salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: agus.soetopo
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 1525

People Online:
Members: 0
Visitors: 2
Bots: 2
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Buku2 pengajaran iman Kristen yg ditulis oleh: Denny Teguh S
Last post by Denny in Lainnya on May 18, 2012 at 01:28:12

Buku: "BAHASA LIDAH: MASIH ADAKAH?" (Denny Teguh S.)
Last post by Denny in Lainnya on Apr 18, 2012 at 00:13:58

Renungan Paskah 2012: TUHAN YESUS TELAH BANGKIT! (Denny)
Last post by Denny in Belajar Alkitab on Apr 08, 2012 at 02:52:50

Renungan Jumat Agung 2012: KEMATIAN SANG ANAK ALLAH (Denny)
Last post by Denny in Belajar Alkitab on Apr 05, 2012 at 00:14:12

Get my new book: GENERASI TUA VS GENERASI MUDA (Denny T. S.)
Last post by Denny in Lainnya on Mar 18, 2012 at 02:07:53

Paskah Akbar Surabaya 2012
Last post by Denny in Agenda Kita on Mar 18, 2012 at 02:01:33

Tantangan Untuk Beritakan Injil di Wilayah Timur Tengah
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Mar 17, 2012 at 12:58:39

Diresmikan, Syarat Dapat Gelar S1 Harus Publikasi Ilmiah
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Feb 28, 2012 at 07:08:29

Suka duka jadi anak jenius
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Feb 28, 2012 at 06:41:05

Kemampuan Pelajar Asia Timur, 3 Tahun Diatas Negara Maju
Last post by mawarmerahmuda in Lainnya on Feb 22, 2012 at 18:59:09

We have received
5087140
page views since
April 2004

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

Forum dan Diskusi > > Kekristenan > > Tanya dan Jawaban > > israel bangsa terpilih
Result

israel bangsa terpilih
Hidup ini membutuhkan jawaban. Kalau Anda memiliki begitun banyak pertanyaan, entah itu masalah kehidupan, hal-hal yang tidak dipahami, atau fenomena yang sulit dimengerti, tanyakan disini. (hanya untuk Kristen - update 01/27/2009)
Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
Post new topic   This topic is locked: you cannot edit posts or make replies.   Printer Friendly Page     Forum Index > > Tanya dan Jawaban
View previous topic :: View next topic  
Author Message
sahabat
Newbie
Newbie


Joined: Dec 21, 2007
Posts: 246

PostPosted: Mon Mar 03, 2008 5:59 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

Quote::
Buddy wrote:
RAHASIA tetaplah RAHASIA. Jika Anda ingin tahu, Anda sudah semestinya membaca Alkitab dengan iman.

Saya berkata bahwa iman saya tentang alkitab adalah karya manusia, yang kemungkinan dilandasi niat baik pada jamannya, dengan kapasitas penggalian etika yang terbatas dengan kemampuannya menalar dan kontekstual pada jamannya, disertai motivasi-motivasi pribadi penulisnya.

Namun, saya duga anda tidak akan sepakat bahwa itu adalah iman yang benar dalam membaca alkitab.
Apakah iman anda itu kalau dibahasa indonesia prokemkan artinya "percaya saja deeh, nalar ataupun tidak nalar"?
Apakah dengan iman yang benar menurut anda, sudah terbongkar rahasianya?
Ataukah iman anda gagal menemukan RAHASIA itu?
Dapatkah anda menyampaikannya kepada saya dalam bahasa Indonesia yang sederhana, RAHASIA BESAR itu? Tell me about that.
Back to top
View user's profile
Buddy
Newbie
Newbie


Joined: Jun 02, 2006
Posts: 2742
Location: The Real City of Heroes

PostPosted: Mon Mar 03, 2008 6:58 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

sahabat wrote:

Dapatkah anda menyampaikannya kepada saya dalam bahasa Indonesia yang sederhana, RAHASIA BESAR itu? Tell me about that.

sahabat wrote:

menurut saya Alkitab sebaiknya dipahami dan dimaknai dan dicerminkan dalam pengalaman sehari-hari individual. karena perkembangan/kebutuhan rohaniah orang itu berbeda-beda. Esensinya adalah mendapatkan kedamaian hidup.

sahabat wrote:

Jadi, tidak alasan apa yang membuat orang Tionghoa dewasa masih perlu menjadi Kristen. Dari sisi kedewasaan rohaniah, maupun dari kepentingan praktis politik.
Maka, sebaiknya orang Tionghoa kembali ke ajaran leluhur, yang sudah teruji oleh waktu, secara praktis maupun rohaniah mendamaikan.

