anak Manusia, artinya nama Bapa adalah "Yesus".
Yohanes 17:12.
"Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci."
Dalam ayat yang ke 12, Tuhan Yesus juga menjelaskan hal yang sama. Nama Anak adalah nama Bapa yang diberikan kepada Anak.
NAMA ANAK.
Nama Anak telah kita ketahui bersama. Nama Anak adalah "Yesus".Dia adalah Tuhan. Bagaimana hubungan Bapa dan Anak?
Yohanes 10:30. "Aku dan Bapa adalah satu."
Yohanes 10:30.KJV. "I and my Father are one."
NAMA ROH KUDUS.
Bagaimana dengan nama Roh Kudus? Mari kita juga belajar dari perkataan Tuhan Yesus tentang siapa nama Roh Kudus.
Yohanes 14:26. "tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu."
Tuhan Yesus mengajarkan bahwa Roh Kudus diutus Bapa dalam nama Anak. Dan kita telah mengetahui bahwa nama Anak adalah nama Bapa yang diberikan kepada Anak. Nama Anak adalah "Yesus". Nama itu juga adalah nama Bapa. Berdasarkan penjelasan dari Yohanes 14:26, maka kita mengetahui bahwa nama Roh Kudus adalah "Yesus".
Bagaimana dengan contekan saya ini rumit atau gampang ?
_________________ ajaibtuhanku.blogspot.com
utakatikkompie.blogspot.com |
|
| Back to top |
|
 |
Angel Newbie


Joined: Jun 02, 2006 Posts: 436 Location: In His heart
|
Posted: Fri Nov 10, 2006 7:28 pm Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
cukup rumit juga.
tapi saya mengerti..........
_________________ Always be God's love!!! |
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Sat Nov 11, 2006 10:15 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
Tuhan Yesus mengajarkan bahwa Roh Kudus diutus Bapa dalam nama Anak. Dan kita telah mengetahui bahwa nama Anak adalah nama Bapa yang diberikan kepada Anak. Nama Anak adalah "Yesus". Nama itu juga adalah nama Bapa. Berdasarkan penjelasan dari Yohanes 14:26, maka kita mengetahui bahwa nama Roh Kudus adalah "Yesus".
Tanggapan
Marilah kita hayati secara cermat. Doa (Bapa kami) yang Yesus-YHWShua ajarkan tidak hanya berhenti (contoh) “menyapa kepada Siapa kita berdoa”, melainkan mengandung semacam “perintah” untuk “mengkuduskan Nama Bapa”. Awas, doa yang diajarakan Yesus-YHWShua ini bukannya “Dikuduskanlah Engkau” melainkan sangat eksplisit “Dikuduskanlah Nama-Mu”. Untuk itu minimal kita harus tahu
(1) siapakah Nama Dia yang kita boleh memanggil-Nya Bapa itu, dan
(2) bagaimana cara mengkuduskan-Nya.
1. YHWH adalah Sang Bapa
Pengalaman saya pada awalnya, sepertinya telah “diindoktrinasi” ajaran gereja bahwa panggilan “Bapa” bagi Sang Nama itu seolah-olah adalah “ajaran baru” dari Yesus-YHWShua. Namun kenyataannya tidaklah demikian. Secara singkat Yesus-YHWShua itu sesungguhnya mengajarkan “Taurat” secara benar, tidak seperti pemahaman para ahli Taurat dan Farisi pada masa itu.
Ternyata panggilan “Bapa” terhadap Dia Sang Pencipta memang telah terjadi jauh sebelum masa Yesus-YHWShua, tentu saja tercatat dalam PL.
Yes 64:8: “…ya YHWH, Engkaulah Bapa kami, kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu.” Jadi orang-orang Yahudi telah mengetahui bahwa yang dimaksud Bapa yaitu Elohim yang bernama Yahweh.
Ayat tsb. Sekaligus mengajarkan kepada kita bahwa “berseru menyebut nama YHWH” bukanlah suatu hal yang tabu sebagaimana “doktrin” Yahudi yang menggantinya dengan mengucap “Adonai atau Elohim” manakala menemui tulisan Sang Nama ini di dalam bacaan Alkitab mereka.
Jadi seperti halnya nabi Yesaya, kita pun boleh-boleh saja memanggil nama YHWH selain salah satu “julukan”-Nya, Bapa.
