 Welcome Anonymous
Membership:
 Latest: agus.soetopo
 New Today: 0
 New Yesterday: 0
 Overall: 1525
People Online:
 Members: 0
 Visitors: 1
 Bots: 2
 Staff: 0
Staff Online:No staff members are online!
Last 10 Forum Messages
We have received 5086976page views since April 2004
Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!
|
| Forum dan Diskusi > > Khusus > > Dialog dengan Pdt. Yakub Soelistio S.Th MA > > Nama : YAHWEH | |
Nama : YAHWEHBila Anda mengkuti peristiwa yang terjadi terakhir ini, Anda pasti tahu atau mendengar nama "Yakub" atau lebih lengkapnya Pdt. Yakub Soelistio. Beliaulah yang dituduh menjadi "sumber" dari merebaknya berita tentang 'surat Mubaligh'. Untuk mengklirkan persoalan ini Pdt. Yakub bersedia berdiskusi khusus dengan umat Kristiani di mana saja berada. Jadi di sini Pak Yakub sendiri bersedia menjawab dan menanggapi setiap pertanyaan Anda. Berdiskusilah dengan dipenuhi kasih Allah. Untuk topik ini Anda mendaftar dulu sebagai member salib.net.
Go to page 1, 2 Next
| View previous topic :: View next topic |
| Author |
Message |
paul Newbie


Joined: Feb 02, 2005 Posts: 3
|
Posted: Sat Mar 19, 2005 4:09 am Post subject: Nama : YAHWEH |
|
Kepada Yth.
Banmbang3
Eirena
Jonatan
Mxmjms
Robbie
sion
Sugiyarto
Pdt. Yakup
yang saya kasihi dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Salam Sejahtera,
Perkenalkan nama saya adalah Paul Lengkey.
Saya tidak bisa berdiskusi dan juga tidak bisa berdebat karena saya menyadari untuk berdiskusi dan berdebat kepada Bapak2, Sdra/sdri diatas, pengetahuan/pendidikan saya sangat sangat minim yang saya miliki hanya keberanian bertanya dan berani menyipulkan sediri.
Berdasarkan fiman Tuhan yang menjadikan langit & bumi yang ditunjukan kepada bangsa pilihan Tuhan sendiri yaitu umat Israel memperkenalkan namanya yaitu YAHWEH.
Pertanyaan saya sebegai berikut:
1. Apakah nama "YAHWEH" itu dapat diterjemahkan, dirubah-ubah atau diganti-ganti sesuai bahasa dimana kita berada?
2. Apakah tulisan "YAHWEH"itu dapat dirubah-ubah atau diganti-ganti sesuai dengan cara menulis dimana kita berada yang penting bunyinya sama walaupun action atau pronunciatinnya agak beda?
Atas jawaban segera saya ucapkan terima kasih, kiranya Tuhan yang kita kenal dalam Yesus Kristus memberkati kita semua...amin.
Hormat saya,
Paul Lengkey
|
|
| Back to top |
|
 |
Robbie Newbie


Joined: Feb 25, 2005 Posts: 10
|
Posted: Sun Mar 20, 2005 12:15 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
Kontroversi Nama ALLAH - November 17, 2003 - 02:10
Oleh : Pdt. A.H. Mandey
Ibadah Keluarga Emaus Ketapang, Jakarta 3 Oktober 2003
Ayat : Keluaran 13:13
Sumber : GPdIWorld.org
Sore ini kita akan membahas pokok yang sempat menarik perhatian bagi banyak anggota jemaat Ketapang, sehubungan dengan apa yang pernah dikemukakan oleh seorang hamba Tuhan keturunan Inggris yang datang dari Afrika, Rev. MICHAEL HOWARD. Ia lahir dan dibesarkan di Afrika, dan ia bekerja di SUDAN; satu daerah yang sangat keras dalam hal beragama dan menjalankan kepercayaan. Ada hal yang menarik tentang apa yang dikatakan oleh hamba Tuhan ini ditengah-tengah khotbahnya 14 September 2003 yang lalu, yaitu tentang memakai "KATA ALLAH".
Secara persis saya tidak tahu apa yang dikatakan oleh hamba Tuhan itu, sebab memang pada saat itu saya sedang berada di Korea. Akan tetapi saya tidak heran sebab ada banyak juga di Indonesia yang mengajarkan agar dalam kita beribadah kita tidak lagi atau jangan memakai kata ALLAH. Jadi, kalau tadi kita menyanyikan lagu: "ALLAH kami, TUHAN kami......" maka lagu itu dalam terjemahan barunya akan berubah menjadi: "Ya TUHAN dan ALLAH kami......"; jadi cuma dibolak-balik saja, bukan ? Dalam kitab Wahyu 4:11 tertulis "Ya Tuhan dan Allah kami....., tapi ada Alkitab yang mengganti "kata Allah" menjadi "Elohim", sehingga menjadi : "Ya Tuhan dan Elohim kami......" Nah, disinilah letak masalahnya !! Bahkan ada Alkitab yang tidak memakai kata Allah lagi. Begitu juga dengan Rev. MICHAEL HOWARD yang mengatakan jangan lagi kita memakai "kata Allah".
ARTI KATA ALLAH.
* Kamus ber-bahasa Inggris: GOD: It is a Supreme being of the moslems = ALLAH adalah oknum, zat yang tertinggi (supreme) dari orang-orang moslem.
* Kamus Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Depdikbud R.I :
1. ALLAH: Nama TUHAN dalam bahasa Arab - > Jadi TUHAN = ALLAH
2. ALLAH: Zat yang MAHA sempurna (= the supreme being) yang menciptakan alam Semesta - Wahyu 4:11
3. ALLAH: Tuhan yang Maha Esa yang disembah oleh orang yang beriman. Perhatikan baik-baik kalimat ini ! Tidak disebutkan disitu, orang Moslem yang beriman, tidak disebut pula orang Kristen yang beriman, juga tidak disebutkan orang Budha atau Hindu yang beriman. Tapi yang jelas adalah: Yang Maha Esa, Yang Maha Kuasa, yang supreme itu yang disembah oleh orang yang beriman.
Kalau saudara suka nonton TV, maka tiap hari menjelang pk. 18.00 akan ada azan Magrib bagi umat Islam. Kemudian terdengarlah : "laa Illaha ill allah" yang artinya diterjemahkan disitu (TV) sebagai, "Tiada Tuhan selain Allah". Kalimat ini diucapkan berulang ulang sebagai wujud dari kepercayaan mereka. Kalau kita pikirkan secara baik-baik; maka Kamus bahasa Indonesia yang berkata: ALLAH adalah TUHAN yang Maha Sempurna, yang menciptakan langit dan bumi. ALLAH adalah TUHAN yang Maha Esa yang disembah oleh orang yang beriman. ALLAH adalah TUHAN. Tapi mereka berkata "Tiada Tuhan selain Allah"
Mazmur 100:1-3: "......Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah....." ; kalau buat kita, TUHANlah Allah, TUHAN adalah Allah. Bagi orang Islam, "Tiada Tuhan selain Allah" (La illah la illalah). Beda, bukan ? Yang satu, "Tiada Tuhan selain Allah"; buat kita TUHAN adalah Allah.
SEJARAH AGAMA ISLAM dan MUHAMMAD
Agama Islam di mulai pada abad 6 Masehi. Nabi Muhammad S.A.W, lahir di Mekah, Arab Saudi Th 570 M (= 1.434 th yang lalu). Ayahnya bernama: Abdullah dan Ibunya : Aminah. Nama "Muhammad" sendiri berarti: di puji - ada puji-pujian yang diberikan kepadanya. Kota Mekah yang letaknya ditengah-tengah antara Jasirah Arab dengan Syria di utara, menjadikan kota Mekah sebagai kota dagang. Pedagang-pedagang yang dari Jasirah Arab itu beserta kafilah-kafilahnya selalu mampir di Mekah hanya untuk cari duit, berdagang. Oleh karena itu kota Mekah menjadi campur baur, karena mereka yang datang kesana orientasinya hanya untuk cari duit; sehingga mereka itu tidak lagi mempersoalkan masalah Suku, Agama, Ras (SARA). Dunia mengakui bahwa orang-orang Yahudi adalah orang-orang yang pinter sekali dalam berdagang, sampai-sampai ada istilah "yahud" untuk menggambarkan yang terhebat !
Tapi bangsa Yahudi juga terkenal bangsa yang paling pelit. Sebelum Muhammad lahir, ayahnya, Abdullah telah meninggal, sedangkan Ibunya, Aminah, meninggal pada saat Muhammad berusia 6 tahun. Untuk beberapa saat sebelum kakeknya meninggal, Muhammad sempat diasuh oleh kakeknya. Kemudian Muhammad diasuh oleh pamannya, Abu Thalib yang adalah seorang miskin. Di usia kanak-kanak Muhammad telah menjadi seorang gembala di padang pasir. Suatu hari Muhammad yang sudah berusia 12 tahun itu keluar dari kota Mekah menuju ke Syria untuk berdagang. Apabila seseorang sudah sampai ke luar negeri melihat ada banyak hal baru, maka hal itu akan membawa wawasan yang lebih luas. Demikian juga yang dialami oleh Muhammad ini.