Shallom,

Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada TUHAN, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari TUHAN. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

_________________
"Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada YHWH, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; ALLAH yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau illah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada YHWH!"
Back to top
View user's profile Send e-mail Yahoo Messenger
blaukidslam
Newbie
Newbie


Joined: Jan 11, 2008
Posts: 128

PostPosted: Mon Mar 03, 2008 11:10 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

Buddy wrote:
Shallom,

Yang LAI inginkan adalah konversi orang beragama Islam ke agama Kristen dan saya bukanlah orang LAI bahkan Alkitab yang saya pakai sekarang bukanlah produk LAI.

gak ada tuh mas buddy orang LAI yang berkomentar anda seperti itu...
asal tahu aja agama Islam datang lebih dulu ke indonesia daripada agama Kristen. jadi untuk menterjemahkan tulisan יהוה
menjadi kata ALLAH adalah tidak tepat. karena jelas2 itu mencontek/menukil istilah kata ALLAH dari Islam yang konsisten mulai sejak awal. sedangkan terjemahan dalam bahasa inggris malah jadi GOD. apakah pantas nama tuhan koq diterjemahkan.

sebagai analogi ada seseorang bernama jawa catur raharjo masak klo dipanggil orang batak harus diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia dan dipanggil menjadi empat kebahagian

Buddy wrote:
Jadi jelasnya untuk mengurangi resistansi kaum beragama Islam tersebut maka LAI memakai kata ALLAH untuk menggantikan nama YHWH kemudian setelah mereka menjadi beragama Kristen, mereka diperas oleh para pendeta agama Kristen yang perilakunya seperti Yudas Iskariot pujaan Anda itu

wakakaka... kebanyakan ngayal kowe bud... emangnya orang islam langsung ngamuk2 klo ada istilah yang gak cocok dengan agamanya...
orang hindu di indonesia tuh nyaman2 aja nyebut sesembahannya Sang Hyang Widhi... kacian deh loe bud... paranoid yang berlebihan...

klo kamu gak tahu LAI itu jangan ngomong sembarangan...
ngomongnya serampangan dan gak ada bukti yang memadahi alias suka menebar fitnah dan kebencian...

ntar siapa lagi yang jadi korban fitnahanmu..

regards
-blkslm-
Back to top
View user's profile
cintakusayang
Newbie
Newbie


Joined: Jan 04, 2008
Posts: 1445
Location: Diatas bumi Allah

PostPosted: Mon Mar 03, 2008 11:32 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

UMAT KRISTEN MALAYSIA TETAP MEMPERTAHANKAN KATA ALLAH

Umat Kristen Malaysia mengaku akan mempertahankan kata "Allah". Menurutnya, kata itu digunakan oleh Arab-Kristen sebelum Islam datang. Benarkah?

Umat Kristiani di Malaysia mengekspresikan kekecewaan mendalam dan penyesalan terhadap komentar yang dilontarkan pejabat setempat menyangkut larangan non-Muslim menggunakan kata "Allah."

Dalam sebuah pernyataan kepada media, Uskup Paul Tan Chee Ing, Ketua Malaysian Christian Federation, mengaku bahwa kata "Allah" digunakan oleh Arab-Kristen sebelum Islam didirikan dan mengatakan larangan itu melanggar kebebasan beragama yang digariskan konstitusi.

"Kata 'Allah' adalah kata pra-Islam yang digunakan Arab Kristiani sebelum Islam ada," kata Ing.

"Kami mempertahankan dan kami selalu mengatakan kepada pemerintah bahwa kami mempunyai hak untuk menggunakan kata 'Allah' dalam publikasi baik itu dalam Bahasa Malaysia atasu sebaliknya."