Ul.32:6, “Demikianlah engkau mengadakan pembalasan terhadap YHWH, hai bangsa (Israel) yang bebal dan tidak bijaksana? Bukankah Ia Bapamu yang mencipta engkau, yang menjadikan dan menegakkan engkau?
Demikan juga Daud pun memanggil Bapa melalui Mazm. 89:27, “Dia pun akan berseru kepadaKu: ’Bapaku Engkau, Elohimku dan gunung batu keselamatanku’”.
Bahkan YHWH sendiri bersabda bahwa bangsa Israel memanggilNya Bapa dalam Yer.3:4, “Bukankah baru saja engkau (bs. Israel) memanggil Aku: ’Bapaku’”.
Demikian juga YHWH menghendaki bangsa Israel memanggil Bapa (Yer.3:19, …. “PikirKu, engkau akan memanggil Aku: Bapaku…..”
Yesus-YHWShua sendiri yang mengkonfirmasikan bahwa YHWH adalah Nama Sang Bapa melalui, Yoh. 6:32, “….. sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari Surga, melainkan BapaKu yang memberikan kamu roti …..” padahal Yesus-YHWShua tentu sedang menunjuk Kel. 16:4, “Lalu berfirmanlah YHWH kepada Musa: ‘Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; …”
Jadi jelaslah bahwa yang dimaksud “Bapa” oleh Yesus-YHWShua ini adalah YHWH (yang menurunkan roti dari langit).
Jadi jika Yesus- Y(HW)ShuA datang memawa nama Bapa itu memang "benar", dalam arti Nama Ibrani Sang Anak sebenarnya kan YHWShuA, yang para ahli mengartikan sebagai Yahweh menyelamatkan. Perhatikan Nama Sang Anak membawa 3 huruf pertama dari 4 huruf Nama Sang Bapa, YHWH (baca Yahweh).
Kata-kata "YHWHShua" sangat banyak ditemui dalam PL yang bukan menunjuk nama dan biasanya diterjemahkan "keselamatan".
2. Mengkuduskan Nama YHWH
Im.22:32, “Janganlah melanggar kekudusan namaKu yang kudus, supaya Aku dikuduskan di tengah-tengah orang Israel, sebab Akulah YHWH yang mengkuduskan kamu.” Jadi, mengkuduskan nama YHWH dalam “doa Bapa kami” (Mat.6:9, “….dikuduskanlah namaMu…”), sesungguhnya bersumber dari PL, dan oleh karena itu lagi-lagi sesungguhnya juga bukan ajaran yang “baru.” Yang mungkin “dramatis” adalah action Yesus-YHWShua yang secara demonstratif memanggil “Bapa” di dalam “doa” itu.
Apakah Yesus-YHWShua juga telah mengenalkan Nama Sang Bapa Yang Kudus itu kepada para pengikutnya? Jawabannya jelas ya sebagaimana direkam oleh Yohanes,
Yoh, 17:6- 26, “Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang ….; (11) peliharalah dalam nama-Mu (by the power of Your Name - NIV) mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku…. ; …(12) dan Aku telah memelihara mereka dalam nama-Mu....; (26) dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka; dan Aku akan memberitahukannya: bahwa kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka."
Ayat-ayat ini sangat jelas menyatakan bahwa Yesus-YHWShua menekankan pentingnya Nama Bapa, di mana Ia tidak begitu saja memakai kata ganti “Bapa” atau “Engkau”, melainkan “Nama-Mu”.
Lalu, masalahnya, bagaimana sih “mengkuduskan Nama-MU” itu? Nampaknya kita memang kesulitan melihat secara eksplisit ayat-ayat baik dalam PL maupun PB; oleh karena itu jika kita pakai dasar saja Mat. 7:21, “ Bukan setiap orang yang berseru kepadaku: Tuhan (Adonai), Tuhan (Adonai)! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di Surga.
Kristian H. Sugiyarto
YBU
|
|
| Back to top |
|
 |
Buddy Newbie


Joined: Jun 02, 2006 Posts: 2742 Location: The Real City of Heroes
|
Posted: Thu Nov 23, 2006 11:37 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
Shallom,
Mungkin masalah sebenarnya adalah orang-orang Kristen tidak terbiasa membaca Alkitab dalam bahasa aslinya sedangkan orang Islam membaca Al Qur'an dalam bahasa Arab merupakan hal yang biasa bahkan merupakan kewajiban. Sehingga ketika para missionaris berusaha menterjemahkan Taurat dan Injil ke dalam bahasa Indonesia, mereka memakai padanan kata yang biasa dipakai oleh orang-orang di daerah tersebut.