Sementara bergelut di dunia dagang, maka Muhammad bertemu dengan berbagai macam lapisan masyarakat. Diantaranya seorang janda kaya yang usianya jauh lebih tua dari Muhammad dan akhirnya menikah. Usaha dagang jalan terus. Dalam berdagang inilah banyak sekali pergaulan dengan orang-orang Yahudi juga orang-orang kristen. Saya katakan kepada saudara, agama Islam dimulai pada saat Muhammad pindah dari Mekah. Sejak saat itulah lahir agama Islam. Padahal Muhammad lahir Th.570 M ; berarti agama Kristen sudah ada 570 tahun sebelum Muhammad lahir. Agama Yahudi sudah ada dari zaman Abraham, jadi lebih lama lagi eksistensinya.
Menurut buku yang saya baca : Muhammad ini seorang yang ingin mengenal Allahnya; sebab dia dengar bahwa orang Yahudi punya Allah, orang Kristen punya Allah. Sehingga timbul keinginan Muhammad untuk juga mempunyai Allah bagi bangsanya (Arab ). Jauh sebelum Muhammad lahir, di kota Mekah ada sebuah Batu hitam yang besar. Batu hitam yang besar ini oleh pedagang-pedagang di yakini mempunyai nilai spiritual yang tinggi. Sehingga tempat dimana batu itu berada dianggap suci. Hal itu sampai sekarang masih dilakukan oleh orang-orang Islam yang naik haji ke Mekah. Mereka mengelilingi Batu itu dan berusaha untuk memegang atau menciumnya. Akan tetapi kebiasaan seperti ini sudah dilakukan jauh dan jauh sebelum Muhammad lahir. Waktu itu Muhammad mempunyai obsesi untuk bisa mempunyai Allah bagi bangsanya, Arab. Tapi Muhammad tidak tahu Allah yang manakah itu ?. Batu hitam yang besar itu juga disebut KAABAH, tempat kudus, rumah Allah yang disembah oleh bangsa Arab.
Jauh sebelum Muhammad lahir, pernah terjadi banjir di tanah Arab. Hal ini merupakan sesuatu yang jarang terjadi, sebab saudara tahu disana itu daerah padang pasir, yang ada hanyalah sebuah hamparan tanah kering belaka. Menurut ceritanya, Batu hitam itu, KAABAH, ikut rusak akibat banjir tersebut. Dan sejarah menceritakan bahwa Abraham mempunyai dua anak yaitu, ISMAEL dan ISHAK. Abraham dengan istrinya, Sarah, merupakan pasangan suami istri yang resmi; tetapi karena Sarah yang sampai dengan usia 90 belum juga belum mempunyai keturunan alias mandul, sedang Abraham juga sudah tua usianya hampir 100 tahun. Lalu Abraham berdoa kepada TUHAN untuk menanyakan dari hal siapa yang akan menerima kekayaan Abraham ? Itulah saat dimana Abraham diuji untuk bersabar. Sampai datang pada Kejadian 17, TUHAN menampakkan diriNya dan berkata hendaklah kau namakan : EL SHADDAI - artinya Allah Yang Maha Kuasa. Tetapi gambaran dari tulisan El Shaddai mempunyai arti - Yang Memberi Hidup. Sama seperti seorang ibu yang menyusui bayinya untuk memberi hidup kepada si anak. Begitu pula Allah menyatakan diri Nya kepada Abraham, bahwa Dia adalah Allah yang memberi hidup seperti seorang ibu yang menyusui bayinya. Bertolak dari situlah Abraham mempunyai keyakinan bahwa TUHAN akan memberikan seorang anak, dan benar !! Tak lama kemudian lahirlah ISHAK.
Akan tetapi saudara-saudara, disaat-saat pasangan suami istri ini hidup dalam penantian yang cukup panjang untuk mendapatkan seorang anak; lalu Sarah, istri Abraham berkata kepada Abraham: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak". Pembantu nya ini, HAGAR, adalah seorang Mesir. Dan dari Hagar inilah lahir : ISMAEL. Saudara-saudara, di usia lanjut pasangan suami istri ini, Abraham dan Sarah, tiba-tiba Allah berkata bahwa tahun depan engkau akan mempunyai anak; Sarah tertawa mendengar berita itu. Dan kita semua tahu ceritanya, bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil ! - Amin.
Menurut sejarah, waktu Kaabah (Batu Hitam) itu rusak akibat banjir; ABRAHAM dan ISMAEL bekerja sama untuk memperbaiki Kaabah itu. Pada mulanya, Allah menciptakan langit dan bumi sampai kepada manusia. Waktu berjalan terus, manusia pertama, Adam dan Hawa jatuh dalam dosa Th.4000 BC. Kemudian ada Kain dan Habel; Kain membunuh Habel sebab korban Habel di terima Tuhan, sedang korban Kain ditolak. lalu datang penggantinya Habel, Set, dst....dst (baca Kejadian 3,4,5). Akhirnya sampai pada Henokh Th.3382 - Th 3017 BC dilanjutkan dengan Nuh Th.2948 - 1998 Masehi. Dari zaman Nuh datanglah banjir besar. Akan tetapi, menurut saya banjir ini bukanlah banjir yang mengakibatkan rusaknya Batu Hitam, Kaabah itu. Sebab jarak antara Nuh dan Abraham itu sekitar 1000 th. Generasi Nuh berkaitan dengan Menara Babel dimana TUHAN mengacaukan bahasa-bahasa pada waktu itu. Sedangkan di era Abraham, lahirlah Ismael dan Ishak. Beda antara ke dua anak ini adalah 14 tahun. (Kejadian 16:16 ; Kejadian 21:5 ). Oleh sebab itu karena Ismael dan Ishak sudah semakin besar, maka ada ayat Alkitab yang berkata bahwa Ismael mentertawakan dan mengolok-olok Ishak. Tetapi dalam kitab Galatia 4: 29 tertulis : " ......yang diperanakkan menurut daging (Ismael), menganiaya yang diperanakkan menurut Roh (Ishak) - Itu terjadi antara zaman Ishak 1897 - 1717 BC - Nah... di zaman inilah Abraham dengan Ismael memperbaiki Kaabah yang rusak. Sedangkan Muhammad lahir 570 M. Artinya apa saudara..... ? Saya mau katakan disini bahwa penyembahan sekeliling Batu hitam, Kaabah itu, sudah dilakukan jauh sebelum era Muhammad. Itu sudah merupakan kebiasaan bagi orang-orang Arab, yaitu menyembah dan berdoa kepada Allah di Kaabah - Mekah.
Sekitar Th 600 M, di saat Muhammad mempunyai obsesi untuk mengenal mana allahnya yang benar; disitulah letak KESALAHAN ORANG KRISTEN yang tidak memberikan kesaksian yang benar. Orang Kristen justru tidak memberikan apa yang Muhammad perlu di saat-saat Muhammad sedang haus akan mencari siapa allahnya, sehingga Muhammad melakukan sesuatu dengan caranya sendiri yaitu meneruskan kebiasaan-kebiasaan yang sudah berabad-abad dilakukan hingga saat ini. DARI SINILAH TIMBULNYA MASALAH ANTARA KRISTEN DAN ISLAM.
Muhammad percaya hanya SATU Allah. Pada waktu Muhammad belum menemukan allahnya, dia menyembah patung-patung yang ada disekeliling Batu Hitam, Kaabah itu dan menganggapnya sebagai allahnya. Padahal, Muhammad mendengar dari orang-orang Yahudi maupun Kristen bahwa ada Allah yang Esa; sedangkan orang-orang Arab dari "sono"nya sudah menyembah banyak patung yang ada di sekeliling Kaabah itu. Itulah yang mau disingkirkan dan Muhammad hanya mau percaya SATU Allah saja. Sehingga dengan demikian, agama Yahudi, agama Kristen dan agama Islam yang merupakan 3 (tiga) agama terbesar di dunia ini yang percaya kepada ALLAH YANG ESA. Tentu ada juga agama-agama yang mempunyai beberapa allahnya. Misalnya, di Jepang, mereka mempunyai 1000 dewa, tiap hari berganti-ganti; ada dewa kertas, ada dewa kayu, ada dewa besi, dewa matahari dan lain lain.
ALLAH vs ELOIM. Persoalan yang timbul sekarang adalah: TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, bagi kita orang Kristen TUHANLAH ALLAH. Lalu timbul fenomena baru yang menghilangkan kata ALLAH pada beberapa Alkitab; dan diganti dengan kata ELOIM. Misalnya dalam Kejadian 1:1 berkata : "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi" , maka ayat itu akan berubah menjadi: "Pada mulanya Eloim menciptakan langit dan bumi". Apabila saudara belajar di Sekolah Theologia, maka kata ELOHIM yang dipakai. Tapi ada Alkitab yang memakai kata ELOIM. Saya, lebih senang kalau memakai huruh "H", sebab huruf "H" itu sangat berarti, mempunyai hubungan dengan nama Allah. ALLAH, bahasa Iberaninya : "JHWH". Sebab itu kalau saudara baca Alkitab kita dalam Kejadian 12:1-9 pada saat TUHAN memanggil Abraham dan istrinya, disitu tertulis "Abram" ; kemudian Allah ganti nama Abram menjadi Abraham, ada huruf "H" ditambahkan pada nama Abram - Kejadian 17:5. Karena disitulah nama Allah diberikan kepada seseorang. Dan kalau kitapun percaya kepada Tuhan, kita percaya kepada NAMA TUHAN. Nama Tuhan sangat penting sekali - Yohanes 1:12: " Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya" (menjadi anak-anak Eloim - Alkitab yang lain).