Perdebatan mengenai penggunaan kata "Allah" dimulai saat pemerintah Malaysia mengancam untuk mencabut izin penerbitan sebuah tabloid Katolik lokal. Sebagai responnya, The Herald, koran mingguan Gereja Katolik di Malaysia, melayangkan gugatan kepada pemerintah bulan lalu, mengklaim bahwa larangan tersebut tidak konstitusional dan melanggar kebebasan beragama.

Tidak lama setelah Herald melayangkan gugatannya, pemerintah mundur, dan mengirimkan fax kepada editor Herald yang menyatakan koran itu akan mendapatkan izin 2008 tanpa syarat apapun, demikian kutip BBC.

Akan tetapi, posisi pemerintah nampaknya berubah lagi saat menteri untuk urusan Islam, Abdullah Zin, mengatakan kepada pers bahwa kabinet telah menyetujui bahwa kata itu hanya boleh digunakan oleh Muslim.

Zin berkata kabinet menyepakati bahwa kata "Allah", mengacu pada Tuhan MUslim dan hanya bisa digunakan oleh umat Muslim, yang terdiri dari 60 persen dalam populasi Malaysia.

Awal bulan ini, Zin telah menjelaskan bahwa penggunaan Kata "Allah" oleh agama lain kita dapat menimbulkan sensitivitas dan menyebabkan kekacauan diantara umat Islam.

Desember lalu, sebuah majalah Katolik di Malaysia, mengatakan pemerintah Malaysia telah memperbarui keputusannya dengan pelarangan penggunaan kata ''Allah'' dalam tulisan media Kristen. Pemerintah sendiri mengeluarkan larangan ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya konflik rasial di Negara Jiran itu.


[ktp/www.hidatullah.com] / swaramuslim.com
Back to top
View user's profile
Buddy
Newbie
Newbie


Joined: Jun 02, 2006
Posts: 2742
Location: The Real City of Heroes

PostPosted: Tue Mar 04, 2008 1:39 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

blaukidslam wrote:


asal tahu aja agama Islam datang lebih dulu ke Indonesia daripada agama Kristen. jadi untuk menterjemahkan tulisan יהוה
menjadi kata ALLAH adalah tidak tepat. karena jelas2 itu mencontek/menukil istilah kata ALLAH dari Islam yang konsisten mulai sejak awal. sedangkan terjemahan dalam bahasa Inggris malah jadi GOD. apakah pantas nama tuhan koq diterjemahkan.

sebagai analogi ada seseorang bernama jawa catur raharjo masak klo dipanggil orang batak harus diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dipanggil menjadi empat kebahagian

regards
-blkslm-

cintakusayang wrote:

menteri untuk urusan Islam, Abdullah Zin, mengatakan kepada pers bahwa kabinet telah menyetujui bahwa kata itu hanya boleh digunakan oleh Muslim.

Zin berkata kabinet menyepakati bahwa kata "Allah", mengacu pada Tuhan Muslim dan hanya bisa digunakan oleh umat Muslim, yang terdiri dari 60 persen dalam populasi Malaysia.

Awal bulan ini, Zin telah menjelaskan bahwa penggunaan Kata "Allah" oleh agama lain kita dapat menimbulkan sensitivitas dan menyebabkan kekacauan diantara umat Islam.

[ktp/www.hidatullah.com] / swaramuslim.com

Shallom,

Jadi jelas bermakna bahwa memang LAI tidak sepantasnya memakai kata ALLAH untuk menggantikan nama YHWH.

_________________
"Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada YHWH, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; ALLAH yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau illah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada YHWH!"
Back to top
View user's profile Send e-mail Yahoo Messenger
tsunamizawa
Newbie
Newbie


Joined: Apr 17, 2006
Posts: 109

PostPosted: Tue Mar 04, 2008 8:03 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

Artikel 3_ 2008


--------------------------------------------------------------------------------



'ALLAH' NAMA SIAPA?


Bulan Desember 2007 dunia dikejutkan keputusan Pemerintah Malaysia yang tidak memperpanjang izin terbit ‘The Herald,’ berita mingguan gereja Katolik, alasannya ‘The Herald’ menggunakan nama ‘Allah’ untuk menyebut Tuhan dan nama itu dianggap nama tuhannya agama Islam. Pada akhir Desember izin itu kemudian diberikan, namun penggunaan nama Allah tetap dilarang. Fanatisme kepemilikan nama ‘Allah’ juga pernah dilontarkan sekelompok kecil masyarakat di Indonesia namun karena tokoh-tokoh muslim menyadari bahwa klaim itu tidak berdasar maka kemudian dilupakan.