Saya pernah mendengar (kalau tidak salah) pada saat penyebaran Injil di Papua, mereka berusaha menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa di Papua dan karena orang-orang Papua tidak tahu dan mengerti kata domba serta bagi mereka babi adalah binatang yang berharga, maka kata domba diterjemahkan ke dalam bahasa suku tersebut dengan padanan kata babi.
_________________ "Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada YHWH, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; ALLAH yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau illah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada YHWH!" |
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Fri Nov 24, 2006 11:27 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
| Buddy wrote: |
Shallom,
Mungkin masalah sebenarnya adalah orang-orang Kristen tidak terbiasa membaca Alkitab dalam bahasa aslinya sedangkan orang Islam membaca Al Qur'an dalam bahasa Arab merupakan hal yang biasa bahkan merupakan kewajiban. Sehingga ketika para missionaris berusaha menterjemahkan Taurat dan Injil ke dalam bahasa Indonesia, mereka memakai padanan kata yang biasa dipakai oleh orang-orang di daerah tersebut.
Saya pernah mendengar (kalau tidak salah) pada saat penyebaran Injil di Papua, mereka berusaha menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa di Papua dan karena orang-orang Papua tidak tahu dan mengerti kata domba serta bagi mereka babi adalah binatang yang berharga, maka kata domba diterjemahkan ke dalam bahasa suku tersebut dengan padanan kata babi. |
Tanggapan
Namun yang terutama, adalah kecermatan baca. Berkaitan dengan nama Bapa, jelas ybs. tidak mau baca Alkitab (PL) secara lengkap dan cermat. Ada semacam aturan yang harus dipenuhi dalam terjemahan antara lain, nama generik / gelar bisa saja diterjemahkan sesuai dengan istilah setempat, namun nama diri (proper name-proper noun) harus ditransliterasi (disalin), bukan ditranslasi (diterjemahkan).
YBU
Kristian H.S
|
|
| Back to top |
|
 |
Buddy Newbie


Joined: Jun 02, 2006 Posts: 2742 Location: The Real City of Heroes
|
Posted: Thu Mar 06, 2008 2:54 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
| tsunamizawa wrote: |
Nama ‘Allah’ adalah nama untuk menyebut Tuhan semitik dalam bahasa Arab, dan nama ini sudah disebut jauh sebelum agama Islam hadir di abad-VII, sedini kehadiran bahasa Arab. Agama Semitik (Yahudi, Kristen, Islam) berasal dari rumpun keturunan Sem. Arphaksad adalah putra Sem yang menurunkan bangsa Ibrani (dikaitkan nama Eber cucu Arphaksad), dan Aram putra Sem menurunkan bangsa Aram dan Arab. Dalam hal bahasa, Aram lebih dahulu mengembangkan bahasanya dan nenek moyang bangsa Ibrani mengembangkan bahasa Ibrani dengan berakulturisasi dengan bahasa Kanani dan Amorit dan menggunakan abjad Kanani kuno (Funisia) yang kemudian berkembang dalam bentuk bulat karena pengaruh bahasa Aram.
Abraham berasal dari Mesopotamia dan berbahasa Aram, setelah hijrah ke Palestina, Ishak anaknya mengawini iparnya Ribka, saudara Laban yang tinggal di Mesopotamia, Laban dicatat Alkitab sebagai orang Aram berbahasa Aram (Kejadian 31:20,47). Yakub, putra Ishak dan Ribka, mengawini Lea dan Rachel anak-anak Laban yang berbahasa Aram juga. Jadi orang Israel (keturunan Yakub) mengikuti bahasa Aram bahasa nenek dan ibu mereka. Alkitab menyebut orang Israel adalah keturunan Aram (Kejadian 25:5).