Baiklah, saya mencoba untuk menerangkan kepada saudara, apakah kita masih BOLEH memakai kata Allah atau ikut pakai kata Eloim. Saudara-saudara, kita harus percaya Nama daripada Allah, supaya selamat ; bukan hanya percaya, tapi juga harus dibaptis. Dan kalau saudara dibaptis, PERHATIKAN, apakah Pendeta yang membaptis saudara itu telah berkata: "Aku membaptis saudara ke dalam Nama ALLAH, BAPA, ANAK dan ROH KUDUS yaitu Dalam Nama TUHAN YESUS KRISTUS. Kalau Pendeta tersebut tidak menyebut Nama, artinya Nama itu tidak diberikan kepada kita. Abraham adalah orang pertama yang menjadi "Bapa orang percaya", namanya diubah dari Abram menjadi Abraham; demikian juga dengan Sarai diubah menjadi Sarah. Tapi bukan lantas saudara ikut-ikutan menambah huruf "H" pada nama saudara, tidak perlu. Yang penting, kita harus menerima Nama itu pada saat kita dibaptis.
JANGAN SEBUT NAMA ALLAH DENGAN SIA-SIA. Ada selebaran yang diberikan kepada saya judulnya: THE SECRET NAME'S OF GOD, symbol Nama Allah memakai bahasa Iberani. "JHWH", tanpa huruf hidup - semestinya YEHOVAH. Tetapi orang Israel DILARANG untuk menyebut Nama Allah, jadilah "JHWH' susah kan bacanya, tidak ada huruf hidup disitu. Dan memang dibuat seperti itu, sebab menurut anggapan orang Israel, Nama Allah itu sangat SUCI, sehingga menyebutnya saja tidak berani. Hal ini dikuatkan dengan Keluaran 20:7 dan Ulangan 5:11 yang mengatakan : "Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan......". Itu sebabnya, hentikan kebiasaan mengatakan "Ya Illah...." apabila kita terkejut atau mengungkapan sesuatu yang tidak pada tempatnya. Apalagi saya pernah dengar orang yang lagi marah-marah atau asyik nonton film TV, tiba-tiba terucap kata "Jesus Christ"; aneh-aneh saja......marah koq sebut "Jesus Christ"........ Coba kalau saudara lagi kaget, lalu panggil nama David, lagi lapar panggil nama David, lagi marah dengan seseorang, panggil nama David. Apa tidak marah yang punya nama itu ? Yang bener aja......Nama TUHAN jangan di salah gunakan.
Orang Israel menulisnyapun tidak berani, perhatikan "JHWH" gimana bunyinya ! Mereka menganggap begitu SUCI nya Nama Allah itu ! Nah...Nama itu lah yang di berikan kepada orang-orang percaya. Nama itu juga diberikan kepada Yesus. Yesus adalah Nama Allah. Kalau saudara dari keluarga yang mempunyai fam TAN atau TATIMU, maka anak saudara juga akan memakai fam yang ada pada ayahnya. Karena Allah juga JEHOVAH - JHWH, maka pada Yesus pun diberikan Nama itu.
ALLAH itu adalah ELOHIM. Pertanyaannya sekarang, mengapa ada orang yang melarang untuk tidak memakai kata Allah ? Saudara tahu, sebab kata Allah itu berasal dari bahasa Arab. Dan kata Allah itu sendiri merupakan kata yang dipakai oleh orang muslim dalam menyembah. Nah, Muhammad mulai percaya kepada Allah, bahkan menentukan 'HANYA SATU Allah" tidak ada yang lain, apalagi patung-patung, tidak boleh ! Saudara bisa lihat orang Islam, tak ada yang menyembah patung. Kalau ada gereja yang namanya Kristen tapi masih juga berdoa didepan patung, bahkan tangan dari patung tersebut dicium-cium sampai patah patungnya; Muhammad tidak ! Muhammad menghilangkan semua patung-patung itu. Orang Yahudi pun demikian, tidak menyembah patung; kita pun juga tidak menyembah patung.
Ada seorang Kristen dan seorang Muslim yang menulis sebuah buku bersama-sama, dan dikatakan dalam buku tersebut bahwa Islam dan ke Kristenan itu mempunyai PERBEDAAN antara lain :
* Abraham mengenal Allah sebagai "EL", dalam bahasa Ibrani nya; atau Elohim, yang merupakan sebuah bentuk kata Ibrani yang dalam bahasa Arab nya adalah "Allah". Jadi Allah dalam bahasa Indonesia itu artinya TUHAN, tapi Allah dalam bahasa Ibrani adalah ELOHIM. Dalam kepercayaan kita kepada Allah, saudara-saudara, Kristen dan Moslem MEMPUNYAI PERBEDAAN diantaranya adalah: BERAKAR dalam pengertian yang berbeda tentang hubungan antara Allah dengan manusia.
ALQURAN: Pernyataan Allah, pe Wahyuan daripada Allah, perintah-perintah daripada Allah itu di wahyukan kepada manusia. Allah berikan perintahNya kepada manusia. Misalnya, Allah berfirman, inilah firmanNya ... lagi, Allah berfirman, inilah firmanNya........Mereka percaya bahwa Allah berfirman, memberikan perintahNya kepada manusia.
ALKITAB: Bukan hanya memberikan firman Nya kepada kita, tetapi Allah memberikan diri Nya kepada kita. Allah berfirman (bukan hanya ngomong), tetapi YESUS adalah Firman - Yohanes 1:1, kemudian firman itu menjelma menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Jadi Allah bukan hanya berfirman tapi Allah sendiri datang kepada manusia di dalam Yesus Kristus, sehingga manusia sudah pernah pegang Yesus. Wanita yang sakit, menjamah ujung jubah Yesus , sembuh! Banyak orang dipegang oleh Yesus dan sebaliknya. Pengalaman hidup bersama Yesus itu pernah dirasakan oleh manusia, hal itu lebih nyata daripada IA hanya berfirman saja. Kita mempunyai hubungan yang langsung dengan Yesus - Ibrani 4:16 . Itulah perbedaannya !!.
Yosua 24:15 : tentang Allah dengan bangsa Israel, dimana Allah melalui Musa memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju ke Tanah Perjanjian. Dalam perjalanan itu Musa mati dan digantikan oleh Yosua. Lalu Yosua berkata kepada bangsa Israel. "jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negegerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN". Saudara-saudara, seringkali saya katakan kepada saudara, apabila saudara membaca Alkitab bahasa Indonesia, dan kata "TUHAN" di cetak dalam huruf besar semua, maka TUHAN ini adalah yang dalam bahasa Ibraninya "ELOHIM" - sebab dalam Kejadian 1:1 : "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi" , tetapi ada orang yang sudah TIDAK MAU lagi memakai kata Allah, sebab mereka berkata, "Allah" itulah yang disembah orang-orang sebelum Muhammad dan diteruskan oleh Muhammad. Kalau tadinya orang-orang Arab menyembah banyak Allah, maka di era Muhammad, semua patung dihilangkan. sebab Muhammad hanya percaya SATU Allah yaitulah "ALLAH". Tapi karena Allahnya yang sama pada mulanya masih tetap dengan penyembahan batu dan sebagainya, maka sekarang ada orang-orang yang tidak mau memakai kata Allah, apalagi kita yang di Indonesia ini. Sebab kita memakai kata Allah yang dari bahasa Arab. Dan ini mempunyai hubungan dengan apa yang disembah di Arab, itulah sebabnya mereka tidak mau lagi memakai kata Allah .
Akan tetapi saya baca sekarang dalam Yosua 24:15 itu, Yosua berkata kepada bangsa Israel : "jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN (yang adalah JHWH-YAHWE= Allah Yang Maha Besar), pilihlah pada hari ini..... --> Jadi Yosua sudah tekankan, tidak ada paksaan untuk menyembah kepada Allah Yahwe - Yehovah, Kalau kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Yahwe, okey..... pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negegerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN"(=JHWH-YAHWE ) - sedangkan yang dimaksud dengan allah yang ada di seberang sungai Efrat maupun allah orang Amori, itu semua adalah Allah Elohim.
Kita pernah dengar ada sungai Efrat dan Tigris di Irak. Sedang Israel, letaknya ada di sebelah barat dari Irak (saat ini); Kalau mereka mau beribadah kepada allah nenek moyang mereka yang ada di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori artinya mereka menyembah allah Elohim. Elohim juga Allah, simak dalam Kejadian 1:1: "Pada mulanya Allah (Elohim) menciptakan langit dan bumi" . Jadi, siapakah sebenarnya Allah yang menciptakan langit dan bumi itu ? Kita percaya Allah kita adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi- Wahyu 4:11 - itulah ELOHIM dalam Kejadian 1:1. Akan tetapi sekarang Yosua berkata : orang-orang Amori juga menyembah Elohim. Orang-orang di seberang sungai Efrat, juga menyembah Elohim. Nah, Elohim mereka dan Elohim yang ada pada Kejadian 1:1 TIDAK SAMA, walaupun sama-sama Elohim. Sebab arti dari "kata Elohim" itu adalah Allah. Orang Yahudi berkata, kami mempunyai Allah JHWH-Yehovah; tapi kamu boleh memilih allah yang mana ? Jadi rupanya ada banyak allah yang disembah sebagai Allah, ada banyak yang disembah sebagai Allah - yang juga disebut ELOHIM. Ada ELOHIM yang menciptakan langit dan bumi (yang dipercaya oleh orang-orang Israel), ada Elohim-Elohim yang disembah oleh orang-orang yang di seberang sungai Efrat dan di sembah oleh orang-orang Amori. Yosua memberikan kebebasan untuk memilih.