Sungguh menarik untuk dicermati, karena akhir-akhir ini, lagu ‘Rasa Sayange, Angklung, bahkan Reog Ponorogo’ dianggap milik Malaysia, dan kini nama ‘Allah’ bahasa Arab di klaim pula sebagai milik kelompok tertentu orang Malaysia yang beragama Islam, padahal orang Arab sendiri yang memiliki bahasa itu dan beragama Islam tidak mempersoalkannya dan nama ‘Allah’ bersama digunakan baik oleh orang berbahasa Arab yang beragama Yahudi, Kristen, maupun Islam. Injil pertama dalam bahasa Melayu (Corneliz Ruyl, 1629) sudah menulis nama ‘Allah’ didalamnya empat abad yang lalu.

Nama ‘Allah’ adalah nama untuk menyebut Tuhan semitik dalam bahasa Arab, dan nama ini sudah disebut jauh sebelum agama Islam hadir di abad-VII, sedini kehadiran bahasa Arab. Agama Semitik (Yahudi, Kristen, Islam) berasal dari rumpun keturunan Sem. Arphaksad adalah putra Sem yang menurunkan bangsa Ibrani (dikaitkan nama Eber cucu Arphaksad), dan Aram putra Sem menurunkan bangsa Aram dan Arab. Dalam hal bahasa, Aram lebih dahulu mengembangkan bahasanya dan nenek moyang bangsa Ibrani mengembangkan bahasa Ibrani dengan berakulturisasi dengan bahasa Kanani dan Amorit dan menggunakan abjad Kanani kuno (Funisia) yang kemudian berkembang dalam bentuk bulat karena pengaruh bahasa Aram.

Abraham berasal dari Mesopotamia dan berbahasa Aram, setelah hijrah ke Palestina, Ishak anaknya mengawini iparnya Ribka, saudara Laban yang tinggal di Mesopotamia, Laban dicatat Alkitab sebagai orang Aram berbahasa Aram (Kejadian 31:20,47). Yakub, putra Ishak dan Ribka, mengawini Lea dan Rachel anak-anak Laban yang berbahasa Aram juga. Jadi orang Israel (keturunan Yakub) mengikuti bahasa Aram bahasa nenek dan ibu mereka. Alkitab menyebut orang Israel adalah keturunan Aram (Kejadian 25:5).

Ensiklopedia Islam (Cyrill Glasse, hlm.49-50) menyebut bangsa Arab adalah masyarakat Semit keturunan Quathan (Joktan, anak Eber) dan juga Adnan (hlm.12-13) yang menurunkan keturunan Ismael (putra Abraham), jadi bangsa Arab merupakan keturunan Semitik, Ibranik dan Abrahamik juga. Bahasa Arab berasal bahasa kuno Aram dan aksaranya merupakan perkembangan dari aksara Nabatea Aram.

Nama Tuhan ‘El’ (Il) sudah lama dikenal di Mesopotamia, dan dalam dialek Aram nama itu disebut ‘Elah/Elaha (atau Alah/Alaha),’ di Israel disebut ‘El/Elohim/Eloah,’ dan dalam bahasa Arab disebut ‘Ilah/Allah.’ Kata sandang difinitif dalam bahasa Aram adalah ‘a’ yang diletakkan di belakang kata, dalam bahasa Ibrani diletakkan di depan (ha Elohim), sedangkan dalam bahasa Arab kata sandang ditulis ‘al’ diletakkan di depan (al-Ilah). Jadi baik El/Elohim/Eloah, Elah/Elaha, dan Ilah/Allah menunjuk kepada Tuhan Monotheisme Abraham yang sama, baik sebagai nama pribadi maupun sebutan untuk ketuhanan.