Di Israel, nama ‘El/Elohim’ adalah nama Tuhan sebelum nama ‘Yahweh’ diperkenalkan kepada Musa (Keluaran 6:1-2), itulah sebabnya sebelum Keluaran tidak ada nama orang yang diberi identitas nama ‘Yahweh’ (seperti Eli’yah’) tetapi nama ‘El’ (a.l. Metusael, Ismael, Israel), dan sekalipun nama Yahweh sudah diperkenalkan, nama El tetap digunakan sebagai nama diri Tuhan. ‘El, elohe Yisrael’ (Kejadian 33:20;46:3) disetarakan dengan ‘Yahweh, elohe Yisrael’ (Keluaran 32:27; Yoshua 8:30). Dalam Perjanjian Lama, nama Elah/Elaha sudah ada dan ditulis pada abad-VI sM dalam kitab Esra yang ditulis dalam bahasa Aram dengan aksara Ibrani ‘Elah Yisrael’ (Allah Israel, 5:1; 6:14). |
Shallom,
"Beginilah firman YHWH, TUHAN Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada ALLAH lain.
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, YHWH, TUHANmu, adalah TUHAN yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan YHWH, TUHANmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,
Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada YHWH, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; ALLAH yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau ALLAH orang yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada YHWH!"
_________________ "Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada YHWH, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; ALLAH yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau illah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada YHWH!" |
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Thu Mar 06, 2008 12:22 pm Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
| Buddy wrote: |
| tsunamizawa wrote: |
Nama ‘Allah’ adalah nama untuk menyebut Tuhan semitik dalam bahasa Arab, dan nama ini sudah disebut jauh sebelum agama Islam hadir di abad-VII, sedini kehadiran bahasa Arab. Agama Semitik (Yahudi, Kristen, Islam) berasal dari rumpun keturunan Sem. Arphaksad adalah putra Sem yang menurunkan bangsa Ibrani (dikaitkan nama Eber cucu Arphaksad), dan Aram putra Sem menurunkan bangsa Aram dan Arab. Dalam hal bahasa, Aram lebih dahulu mengembangkan bahasanya dan nenek moyang bangsa Ibrani mengembangkan bahasa Ibrani dengan berakulturisasi dengan bahasa Kanani dan Amorit dan menggunakan abjad Kanani kuno (Funisia) yang kemudian berkembang dalam bentuk bulat karena pengaruh bahasa Aram.
Abraham berasal dari Mesopotamia dan berbahasa Aram, setelah hijrah ke Palestina, Ishak anaknya mengawini iparnya Ribka, saudara Laban yang tinggal di Mesopotamia, Laban dicatat Alkitab sebagai orang Aram berbahasa Aram (Kejadian 31:20,47). Yakub, putra Ishak dan Ribka, mengawini Lea dan Rachel anak-anak Laban yang berbahasa Aram juga. Jadi orang Israel (keturunan Yakub) mengikuti bahasa Aram bahasa nenek dan ibu mereka. Alkitab menyebut orang Israel adalah keturunan Aram (Kejadian 25:5).
Di Israel, nama ‘El/Elohim’ adalah nama Tuhan sebelum nama ‘Yahweh’ diperkenalkan kepada Musa (Keluaran 6:1-2), itulah sebabnya sebelum Keluaran tidak ada nama orang yang diberi identitas nama ‘Yahweh’ (seperti Eli’yah’) tetapi nama ‘El’ (a.l. Metusael, Ismael, Israel), dan sekalipun nama Yahweh sudah diperkenalkan, nama El tetap digunakan sebagai nama diri Tuhan. ‘El, elohe Yisrael’ (Kejadian 33:20;46:3) disetarakan dengan ‘Yahweh, elohe Yisrael’ (Keluaran 32:27; Yoshua 8:30). Dalam Perjanjian Lama, nama Elah/Elaha sudah ada dan ditulis pada abad-VI sM dalam kitab Esra yang ditulis dalam bahasa Aram dengan aksara Ibrani ‘Elah Yisrael’ (Allah Israel, 5:1; 6:14). |
Shallom,
"Beginilah firman YHWH, TUHAN Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada ALLAH lain.