Kalau kita percaya , orang-orang Israel percaya bahwa Yehovah itu adalah Elohim, JHWH adalah Elohim, tapi juga ada Elohim-Elohim yang lain. Nah, Elohim itulah yang diterjemahkan dengan kata Allah. Jadi ada banyak allah, ada Allah yang menciptakan langit dan bumi, ada allah yang tidak menciptakan langit dan bumi. Ada Elohim yang menciptakan langit dan bumi, ada Elohim yang tidak menciptakan langit dan bumi. Saudara boleh pilih Elohim yang mana yang saudara anggap baik. Nah, ELOHIM itulah yang dalam bahasa Inggris dikatakan: " In the beginning GOD (Elohim - JHWH) created the heavens and the earth". Tetapi ada juga Elohim-Elohim yang lain, yang palsu yang tidak menciptakan langit dan bumi. Jadi saya menarik kesimpulan bahwa : "Ada Banyak Elohim, Ada Banyak Allah, tetapi ALLAH YANG BENAR ADALAH ALLAH YHWH - YAHWE, saya akui saudara-saudara ! Tapi ini bukan berarti lantas kita TIDAK BOLEH memakai lagi "kata Allah" itu. Kenapa tidak boleh ....? Padahal saya menggunakan "kata Allah" yang adalah Allah pencipta langit dan bumi. Allah yang begitu mengasihi dunia ini, sehingga mengaruniakan AnakNya yang tunggal; supaya barang siapa yang percaya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal; Allah yang itu yang saya pegang dan saya percaya. Tapi ada juga allah-allah yang lain yang tidak memberikan AnakNya yang tunggal, allah yang tidak bisa memberikan keselamatan. Kalian mau percaya itu, silahkan, kata Yosua.
Jelas disini bahwa "Ada Banyak Elohim, HANYA SATU YHWH - YAHWE - YEHOVAH. Sekalipun ada banyak Elohim yang untuk "kata Allah", tapi TUHAN (yang dicetak dengan huruf besar) itulah YAHWE. Saudara mau pakai "Tuhan" yang mana ? Bagi saya, tentu TUHAN yang YAHWE-JHWH; yang menciptakan langit dan bumi. Sebab dalam Alkitab ada juga kata Elohim - Kejadian 1:1.
Dan itulah ALLAH yang BENAR, TUHAN yang BENAR !! Tapi ada Elohim-Elohim yang lain, ya terserahlah kepada saudara. Mau percaya yang mana ? Justru itulah yang MEMBINGUNGKAN kalau kita mau pakai kata Elohim. Boleh saja, asal kita percaya bahwa Elohim kita adalah Elohim yang menciptakan langit dan bumi dan yang mengirimkan AnakNya yang tunggal yaitu Yesus Kristus. Yang secara spesifik, DIA disebut YEHOVAH, YAHWE, YHWH.
Nah, kita sering mengatakan halleluYAH, kata "YAH" adalah dari YAHWE. Itu sebabnya kalau menulis kata haleluyah, supaya pakai huruf "H" dibelakangnya.. Sebab huruf "H" adalah nama dari Allah itu.
Nama YESUS, dalam bahasa Ibrani nya : YAHSUA, Kata "YAH" ini datang dari YAHWE, YEHOVAH. Dari Bapa memberi AnakNya nama itu juga. HaleluYAH - artinya Puji Tuhan. YAHWE adalah Allah , TUHAN. Anak daripada Allah itu juga YAHSUA. Sedang arti kata SUA, berasal dari bahasa Ibrani= SHIA) = menyelamakan, sehingga YAHSUA = YAH adalah TUHAN; SUA (SHIA) adalah yang menyelamatkan (ALLAH atau TUHAN YANG MENYELAMATKAN ).
Jadi yang penting buat kita adalah Kejadian 1:1 - Allah kita , (TUHAN yang adalah YAHWE, pada mula pertama ), tapi Allah yang menciptakan langit dan bumi itu Elohim. Akan tetapi masih banyak Elohim yang lain. Kita bisa pilih, Elohim yang YAHWE atau Elohim yang lain. Nah saudara-saudara, kata Elohim itulah kata Allah. Jadi saya katakan disini bahwa, kita T E T A P saja menggunakan "kata ALLAH", BOLEH !! Tapi........seandainya ada yang mengatakan bahwa itu Allahnya orang Islam, yach, boleh-boleh saja - tapi yang saya maksud Allah disini adalah Allah - Yahwe yang menciptakan langit dan bumi dan menyelamatkan dunia ini. Begitulah saudara-saudara, penjelasan yang bisa saya berikan mengenai kata ALLAH.
KESIMPULAN : Kolose 2:9: "Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke Allah an" - Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke Eloim an" - yang saya mau tekankan adalah: yang kita percaya sebagai Elohim kita adalah, yang merupakan kenyataan daripada ke-Allah-an, keseluruhan ke-Allah-an itu NYATA dalam Yesus Kristus. Allah yang tidak kelihatan itu menampakkan dirinya kepada manusia di dalam Yesus Kristus. Agama-agama lain, percaya kepada Allah yang mereka tidak lihat atau kalau percaya kepada allah yang mereka bisa lihat, yang mati: Patung dan sebagainya - Tetapi Allah kita adalah Allah yang tidak kelihatan tapi memperlihatkan diriNya kepada manusia di dalam Yesus Kristus.
Ibrani 1:3:" Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah ........", ke-Allah-an itu ada, hanya kita tidak pernah lihat. Tetapi dengan datangnya Yesus ke dunia ini, wujud Allah yang tidak kelihatan itu sekarang menjadi gambar yang kita bisa lihat. Berbentuk DIA, waktu Dia datang ke bumi ini DIA jadi sebagai manusia, DIA telah naik ke Surga dan DIA akan datang kembali. Tetapi kalau DIA datang kembali bagaimana bentuknya Yesus itu, kita belum tahu - 1 Yohanes 3:2.
Kejadian 18:1 - Pada waktu TUHAN menampakkan diri kepada Abraham, dengan cara ada tiga orang yang berdiri di hadapannya, maka Abraham berkata "Tuanku......", dalam bahasa Inggris dikatakan "My Lord" diterjemahkan sebagai "Tuan", tapi Abraham mengerti bahwa itu adalah TUHAN. Yesus datang dan lahir sebagai manusia, sebab Allah menyatakan diri. Yesus berkata: Jika kamu telah melihat aku kamupun telah melihat Bapa. Itu dimana Allah menyataka diri kepada kita, sebab itu kita percaya TUHAN itu ada karena orang-orang sebelum kita pernah melihat DIA, pernah mengalami. TUHAN menyatakan diri di dalam Yesus Kristus. Lalu, bagaimana kita menyembah DIA, DIA adalah juga Elohim. Karena tadi dikatakan, Allah yang menampakkan diri itu dalam ke Eloim-an. Ke-Allah-an sepenuhnya itu NYATA dalam Yesus Kristus. Itulah TUHAN, itulah ALLAH - allah mana kamu mau sembah ? Allah-Elohim yang menciptakan langit dan bumi atau Allah Elohim yang disembah orang-orang Amori itu. Itu juga Elohim, allah juga. Tapi kita harus tahu Allah yang mana yang harus kita sembah.
Banyak orang menyembah allah, ada banyak hal yang disembah sebagai allah. Ada yang berkata "uang" sebagai allahnya, ada juga "rumah" yang menjadi allahnya dan sebagainya. Tapi Allah yang menyelamatkan kita, itulah ALLAH yang benar. Jadi, kita mau pakai kata Allah silahkan, saudara mau berkata Elohim, silahkan saja. Tetapi jangan lantas berkata, kila pakai Allah itu berarti kita menyembah allahnya orang Moslem, atau allah yang berhala. Terserahlah......karena disana juga disebut Allah, Sah-sah saja, silahkan. Kita tidak perlu BERDEBAT dalam hal itu, sebab kita tahu Allah mana yang kita percaya. JANGAN RAGU PAKAI KATA ALLAH.
AKHIRNYA, BACA DAN SIMAK : 1 KORINTUS 8:6 "Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari padaNya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang olehNya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup". Kiranya Allah Rohulkudus sendiri yang akan membuka pengertian kita semua. Tuhan memberkati.
[GPdI-OnLine.Org]
|
|
| Back to top |
|
 |
mxmjms Newbie


Joined: Jan 28, 2005 Posts: 18
|
Posted: Mon Mar 21, 2005 7:15 pm Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
Broer Paul Lengkey Dalam Kristus...
Wah sebelum saya nimbrung untuk mengemukakan pendapat, maafkan saya kalau ini menjadi sedikit pribadi, sekedar ingin kenal dan meyakinkan saya saja...
Apakah Broer masih famili dengan Dr. Tommy Lengkey (Sonder), maupun Kel. Lengkey (Sonder Kolongan Atas dan Kolongan Bawah dan keluarga Waworuntu-lengkey Manado), dan seingat saya kalau tidak salah Anda berada dan berdomisili di USA.
Di TOBARA ROAD, Fontana, LA ada keluarga Lengkey, apakah itu Anda? kebetulan saya pernah tinggal di Fontana daerah itu , untuk beberapa waktu lamanya;
Jika benar mungkin ini hanya sekedar keingin tahuan saja dan email saya adalah mxmjms@yahoo.com, apakah boleh saya mengetahui email anda? dan jika tidak benar mungkin dapat diabaikan...
Jawabannya, seluruh umat Kristen dan Yahudi dunia tahu bahwa nama YHWH tidak dapat digantikan dengan Nama apapun juga...