Di Israel, nama ‘El/Elohim’ adalah nama Tuhan sebelum nama ‘Yahweh’ diperkenalkan kepada Musa (Keluaran 6:1-2), itulah sebabnya sebelum Keluaran tidak ada nama orang yang diberi identitas nama ‘Yahweh’ (seperti Eli’yah’) tetapi nama ‘El’ (a.l. Metusael, Ismael, Israel), dan sekalipun nama Yahweh sudah diperkenalkan, nama El tetap digunakan sebagai nama diri Tuhan. ‘El, elohe Yisrael’ (Kejadian 33:20;46:3) disetarakan dengan ‘Yahweh, elohe Yisrael’ (Keluaran 32:27; Yoshua 8:30). Dalam Perjanjian Lama, nama Elah/Elaha sudah ada dan ditulis pada abad-VI sM dalam kitab Esra yang ditulis dalam bahasa Aram dengan aksara Ibrani ‘Elah Yisrael’ (Allah Israel, 5:1; 6:14).

Menarik mengetahui bahwa bahasa yang digunakan oleh orang Yahudi pada abad pertama adalah Aram (bahasa Ibu) dan Yunani (bahasa Regional), dan Yesus berseru di kayu salib: “Eloi Eloi lama sabakhtani (Mrk.15:34)” yang sama dengan “El-ku El-ku” dalam bahasa Ibrani (Mzm.22:2) atau “Elah-ku Elah-ku” dalam bahasa Aram lengkap. Alkitab Aram Siria (Peshita) menggunakan nama Elah/Elaha juga.

Setelah berkembangnya bahasa Arab, nama itu menjadi Ilah/Allah, dan orang-orang Yahudi yang berbahasa Arab dan orang Arab yang mengikuti kepercayaan Yahudi juga menggunakan nama Allah itu. Pada jemaat Kristen pertama sudah ada orang Arab yang percaya dan menyebut nama Tuhan dalam bahasa mereka sendiri (Kisah 2:8-11, yang tentunya ‘Allah’), dan rasul Paulus menyebut “Hagar adalah gunung Sinai di tanah Arab’ yang melahirkan anak darah daging Abraham (Galatia 4:21-31).

Pada masa jahiliah pra-Islam, sebutan ‘Allah’ pernah merosot dan juga ditujukan kepada Dewa Bulan/Air (di kalangan Ibrani, nama ‘Yahweh’ dan ‘Elohim’ juga pernah merosot digunakan untuk menyebut berhala Anak Lembu Emas; Keluaran 32:1-5;1Raja 12:28), namun Arab Hanif termasuk suku Ibrahimiyah dan Ismaeliyah tetap mempertahankan nama Allah sebagai nama diri Tuhan Abraham. Bahkan sebelum kelahiran agama Islam, nama Allah digunakan dalam pengertian nama diri Tuhan. Ensiklopedia Islam menyebutkan:

“Gagasan tentang Tuhan Yang Mahaesa yang disebut dengan nama Allah, sudah dikenal oleh bangsa Arab kuno, Ajaran Kristen dan Yudaisme dipraktekkan di seluruh jazirah.” (hlm.50).

“Nama “Allah” telah dikenal dan dipakai sebelum Alquran diwahyukan; misalnya nama Abd. Al-Allah (hamba Allah), nama ayah Nabi Muhammad. Kata ini tidak hanya khusus bagi Islam saja, melainkan ia juga merupakan nama yang oleh umat Kristen yang berbahasa Arab dari gereja-gereja Timur, digunakan untuk memanggil Tuhan.” (hlm.23)

Dalam Al-Quran beberapa kali disebutkan bahwa nama Allah digunakan bersama oleh Umat Yahudi, Kristen dan Islam. Nabi Muhammad mengakui pada masa hidupnya sudah ada orang Yahudi dan Kristen yang menggunakan nama Allah. Dalam Al-Quran tertulis:

“(Yaitu) orang2 yang diusir dari negerinya, tanpa kebenaran, melainkan karena mereka mengatakan: Tuhan kami Allah, Jikalau tiadalah pertahanan Allah terhadap manusia, sebagian mereka terhadap yang lain, niscaya robohlah gereja2 pendeta dan gereja2 Nasrani dan gereja2 Yahudi dan mesjid2, di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sungguh Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.” (Mahmud Yunus, Tafsir Quran Karim, QS.22:40).