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, YHWH, TUHANmu, adalah TUHAN yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan YHWH, TUHANmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,
Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada YHWH, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; ALLAH yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau ALLAH orang yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada YHWH!" |
Tanggapan
Shalom. Tulisan sdr. Tsunamizawa yang Anda quote tersebut sama persis dengan yang ditulis sdr. Herlianto, padahal ada yang salah mengacu ayat alkitab. Ini berarti sdr. Tsunamizaw bisanya cuma mengcopy-paste tanpa pernah mampu menguji kebenarannya. Tulisan sdr. Herlianto (di Yabinet) dengan judul "Allah nama siapa" sudah saya tanggapi dan saya muat di "ladangtuhan" dan "akupercaya", namun memang butuh waktu lama mengeditnya. Juga saya tanggapi lewat LAI-Yahoo Group yang ternyata langsung tanpa editing bahkan bisa dengan huruf-huruf Ibrani-Yunani-Arabik. Jika ingin lihat2 silakan masuk anggota Yahoo Group
Tadinya juga mau saya muat di Salib net, namun entah mengapa saya koq tidak bisa mengaksesnya.
YBU
KHS
|
|
| Back to top |
|
 |
dessy Newbie


Joined: Oct 07, 2004 Posts: 384
|
Posted: Thu Mar 06, 2008 1:28 pm Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
gimana kalo pak. Sugiyarto menampilkan lagi di sini? Saya juga ingin mengengetahui kebenarannya.
|
|
| Back to top |
|
 |
tsunamizawa Newbie


Joined: Apr 17, 2006 Posts: 109
|
Posted: Fri Mar 07, 2008 7:06 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
Tanggapan
Shalom. Tulisan sdr. Tsunamizawa yang Anda quote tersebut sama persis dengan yang ditulis sdr. Herlianto, padahal ada yang salah mengacu ayat alkitab. Ini berarti sdr. Tsunamizaw bisanya cuma mengcopy-paste tanpa pernah mampu menguji kebenarannya. Tulisan sdr. Herlianto (di Yabinet) dengan judul "Allah nama siapa" sudah saya tanggapi dan saya muat di "ladangtuhan" dan "akupercaya", namun memang butuh waktu lama mengeditnya. Juga saya tanggapi lewat LAI-Yahoo Group yang ternyata langsung tanpa editing bahkan bisa dengan huruf-huruf Ibrani-Yunani-Arabik. Jika ingin lihat2 silakan masuk anggota Yahoo Group
Tadinya juga mau saya muat di Salib net, namun entah mengapa saya koq tidak bisa mengaksesnya.
YBU
KHS[/quote]
kutipan " Allah nama siapa " bersumber dari www.yabina.org
pada penutupan halaman ada disebutkan sumber quatenya.apa yang di quate oleh sdr Buddy tdk lengkap sehingga halaman akhir yg mencantumkan sumber quating tdk terbaca.
|
|
| Back to top |
|
 |
peace Newbie


Joined: Mar 07, 2008 Posts: 2
|
Posted: Fri Mar 07, 2008 2:46 pm Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
Bible yang ditempatkan oleh Gedeon tahun 1976, memakai kata “Allah" seperti yang di kutip sebelumnya tentang hukum yang terutama yaitu: "...hai Israel, adapun Allah Tuhan kita, Ialah Tuhan yang Esa. " (Markus; 12: 29). Bible edisi milenium yang diterbitkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (th. 2000), terbitan tahun 1958 malah menggunakan kata "Hua" (kata ganti orang ketiga dalam bahasa Arab) juga memakai kata Allah dalam Ulangan 6:4 :Sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya ".
kata "Tuhan" yang pertama muncul di Bibel, pada Kitab Kejadian 1:1, menyatakan:
B'reshit bara ELOHIM et ha-shama'im, V’et ha-arets.
In the beginning, God created the heavens and the earth.
Ketika umat Kristen mengatakan bahwa kata "Elohim" adalah bahasa Ibrani asli, akan mengakui bahwa bahwa kata kuno untuk Tuhan mempunyai cerita yang hilang kepada kita. Bagaimanapun bila seseorang menemukan kata eloh (aleflamed-heh) di beberapa prasasti yang tertulis dalam Ibrani-Paleo, Aram, atau tulisan pendek dari Nabatean, akan terbaca dalam beberapa cara tanpa tanda baca bagi para pembaca. Huruf campuran ini (yang bisa dibaca alah) adalah akar dari kata "to swear (bersumpah)" atau "to take an oath (untuk mengambil sumpah)," sebagaimana kata "to deify" atau "to worship" (menyembah)
Satu dari dasar kata Ibrani untuk Tuhan adalah eloh, Tidak mengejutkan bahwa kata Arab untuk Tuhan adalah allah. Kata ini, adalah tulisan yang dieja alap-lamad-heh (ALH), yang mana berhubungan langsung dengan kata Ibrani eloh. Bahasa Aramaic berhubungan dekat dengan akar kata lama untuk Tuhan, Kata Arab untuk Tuhan, adalah Allah, ini dibaca dengan cara yang sama, dan berhubungan secara terpisah dengan sebagian besar kata umum untuk dewa (ilah).