Kita juga tahu karena keras dan ketatnya hukum Torah mengenai hal " JANGAN MENYEBUT NAMA TUHANMU DENGAN SIA2" maka dalam perjalanan sejarah bangsa Yahudi menyebutnya dan memangil nama YHWH dengan sebutan ELOHIM, dan orang2 Kristen Arab dan Kristen Indonesia memanggil YHWH dengan panggilan ALLAH, orang Barat memangilNya dengan sebutan GOD atau LORD.
( Kita juga tahu bahwa ALLAH Kristen yang dimaksud bukanlah Al-Ilah sebagaimana yang dimaksud umat muslim, yang dengan segala caranya ingin menyamakan ALLAH yang mereka sembah sama dengan ALLAH Abraham, Ishak dan Yakub).
Mungkin mengenai topik ini saya tidak perlu berpanjang lebar karena sudah banyak yang dikemukakan oleh pembicara2 terdahulu seperti yang Anda sebutkan, dan juga untuk hal ini, bukan topic dan masalah nama YHWH yang saya permasalahkan, dan juga bukan topic LAI dan Lembaga Alkitab Arab (Maaf saya tidak tahu nama lembaganya) harus mengganti seluruh nama ALLAH yang ada dalam Alkitab yang ada. Sekali lagi bukan itu...
Tapi marilah kita carikan suatu solusi yang terbaik untuk penyelesaian masalah ini, satu hal yang ingin saya sampaikan dan himbaukan adalah, sangat disayangkan adalah cara2 yang kita lakukan adalah cara2 yang ingin agar kita dapat dianggap menjadi pahlawan untuk itu.
( Saya sangat percaya alkitab itu dijaga oleh YHWH dan Ia pasti memiliki rencana yang tidak kita ketahui, agar NamaNya dipermuliakan dimuka bumi ini, dan saya sangat percaya suatu saat nanti tidak ada lutut yang dapat tahan berdiri dihadapanNya)
Dan untuk menetapkan dimana posisi saya berada dalam masalah ini, banyak hal yang sudah saya kemukakan dan mungkin ini ada satu lagi firmanNya untuk dapat kita renungkan:
Firman Tuhan...
Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu. (Mat 13:26)
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu? (Mat 13:27)
Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu? (Mat 13:28)
Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. (Mat 13:29)
Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku." (Mat 13:30)
Himbauan saya...
Marilah kita lebih giat memberitakan hal tentang ALLAH dan segala kebaikannya, dan terangkanlah kepada DUNIA siapa ALLAH nya ABRAHAM, ISHAK dan YAKUB...
dan lakukanlah itu dengan lemah lembut dan penuh kasih, bukan keinginanmu sendiri tetapi oleh kehendak Bapamu yang di Sorga... dan ingatlah Tuhan Yesus Kristus berkata "AKU MENYERTAI KAMU HINGGA AKHIR JAMAN"
Segala Hormat dan Kemuliaan adalah bagi Yesus Kristus, sekarang dan sampai selama-lamanya, Amien.
Wasalam
Maximilian(mxmjms@yahoo.com)
Last edited by mxmjms on Sun Mar 27, 2005 12:29 pm; edited 2 times in total |
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Wed Mar 23, 2005 9:01 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| paul wrote: |
Kepada Yth.
Banmbang3
Eirena
Jonatan
Mxmjms
Robbie
sion
Sugiyarto
Pdt. Yakup
yang saya kasihi dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Salam Sejahtera,
Perkenalkan nama saya adalah Paul Lengkey.
Saya tidak bisa berdiskusi dan juga tidak bisa berdebat karena saya menyadari untuk berdiskusi dan berdebat kepada Bapak2, Sdra/sdri diatas, pengetahuan/pendidikan saya sangat sangat minim yang saya miliki hanya keberanian bertanya dan berani menyipulkan sediri.
Berdasarkan fiman Tuhan yang menjadikan langit & bumi yang ditunjukan kepada bangsa pilihan Tuhan sendiri yaitu umat Israel memperkenalkan namanya yaitu YAHWEH.
Pertanyaan saya sebegai berikut:
1. Apakah nama "YAHWEH" itu dapat diterjemahkan, dirubah-ubah atau diganti-ganti sesuai bahasa dimana kita berada?
2. Apakah tulisan "YAHWEH"itu dapat dirubah-ubah atau diganti-ganti sesuai dengan cara menulis dimana kita berada yang penting bunyinya sama walaupun action atau pronunciatinnya agak beda?
Atas jawaban segera saya ucapkan terima kasih, kiranya Tuhan yang kita kenal dalam Yesus Kristus memberkati kita semua...amin.
Hormat saya,
Paul Lengkey |
Tanggapan
Terima kasih atas perhatian Anda
(1) Kata nama bahasa ibraninya adalah shem, definisinya sudah saya uraikan pada tanggapan saya terhadap sdr. Bambang N, mengandung makna as a mark dan untuk memorial secara individual. Tak satupun pribadi (misal seorang ayah) di dunia ini yang pernah saya jumpai membuat semacam pesan agar nama ybs boleh atau jangan diterjemahkan oleh keturunannya atau oleh para pengenalnya. Itulah sebabnya kita tidak akan pernah menjumpai ayat semacam ini di dalam Kitab Suci kita. Yang ada adalah pesan menjaga nama baik dst. Jadi secara sederhana, nama personal (proper name) tidak mungkin diubah-ubah / diterjemahkan.
(2)Nama, so can not be translated, but should be transilerated in such a away so that it gives the closet sound. Oleh karena tiap bahasa mempunyai huruf (letter) berbeda dan atau cara melafal yang berbeda pula maka, nama tentu saja dapat ditransilerasi menjadi huruf-huruf yang berbeda sedemikian sehingga menghasilkan bunyi yang sedekat mungkin atau bahkan sama dengan aslinya. ketika saya pergi ke Jepang, saya juga belajar menuliskannya dengan huruf-huruf yang berlaku di Jepang sedemikian sehingga ketika orang Jepang membacanya saya dapat mendengar bahwa bacaan itu adalah nama saya. Nama Elohim menurut Hebrew Scripture tertulis dengan huruf Ibrani sebanyak 4 huruf yang jika ditransilerasi ke dalam huruf latin kita menjadi YHWH; namun karena keempat huruf Ibrani tersebut menghasilkan bunyi "Yahweh", maka Bahasa Indonesia yang "lurus" haruslah menyalin "Yahweh"
Catatan Saya juga terlibat diskusi semacam ini dalam Yabina, dengan PDF file agar huruf Ibrani maupun Yunaninya dapat terungkap, sudah di-upload minggu lalu dan berhasil, namun mengherankan hingga kini belum muncul; sangat mungkin akan diupload juga di Salib.net. Oleh karena itu silakan sekali-kali menengoknya di Yabina maupun di salib net ini.
Terima kasih atas perhatian Anda, Maaf saya baru buka internet pagi ini, karena dari minggu lalu dalam keadaan sangat sibuk. Jika Anda berminat mempelajarinya bisa saya kirimkan lewat email Anda(?)
YBU
Kristian H. Sugiyarto
kristiansugiyarto @ yahoo.com
HP. 08157935534 
|
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Wed Mar 23, 2005 9:12 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| paul wrote: |
Kepada Yth.
Banmbang3
Eirena
Jonatan
Mxmjms
Robbie
sion
Sugiyarto
Pdt. Yakup
yang saya kasihi dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Salam Sejahtera,
Perkenalkan nama saya adalah Paul Lengkey.
Saya tidak bisa berdiskusi dan juga tidak bisa berdebat karena saya menyadari untuk berdiskusi dan berdebat kepada Bapak2, Sdra/sdri diatas, pengetahuan/pendidikan saya sangat sangat minim yang saya miliki hanya keberanian bertanya dan berani menyipulkan sediri.
Berdasarkan fiman Tuhan yang menjadikan langit & bumi yang ditunjukan kepada bangsa pilihan Tuhan sendiri yaitu umat Israel memperkenalkan namanya yaitu YAHWEH.
Pertanyaan saya sebegai berikut:
1. Apakah nama "YAHWEH" itu dapat diterjemahkan, dirubah-ubah atau diganti-ganti sesuai bahasa dimana kita berada?
2. Apakah tulisan "YAHWEH"itu dapat dirubah-ubah atau diganti-ganti sesuai dengan cara menulis dimana kita berada yang penting bunyinya sama walaupun action atau pronunciatinnya agak beda?
Atas jawaban segera saya ucapkan terima kasih, kiranya Tuhan yang kita kenal dalam Yesus Kristus memberkati kita semua...amin.
Hormat saya,
Paul Lengkey |
Tanggapan
Terima kasih atas perhatian Anda
(1) Kata nama bahasa ibraninya adalah shem, definisinya sudah saya uraikan pada tanggapan saya terhadap sdr. Bambang N, mengandung makna as a mark dan untuk memorial secara individual. Tak satupun pribadi (misal seorang ayah) di dunia ini yang pernah saya jumpai membuat semacam pesan agar nama ybs boleh atau jangan diterjemahkan oleh keturunannya atau oleh para pengenalnya. Itulah sebabnya kita tidak akan pernah menjumpai ayat semacam ini di dalam Kitab Suci kita. Yang ada adalah pesan menjaga nama baik dst. Jadi secara sederhana, nama personal (proper name) tidak mungkin diubah-ubah / diterjemahkan.