Menarik untuk diketahui bahwa pada abad yang sama kelahiran agama Islam, terjemahan ‘Injil Muqqadas’ dalam bahasa Arab (643) sudah memuat nama ‘Allah.’ Pada abad sebelum Islam, inskripsi kalangan Kristen ‘Umm al-Jimmal’ menulis ‘Allahu Ghafran’ (Allah yang mengampuni) dan ‘Inskripsi Zabad’ (512) diawali ucapan ‘Bism al-ilah’ (Dengan Nama Allah, dalam kitab Esra 5:1 tertulis ‘Beshum Elah’ Yisrael dalam bahasa Aram). Satu abad sebelum ayah Nabi Muhammad lahir, dalam Konsili Efesus (431) hadir uskup Arab Haritz bernama ‘Abd Al-Allah.’

Dalam penemuan arkaeologis tua lebih dari satu milenium sebelum kelahiran Islam ternyata ‘nama Allah’ sudah disebutkan sebagai nama diri dalam beberapa inskripsi yang ditemukan. Artikel ‘Allah Before Islam’ dalam ‘The Muslim World’ (Vol.38, 1938, hlm. 239-248) mencatat bahwa suku-suku Arab kuno ‘Lihyan’ dan ‘Thamudic’ yang bermukim di Jazirah Arab bagian Utara, meninggalkan inskripsi bertuliskan banyak nama ‘Allah’ sebagai nama diri. Pendahulu suku ‘Lihyan’ adalah suku ‘Dedan’ yang dalam Alkitab disebutkan sebagai keturunan Ketura, isteri Abraham (Kejadian 25:1-3). Kita mengetahui bahwa bahasa Arab diturunkan dari bahasa Nabatea Aram dimana nama Tuhan disebut ‘Allaha.’ Maka konsekwensinya, nama ‘Allah’ tertuju pada ‘Allah’ Abraham yang cikal-bakalnya adalah EL (el – ela – elah) atau IL (il – ila – ilah) semitik.

Dapat dimengerti mengapa agama-agama semitik sebelum Islam di kalangan berbahasa Arab sudah lama menggunakan nama ‘Allah.’ Jadi, nama Allah bukan nama Islam tetapi nama Arab untuk menyebut Tuhan Abraham dan El/Il semitik. Kini di negara-negara Arab, baik orang Yahudi, Kristen maupun Islam yang berbahasa Arab, semuanya menggunakan nama Allah tanpa masalah. Bambang Noorsena yang fasih berbahasa Arab dan pernah belajar selama dua tahun di Kairo menyebutkan bahwa di Kairo kota lama, dipintu gereja Al Mu’alaqqah ditulis ‘Allah Mahabah’ (Allah itu kasih) dan di pintu lainnya ‘Ra’isu al-Hikmata Makhaafatu Ilah’ (Permulaan Hikmat adalah Takut kepada Allah). Sinagoga ‘Ben Ezra’ menyebut bahwa dahulu disitu Rabbi ‘Moshe ben Ma’imun’ menulis buku ‘Al Misnah’ dan ‘Dalilat el-Hairin’ dalam bahasa Ibrani dan Arab dimana ‘El/Elohim’ diterjemahkan ‘Allah.’

Kini ada 29 juta orang berbahasa Arab yang beragama Kristen dan semuanya menyebut nama ‘Allah,’ dan di kalangan ini beredar empat versi Alkitab berbahasa Arab yang menggunakan nama ‘Allah.’ Maka dari sini jelas bahwa bagi orang-orang Arab penganut Yahudi, Kristen, dan Islam, nama Allah digunakan bersama tanpa rasa curiga sebab mereka menyadari bahwa semua mempercayai Allah Abraham yang sama, sekalipun tidak disangkal adanya perbedaan aqidah yang dipercayai oleh masing-masing mengingat ketiganya memiliki kitab suci yang berbeda. Olaf Schuman teolog Kristen yang tiga tahun mengajar dan belajar di Universitas Al Azhar, Mesir, mengemukakan bahwa:

“Memang tidak dapat disangkal adanya suatu masalah. Namun yang menjadi masalah ialah soal dogmatika atau ‘aqidah,’ sebab tiga agama surgawi itu mempunyai faham dogmatis yang berbeda mengenai Allah yang sama, baik hakekatnya maupun pula mengenai cara pernyataannya dan tindakan-tindakannya.” (Keluar Dari Benteng Pertahanan, hlm. 175).