Sangat penting untuk dicatat bahwa tatabahasa yang jelas dan hubungan etimologi antara kata penghormatan untuk Tuhan dalam hal ini berhubungan sangat dekat di dalam bahasa Semit (contoh, Allah, Alah dan Eloh berhubungan dengan Ilah, Eel, dan El, untuk penghormatan)
|
|
| Back to top |
|
 |
peace Newbie


Joined: Mar 07, 2008 Posts: 2
|
Posted: Fri Mar 07, 2008 2:53 pm Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
Kata Yahweh yang berbahasa Ibrani masih dekat dengan bahasa Arab "Yaa Huwa" di mana tradisi sufi sering menggunakan kata ganti orang ketiga untuk menyebut Allah, mereka bahkan hanya menyebut "Huwa" atau "Hu" dalam dzikir mereka. Kata yang kedua "Elohim" -yang juga berbahasa Ibrani- sama seperti sebelumnya dekat dengan bahasa Arab "Allahumma" yang sering dipakai umat Muslim dalam do'a. do'a mereka.
Kedekatan pemakaian kata-kata ini, setidaknya menunjukkan kesinambungan ajaran Tauhid yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim melalui dua putranya Isma'il dan Ishaq. Penyebutan Yahweh dan Elohim oleh bangsa Yahudi keturunan Ishaq; dikarenakan mereka berbicara dengan bahasa Ibrani yang ketika sampai pada masa Nabi Isa mereka mulai memakai bahasa Aramaik. Adapun keturunan Nabi Ismail yang memang tinggal di Jazirah Arab tentu saja memakai bahasa Arab dan menyebut Elohim dengan Allahumma, Eloh/Eloi dengan Allah. Perubahan kata/nama ketika dipakai bahasa lain adalah hal yang seringkali terjadi, kata ‘alim menjadi "ngalim" ketika disebut orang jawa, Hal ini sangat mungkin terjadi akibat perbedaan logat dan dialek. Adapun "God' atau "Lord" tentu saja bukan dikarenakan logat tapi penerjemahan, sebagai mana orang Indonesia menyebut "Tuhan" untuk yang mereka sembah. Dalam kontek bahasa Semit kata yang paling jauh justru "God" atau "Lord", karena memakai bahasa Engris-Eropa sementara pentas pewahyuan Taurat dan Injil berada di wilayah Palestina-Arab Secara bahasa, Taurat (Ibrani) dan Injil (Ibrani-Aramaik) adalah serumpun dengan bahasa Arab. Bahasa Arab tentu saja lebih dekat kepada saudara serumpunnya jika dibandingkan dengan bahasa Yunani atau Romawi dan bahasa-bahasa Eropa.
jadi:
el=eel=ilah=tuhan
eli=eloi=eloh=Allah
yahweh=yaa huwa
elohim=Allahuma
|
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Sat Mar 08, 2008 8:58 am Post subject: Re: Penyebutan "Allah " |
|
kutipan " Allah nama siapa " bersumber dari www.yabina.org
pada penutupan halaman ada disebutkan sumber quatenya.apa yang di quate oleh sdr Buddy tdk lengkap sehingga halaman akhir yg mencantumkan sumber quating tdk terbaca.[/quote]
Tanggapan
Bukan itu yang saya maksudkan melainkan Sdr. Herlianto berbuat kesalahan keyika menulis acuan ayat alkitab. Maaf jika saya salah sasaran
YBU
KHS
|
|
| Back to top |
|
 |
|
|
You cannot post new topics in this forum You cannot reply to topics in this forum You cannot edit your posts in this forum You cannot delete your posts in this forum You cannot vote in polls in this forum You cannot attach files in this forum You can download files in this forum
|
|