(2)Nama, so can not be translated, but should be transilerated in such a away so that it gives the closest sound to the original one. Oleh karena tiap bahasa mempunyai huruf (letter) berbeda dan atau cara melafal yang berbeda pula maka, nama tentu saja dapat ditransilerasi menjadi huruf-huruf yang berbeda sedemikian sehingga menghasilkan bunyi yang sedekat mungkin atau bahkan sama dengan aslinya. ketika saya pergi ke Jepang, saya juga belajar menuliskannya dengan huruf-huruf yang berlaku di Jepang sedemikian sehingga ketika orang Jepang membacanya saya dapat mendengar bahwa bacaan itu adalah nama saya. Nama Elohim menurut Hebrew Scripture tertulis dengan huruf Ibrani sebanyak 4 huruf yang jika ditransilerasi ke dalam huruf latin kita menjadi YHWH; namun karena keempat huruf Ibrani tersebut menghasilkan bunyi "Yahweh", maka Bahasa Indonesia yang "lurus" haruslah menyalin "Yahweh"
Catatan Saya juga terlibat diskusi semacam ini dalam Yabina, dengan PDF file agar huruf Ibrani maupun Yunaninya dapat terungkap, sudah di-upload minggu lalu dan berhasil, namun mengherankan hingga kini belum muncul; sangat mungkin akan diupload juga di Salib.net. Oleh karena itu silakan sekali-kali menengoknya di Yabina maupun di salib net ini.
Terima kasih atas perhatian Anda, Maaf saya baru buka internet pagi ini, karena dari minggu lalu dalam keadaan sangat sibuk. Jika Anda berminat mempelajarinya bisa saya kirimkan lewat email Anda(?)
YBU
Kristian H. Sugiyarto
kristiansugiyarto @ yahoo.com
HP. 08157935534 
|
|
| Back to top |
|
 |
mxmjms Newbie


Joined: Jan 28, 2005 Posts: 18
|
Posted: Thu Mar 24, 2005 5:29 pm Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
Shalom...
Untuk seluruh rekan2 di Salib.net ...
Saya ingin menghimbau agar kita hati2, karena akhir2 ini banyak sekali orang2 yang memakai nama YHWH untuk kepentingannya sendiri dan menyesatkan banyak orang dan memurtatkan umat...
Wasalam
Maximilian (mxmjms@yahoo.com)
|
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Sat Mar 26, 2005 10:53 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| mxmjms wrote: |
:lol: Shalom...
Untuk seluruh rekan2 di Salib.net ...
Saya ingin menghimbau agar kita hati2, karena akhir2 ini banyak sekali orang2 yang memakai nama YHWH untuk kepentingannya sendiri dan menyesatkan banyak orang dan memurtatkan umat...
Wasalam
Maximilian (mxmjms@yahoo.com) |
Tanggapan
Ajakan Anda untuk berhati-hati tentu sangat bagus, saya pun setuju. Namun jika keinginan Anda ternyata berkaitan dengan pemakaian nama YHWH yang Anda anggap menyesatkan, maka ini menunjukkan bahwa Anda menganut sikap yang non educated dan non academic culture. Alkitab terbitan LAI itu jelas-jelas tidak menerjemahkan Nama Tuhan dan istilah sesembahan dari Kitab Suci aslinya (Hebrew maupun Greek Scriptures), melainkan dari Kitab Suci yang telah diterjemahkan (mungkin berbahasa Inggris) yang sealiran dengan NIV, yakni Lord = Tuhan, God = Allah, LORD = TUHAN dan GOD = ALLAH. Tidak pernah ada rumusan atau kamus Indonesia-Hebrew-Greek, bahwa YHWH, YH = TUHAN, ALLAH, demikian juga tidak ada rumusan Teos harus selalu = Allah, Kurios harus selalu = Tuhan; Yang ada justru konkordansi Hebrew-Greek, bahwa Kurios bisa = YHWH, demikian juga Teos bisa = YHWH; Dengan demikian justru terbitan LAI-lah yang menyesatkan para pembacanya sedemikian sehingga tidak mampu lagi membedakan mana sebutan dan mana nama Tuhan. Menurut aslinya mestinya, TUHAN dan ALLAH disalin dari YHWH (baca Yahweh) dan atau YH (Yah), dan Allah God) disalin dari El, Eloah, Elohim. Jika Anda tidak mempunyai Kitab Suci aslinya (Hebrew-Greek - English Interlinear) maupun konkordansinya, sebaiknya Anda pesan saja kepada yang punya untuk copy, tetapi jika sudah punya mari kita terjemahkan secara bersama-sama untuk term-term yang menjadi diskusi kita. Saya memiliki semua itu meskipun saya tidak bisa berbahasa Ibrani maupun Yunani.
Best wishes
YBU
Kristian H. Sugiyarto
|
|
| Back to top |
|
 |
mxmjms Newbie


Joined: Jan 28, 2005 Posts: 18
|
Posted: Sun Mar 27, 2005 1:38 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| Quote:: |
Tanggapan
Ajakan Anda untuk berhati-hati tentu sangat bagus, saya pun setuju. Namun jika keinginan Anda ternyata berkaitan dengan pemakaian nama YHWH yang Anda anggap menyesatkan, maka ini menunjukkan bahwa Anda menganut sikap yang non educated dan non academic culture. Alkitab terbitan LAI itu jelas-jelas tidak menerjemahkan Nama Tuhan dan istilah sesembahan dari Kitab Suci aslinya (Hebrew maupun Greek Scriptures), melainkan dari Kitab Suci yang telah diterjemahkan (mungkin berbahasa Inggris) yang sealiran dengan NIV, yakni Lord = Tuhan, God = Allah, LORD = TUHAN dan GOD = ALLAH. Tidak pernah ada rumusan atau kamus Indonesia-Hebrew-Greek, bahwa YHWH, YH = TUHAN, ALLAH, demikian juga tidak ada rumusan Teos harus selalu = Allah, Kurios harus selalu = Tuhan; Yang ada justru konkordansi Hebrew-Greek, bahwa Kurios bisa = YHWH, demikian juga Teos bisa = YHWH; Dengan demikian justru terbitan LAI-lah yang menyesatkan para pembacanya sedemikian sehingga tidak mampu lagi membedakan mana sebutan dan mana nama Tuhan. Menurut aslinya mestinya, TUHAN dan ALLAH disalin dari YHWH (baca Yahweh) dan atau YH (Yah), dan Allah God) disalin dari El, Eloah, Elohim. Jika Anda tidak mempunyai Kitab Suci aslinya (Hebrew-Greek - English Interlinear) maupun konkordansinya, sebaiknya Anda pesan saja kepada yang punya untuk copy, tetapi jika sudah punya mari kita terjemahkan secara bersama-sama untuk term-term yang menjadi diskusi kita. Saya memiliki semua itu meskipun saya tidak bisa berbahasa Ibrani maupun Yunani.
Best wishes
YBU
Kristian H. Sugiyarto |
Tanggapan Juga...
Terima kasih atas tanggapannya, mudah2an Mas Kristian H. Sugiyarto mengerti dan tahu siapa yang harus kita hati2kan...
Saya hanya mempertimbangkan, bahwa sudah demikian besar jasa LAI untuk umat Nazrani di Indonesia, hanya cuma karena katakanlah salah mengambil bahan terjemahannya (mungkin dari King James Version, atau mungkin juga dari Smith & Van Dyke Arabic Bible, Lembaga (LAI) tersebut sihujat sana dihujat sini...
100% saya tidak mempunyai hubungan dengan LAI atau apapun nama lembaga penterjemah Alkitab, kecuali saya memiliki beberapa terjemahan Indonesia dari Lembaga Resmi Tersebut...
Tetapi jika saya fikir2 tanggapan Anda tentang menganut sikap yang non educated dan non academic culture; itu memang pernah saya bahas di jawaban saya untuk Anda "Apakah Tidak Mengenal YHWH tidak selamat?"
Jadi saya yakin anda sudah mengetahui sikap saya dan posisi saya untuk masalah ini...
Saya hanya kasihan "Karena nila setitik rusak susu sebelanga" betapa sudah bertahun-tahun LAI mengusahakan hal untuk memperkenalkan sesembahannya Abraham, Ishak dan Yakub, dan saat ini mereka (orang2 yang berada didalamnya) terhujat dan seakan-akan sepertinya mereka dengan sengaja menerjemahkan YHWH menjadi Allah...
Saya pikir2 saya juga tidak perlu membahas masalah ini lebih rumit, karena saya ingin terhindar dari jalur ini, dan saya tidak ingin berada dalam track ini... maafkan saya.
Dan mengenai hal ini lagi “menganut sikap yang non educated dan non academic culture” yang secara implicit mendeklarasikan anda sebagai yang beredukasi dan academic.
Apakah Bapak Kristian H. Sugiyarto, tidak pernah mendengar bahwa dalam banyak Diskusi Ilmiah/Akademik, track yang ada bukan saja dalam topic dan kelompok yang “setuju atau tidak setuju” dan/atau jalur “yang membertahankan argument dan yang dipertanyakan argument nya”.
Bapak Kristian H. Sugiyarto, saya bantu ingatkan lagi, mungkin bapak lupa, bahwa dibanyak diskusi ilmiah/akademika apalagi diskusi terbuka seperti ini Track atas suatu pembahasan akan menjadi banyak ragamnya dan tidak jarang banyak juga yang menjadi bola liar dan panas (so fare... mudah2an bapak mengingatnya)...
And btw, mengenai Alkitab terjemahan Hebrew atau Yunani, atau bahasa lain2nya saya punya Bapak... jadi terima kasih atas sarannya, kebetulan dikomputer saya hampir semua bahasa ada (termasuk bahasa2 daerah Indonesia) down load aja Bapak, gratis kok, kalau copy kan bayar dan juga hati saya menjadi tidak enak karena melanggar copy right orang...