Dalam terjemahan Alkitab ke bahasa Melayu, sejak awal nama Allah sudah digunakan. Daud Susilo, konsultan United Bible Societies, menulis:

“Dalam terjemahan bahasa Melayu dan Indonesia, kata ‘Allah’ sudah digunakan terus menerus sejak terbitan Injil Matius dalam bahasa Melayu yang pertama (terjemahan Albert Corneliz Ruyl, 1629). Begitu juga dalam terjemahan Alkitab Melayu yang pertama (terjemahan Melchior Leijdekker, 1733) dan Alkitab Melayu yang kedua (terjemahan Hillebrandus Corneliz Klinkert, 1879) sampai saat ini.” (Forum Biblika, Lembaga Alkitab Indonesia, No.8/1998, hlm. 102)

Alkitab berbahasa Melayu di Malaysia terbitan The Bible Society of Malaysia juga menggunakan nama ‘Allah.’ (Hal seperti itu dilakukan dalam penerjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Inggeris dimana nama Arab ‘Allah’ diterjemahkan ‘God’ dalam bahasa Inggeris). Dalam Alkitab dalam bahasa Indonesia, nama ‘Allah’ tetap digunakan melanjutkan Alkitab Melayu itu, karena di Indonesia, kata ‘Allah’ sudah lama menjadi bagian kosa kata bahasa Indonesia, karena itu di Indonesia penggunaannya sebagai nama ‘Tuhan Yang Mahaesa’ agama-agama Abraham/Ibrahim adalah umum.

Bila bangsa Arab pemilik bahasa Arab tidak mempermasalahkan penggunaan nama ‘Allah’ oleh agama-agama semitik, maka seyogyanya bangsa-bangsa non-Arab juga tidak mempermasalahkannya karena bukan bahasa mereka. Kesamaan nama ‘Allah’ yang disembah ketiga agama Semitik bisa menjadi perekat bahwa ketiganya sebenarnya bersaudara. Yang perlu disadari adalah bagaimana dalam keeksklusifan iman sesuai ajaran kitab suci masing-masing, agama bisa diamalkan dengan damai dan toleransi.


Salam kasih dari Sekertari www.yabina.org
Back to top
View user's profile
blaukidslam
Newbie
Newbie


Joined: Jan 11, 2008
Posts: 128

PostPosted: Tue Mar 04, 2008 10:06 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

@ Buddy,

nah tuh Bud, sudah dijelaskan oleh sdr Tsunamizawa. makanya jangan suka memfitnah LAI pake alasan macem2.

Jadi terjemahan LAI itu ada dasarnya... bukan tuduhan kosong seperti yang anda tuliskan seperti ini

Quote::
Shallom,

Yang LAI inginkan adalah konversi orang beragama Islam ke agama Kristen dan saya bukanlah orang LAI bahkan Alkitab yang saya pakai sekarang bukanlah produk LAI. Jadi jelasnya untuk mengurangi resistansi kaum beragama Islam tersebut maka LAI memakai kata ALLAH untuk menggantikan nama YHWH kemudian setelah mereka menjadi beragama Kristen, mereka diperas oleh para pendeta agama Kristen yang perilakunya seperti Yudas Iskariot pujaan Anda itu.

kemudian nuduh2 istilah ALLAH itu dewa bulan segala...


regards
-blkslm-
Back to top
View user's profile
admin
Site Admin
Site Admin


Joined: Apr 24, 2004
Posts: 211

PostPosted: Tue Mar 04, 2008 10:59 am    Post subject: Re: israel bangsa terpilih Reply with quote

Sori, gua lock thread ini. Udah out of topic.
Back to top
View user's profile Visit poster's website
Display posts from previous:   
Post new topic   This topic is locked: you cannot edit posts or make replies.   Printer Friendly Page     Forum Index -> Tanya dan Jawaban All times are GMT + 7 Hours
Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
Page 7 of 7


Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum
You cannot attach files in this forum
You can download files in this forum



Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Hotline kami di 08883023916 bila Anda ingin info lebih lanjut mengenai pelayanan SALIBNET MINISTRIES atau bila Anda membutuhkan pelayanan kami.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.