Inilah prinsip saya, saya tahu benar YHWH (yang namanya saya sebut dengan sangat hormat) yang saat ini di Indonesia dan Arabia disebut sebagai ALLAH. IA yang berkuasa itu pasti mempunyai maksud tertentu untuk dan agar NamaNya dipermuliakan melalui permasalahan ini ...
Bapak Kristian H. Sugiyarto yang saya hormati,
Sekali lagi sebelumnya saya mohon maaf, dan jika saja anda tidak dalam posisi yang ABA ( Asal Bukan Allah) dan juga bukan penganut SAKSI YEHOVAH ( Kalau kedua hal tersebut benar, ya sudah, memang kita dijalur yang beda Bapak, dan saya pikir tidak perlu dipertentangkan lagi).
Merujuk pada himbauan saya, sebetulnya saya hanya ingin menyatakan kebenaran saja, khususnya tentang pembajakan alkitab terjemahan LAI yang seluruh nama Allah di ganti Yahwe kemudian dicetak ulang... ( Bagaimana pendapat bapak tentang ini?)
Dan lagi menurut saya apa salahnya himbauan saya? apakah menyingung perasaan Bapak? Kalau demikian sekali lagi, saya minta maaf dan sekali lagi juga saya nyatakan tidak mau masuk kedalam track dan undangan Bapak... walaupun saya berada dalam topic ini tapi kita dalam track yang berbeda Bapak...
Dan sekali lagi saya sampaikan, dan inilah posisi saya:
Gal 5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
1Co 8:6 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.
Jadi kepada Bapak Kristian H. Sugiyarto yang saya hormati, seyakin-yakinnya saya. Saya yakin Bapa di-Surga mempunyai tujuan khusus untuk hal ini, agar namanya dimuliakan, baik melalui Bapak maupun umat Nazrani pada khususnya...
Memang seharusnya demikian,
Dan seperti himbauan saya terdahulu, sekali lagi saya sampaikan marilah kita bahu membahu menjaga gandum yang ada, agar tidak rusak sebelum dikumpulkan dan dimasukan kedalam lumbungNya, agar tidak tercabut karena ilalang yang ditebarkan oleh musuh-musuh YHWH.
Dan saya berdoa, Roh kudus menjaga mereka agar tidak dibingungkan dengan hal2 yang dipertentangkan tentang nama YHWH yang namaNya saya sebut dengan hormat.
Tuhan Yesus Kristus, ampunilah kami...
YBU (Yahsua Bless You & all of your fam)
Maximilian (mxmjms@yahoo.com)
|
|
| Back to top |
|
 |
Robbie Newbie


Joined: Feb 25, 2005 Posts: 10
|
Posted: Sun Mar 27, 2005 8:06 pm Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
Salam Sejahtera
Buat Bapak H. Sugiyarto:
Perkenankan saya sedikit memberi komentar sbb:
(1) Dalam postingan bapak, beberapa kali bapak menyebut tentang teks asli yang berbahasa Ibrani. Pertanyaan saya teks asli mana yang bapak maksudkan, apakah teks alkitab berbahasa Ibrani yang diterjemahkan pada tahun 70-an? ataukah alkitab "Torat dan Injil"? yang menurut saya jelas-jelas merupakan pelanggaran hukum sebab hanya mengganti kata tertentu dengan kata tertentu lainnya kemudian mengumumkan karya tersebut atas nama (maaf) sipenjiplak?apakah ini dapat ditolerir dari sudut ilmiah-akademik?
(2) Di web site www.yabina.org yang kalau tidak salah dikomandoi oleh bapak Ir.Herlianto,Mth sudah dibahas panjang lebar tentang "keberatan" yang dimaksud, mengapa bapak Sugiharto tidak mengcounter saja melalui diskusi tersebut agar lebih fokus...?
(3) Membaca alur pemikiran bapak dan Pak Bambang Noorseno sebenarnya saya sangat salut karena berfikir dengan metode ilmiah. Untuk informasi pembanding bapak bisa mengkaji juga di web site www.jesuswho.org ataupun di www.answering-islam.org.
Mohon dimaafkan kalau ada kata-kata yang keliru dan Tuhan memberkati bapak dan keluarga
|
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Mon Mar 28, 2005 9:37 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| mxmjms wrote: |
| Quote:: |
Tanggapan
Ajakan Anda untuk berhati-hati tentu sangat bagus, saya pun setuju. Namun jika keinginan Anda ternyata berkaitan dengan pemakaian nama YHWH yang Anda anggap menyesatkan, maka ini menunjukkan bahwa Anda menganut sikap yang non educated dan non academic culture. Alkitab terbitan LAI itu jelas-jelas tidak menerjemahkan Nama Tuhan dan istilah sesembahan dari Kitab Suci aslinya (Hebrew maupun Greek Scriptures), melainkan dari Kitab Suci yang telah diterjemahkan (mungkin berbahasa Inggris) yang sealiran dengan NIV, yakni Lord = Tuhan, God = Allah, LORD = TUHAN dan GOD = ALLAH. Tidak pernah ada rumusan atau kamus Indonesia-Hebrew-Greek, bahwa YHWH, YH = TUHAN, ALLAH, demikian juga tidak ada rumusan Teos harus selalu = Allah, Kurios harus selalu = Tuhan; Yang ada justru konkordansi Hebrew-Greek, bahwa Kurios bisa = YHWH, demikian juga Teos bisa = YHWH; Dengan demikian justru terbitan LAI-lah yang menyesatkan para pembacanya sedemikian sehingga tidak mampu lagi membedakan mana sebutan dan mana nama Tuhan. Menurut aslinya mestinya, TUHAN dan ALLAH disalin dari YHWH (baca Yahweh) dan atau YH (Yah), dan Allah God) disalin dari El, Eloah, Elohim. Jika Anda tidak mempunyai Kitab Suci aslinya (Hebrew-Greek - English Interlinear) maupun konkordansinya, sebaiknya Anda pesan saja kepada yang punya untuk copy, tetapi jika sudah punya mari kita terjemahkan secara bersama-sama untuk term-term yang menjadi diskusi kita. Saya memiliki semua itu meskipun saya tidak bisa berbahasa Ibrani maupun Yunani.
Best wishes
YBU
Kristian H. Sugiyarto |
Tanggapan Juga...
Terima kasih atas tanggapannya, mudah2an Mas Kristian H. Sugiyarto mengerti dan tahu siapa yang harus kita hati2kan...
Saya hanya mempertimbangkan, bahwa sudah demikian besar jasa LAI untuk umat Nazrani di Indonesia, hanya cuma karena katakanlah salah mengambil bahan terjemahannya (mungkin dari King James Version, atau mungkin juga dari Smith & Van Dyke Arabic Bible, Lembaga (LAI) tersebut sihujat sana dihujat sini...
100% saya tidak mempunyai hubungan dengan LAI atau apapun nama lembaga penterjemah Alkitab, kecuali saya memiliki beberapa terjemahan Indonesia dari Lembaga Resmi Tersebut...
Tetapi jika saya fikir2 tanggapan Anda tentang menganut sikap yang non educated dan non academic culture; itu memang pernah saya bahas di jawaban saya untuk Anda "Apakah Tidak Mengenal YHWH tidak selamat?"
Jadi saya yakin anda sudah mengetahui sikap saya dan posisi saya untuk masalah ini...
Saya hanya kasihan "Karena nila setitik rusak susu sebelanga" betapa sudah bertahun-tahun LAI mengusahakan hal untuk memperkenalkan sesembahannya Abraham, Ishak dan Yakub, dan saat ini mereka (orang2 yang berada didalamnya) terhujat dan seakan-akan sepertinya mereka dengan sengaja menerjemahkan YHWH menjadi Allah...
Saya pikir2 saya juga tidak perlu membahas masalah ini lebih rumit, karena saya ingin terhindar dari jalur ini, dan saya tidak ingin berada dalam track ini... maafkan saya.
Dan mengenai hal ini lagi “menganut sikap yang non educated dan non academic culture” yang secara implicit mendeklarasikan anda sebagai yang beredukasi dan academic.
Apakah Bapak Kristian H. Sugiyarto, tidak pernah mendengar bahwa dalam banyak Diskusi Ilmiah/Akademik, track yang ada bukan saja dalam topic dan kelompok yang “setuju atau tidak setuju” dan/atau jalur “yang membertahankan argument dan yang dipertanyakan argument nya”.
Bapak Kristian H. Sugiyarto, saya bantu ingatkan lagi, mungkin bapak lupa, bahwa dibanyak diskusi ilmiah/akademika apalagi diskusi terbuka seperti ini Track atas suatu pembahasan akan menjadi banyak ragamnya dan tidak jarang banyak juga yang menjadi bola liar dan panas (so fare... mudah2an bapak mengingatnya)...
And btw, mengenai Alkitab terjemahan Hebrew atau Yunani, atau bahasa lain2nya saya punya Bapak... jadi terima kasih atas sarannya, kebetulan dikomputer saya hampir semua bahasa ada (termasuk bahasa2 daerah Indonesia) down load aja Bapak, gratis kok, kalau copy kan bayar dan juga hati saya menjadi tidak enak karena melanggar copy right orang...
Inilah prinsip saya, saya tahu benar YHWH (yang namanya saya sebut dengan sangat hormat) yang saat ini di Indonesia dan Arabia disebut sebagai ALLAH. IA yang berkuasa itu pasti mempunyai maksud tertentu untuk dan agar NamaNya dipermuliakan melalui permasalahan ini ...
Bapak Kristian H. Sugiyarto yang saya hormati,
Sekali lagi sebelumnya saya mohon maaf, dan jika saja anda tidak dalam posisi yang ABA (Asal Bukan Allah) dan juga bukan penganut SAKSI YEHOVAH (Kalau kedua hal tersebut benar, ya sudah, memang kita dijalur yang beda Bapak, dan saya pikir tidak perlu dipertentangkan lagi).
Merujuk pada himbauan saya, sebetulnya saya hanya ingin menyatakan kebenaran saja, khususnya tentang pembajakan alkitab terjemahan LAI yang seluruh nama Allah di ganti Yahwe kemudian dicetak ulang... (Bagaimana pendapat bapak tentang ini?)
Dan lagi menurut saya apa salahnya himbauan saya? apakah menyingung perasaan Bapak? Kalau demikian sekali lagi, saya minta maaf dan sekali lagi juga saya nyatakan tidak mau masuk kedalam track dan undangan Bapak... walaupun saya berada dalam topic ini tapi kita dalam track yang berbeda Bapak...
Dan sekali lagi saya sampaikan, dan inilah posisi saya:
Gal 5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
1Co 8:6 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.
Jadi kepada Bapak Kristian H. Sugiyarto yang saya hormati, seyakin-yakinnya saya. Saya yakin Bapa di-Surga mempunyai tujuan khusus untuk hal ini, agar namanya dimuliakan, baik melalui Bapak maupun umat Nazrani pada khususnya...
Memang seharusnya demikian,
Dan seperti himbauan saya terdahulu, sekali lagi saya sampaikan marilah kita bahu membahu menjaga gandum yang ada, agar tidak rusak sebelum dikumpulkan dan dimasukan kedalam lumbungNya, agar tidak tercabut karena ilalang yang ditebarkan oleh musuh-musuh YHWH.
Dan saya berdoa, Roh kudus menjaga mereka agar tidak dibingungkan dengan hal2 yang dipertentangkan tentang nama YHWH yang namaNya saya sebut dengan hormat.
Tuhan Yesus Kristus, ampunilah kami...
YBU (Yahsua Bless You & all of your fam)
Maximilian (mxmjms@yahoo.com) |
Tanggapan
Terimakasih atas responnya.
Jika dalam suatu diskusi, seseorang melakukan "tuduhan" entah apapun bunyinya, misalnya saja sebagai "penyesat" atau "bikin onar" atau yang lain itulah yang saya maksudkan non educated dan non academic culture. Diskusi dengan awalan semacam "tuduhan" kita dapat saksikan dalam Alkitab yang dilakukan oleh kelompok Farisi atau para ahli Torat kepada Yesus, dan oleh karena itu saya terpaksa mengikuti model Dia menjawab. Hendaklah wajar saja, topik apa yang perlu dibahas, bukan kemudian jika tidak setuju terus mencurigai dengan suatu tuduhan. Berbicara tentang LAI, saya merasa tidak pernah "menghujatnya" bahkan kepada seseorang pun tidak, apa lagi ke suatu Lembaga. Jika Anda cermat membaca tanggapan-tanggapan saya kepada sdr. Bambang N, Anda akan melihatnya. Namun bukan berarti LAI bebas dari "kesalah" dalam terjemahan setidaknya menurut argumentasi yang saya kemukakan. Dalam diskusi terpaksa harus melibatkan kata LAI sebab, Alkitab terbitan LAI-lah yang jadi satu-satunya landasan lawan diskusi saya. Kitab Suci kita adalah rumah kita sendiri; jadi jika ada sesuatu yang saya anggap kurang beres, ya harus saya lakukan koreksian, dan semakin banyak tanggapan akan semakin bagus.
Mengenai ketersediaan referensi yang Anda miliki, ini sangat bagus sehingga lebih mudah mengacunya. Untuk Konkordansi Greek-Hegrew, saya merasa belum pernah menemukan di Internet gratis; jika Anda sudah punya, tolong saya diberitahu agar dapat mengunduhnya, sebab yang saya miliki adalah printed text. Konkordansi ini menjadi vital jika kita akan mengklarifikasi Greek PB khususnya yang berkaitan dengan Hebrew PL. Selanjutnya jika kita sekarang sudah sepakat "diskusi" tanpa "tuduhan" segala, marilah kita lanjutkan lagi.
Perihal Yang dimaksud "Bapa" oleh Yesus, adalah Yahweh, sudah saya kemukakan ayat-ayat konfirmasinya.
Perihal pemakaian kata ALLAH atau Allah oleh LAI juga sudah saya ajukan argumentasinya. Demikian juga bagi Kristen-Arab (konon ada 4 macam terjemahan Alkitab untuk Kristen-Arab).
Saya lebih senang jika Anda menanggapi bagian yang kurang Anda setujui khususnya dalam tanggapan saya kpd Sdr. Bambang N, karen lebih mudah mempersiapkannya di rumah, maklum saya memakai internet kantor.
Terima kasih atas perhatiannya, dan saya menunggu jika ada respon untuk diskusi lagi.
Yahweh Bless Us
Kristian H. Sugiyarto
|
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Mon Mar 28, 2005 10:25 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| Robbie wrote: |
Salam Sejahtera
Buat Bapak H. Sugiyarto:
Perkenankan saya sedikit memberi komentar sbb:
(1) Dalam postingan bapak, beberapa kali bapak menyebut tentang teks asli yang berbahasa Ibrani. Pertanyaan saya teks asli mana yang bapak maksudkan, apakah teks alkitab berbahasa Ibrani yang diterjemahkan pada tahun 70-an? ataukah alkitab "Torat dan Injil"? yang menurut saya jelas-jelas merupakan pelanggaran hukum sebab hanya mengganti kata tertentu dengan kata tertentu lainnya kemudian mengumumkan karya tersebut atas nama (maaf) sipenjiplak?apakah ini dapat ditolerir dari sudut ilmiah-akademik?
Tanggapan
Maaf barangkali memang kurang begitu teliti dalam membacanya, atau paparan saya tidak mudah dipahami. Ketika kita sedang berbicara PL (Old Testament), yang dimaksud adalah Masoretic Text, dan ketika sedang berbicara New Testament yang saya kemukakan adalah Hebrew Du Tileet Munster, Seb Tom, dll sebagai acuan untuk merekonstruksi PB model James Trimm yang tentu saja tanpa meninggalkan Greek PB, yang sebagian kecilnya justru sudah (Anda?)dimasukkan dalam forum ini dengan judul "Mohon Tanggapan Para Ahli" yang ternyata hingga kini baru saya saja yang menanggapi. Jadi bukan yang disalin dalam tahun 70-an tersebut.
(2) Di web site www.yabina.org yang kalau tidak salah dikomandoi oleh bapak Ir.Herlianto,Mth sudah dibahas panjang lebar tentang "keberatan" yang dimaksud, mengapa bapak Sugiharto tidak mengcounter saja
melalui diskusi tersebut agar lebih fokus...?
Tanggapan
Saya sudah menanggapinya dengan cukup komprehensif (menurut hemat saya) dalam bentuk PDF file dengan memuat huruf greek maupun hebrew; sudah di-upload dan berhasil sejak lebih dari seminggu lalu, namun anehnya hingga kini belum dimunculkan di Yabinet. Jadi saya tidak tahu masalahnya. Justru saya malah dapat artikel pendek dari redaksi Yabinet, dan saya jawab dengan pertanyaan perihal tanggapan saya tersebut. Saya juga sudah masukkan di Salib.net, tetapi juga belum dimunculkan. Saya sangat senang jika Anda membutuhkan dapat saya kirim lewat email. Jika dalam Word. file harus saya sertakan font. greek maupun hebrew. sebagaimana pesanan kawan dari Amerika dll. Tentu saja Anda harus beri alamat email Anda.
(3) Membaca alur pemikiran bapak dan Pak Bambang Noorseno sebenarnya saya sangat salut karena berfikir dengan metode ilmiah. Untuk informasi pembanding bapak bisa mengkaji juga di web site www.jesuswho.org ataupun di www.answering-islam.org.
Tanggapan
Terima kasih. saya lupa-lupa ingat apa sudah saya buka atau belum, akan saya coba lagi. Namun yang jelas hingga kini Sdr. Bambang N belum memberi tanggapan kepada saya, padahal dengan tegas saya katakan pada banyak bagian saya minta untuk ditanggapi. Memang Sdr. Bambang N mencoba mengemukakan dengan metode Ilmiah, tapi sayang dia mencampuradukkan antara fakta (data) dengan opini atau pendapat; sebagai contoh ia beropini bahwa zaman Yesus bahasa Ibrani telah mati; ini opini, bukan fakta; sebaliknya jika telah ditemukan inskripsi tulisan Hebrew : Aramaik berbanding 9:1 ini adalah fakta yang tentu saja menyangkal opini tersebut; ia juga menganggap bahwa suatu teori yang ia anut merupakan suatu kebenaran, misalnya teori tentang asal-usul kata "Allah".
Mohon dimaafkan kalau ada kata-kata yang keliru dan Tuhan memberkati bapak dan keluarga |
Tanggapan
Tidak ada yang perlu dimaafkan karena memang Anda tidak melakukan kesalahan baik kepada Bapa di Surga maupun kepada saya dalam konteks ini. Anda tidak dengan awalan tanggapan dengan suatu "tuduhan" atau "julukan" yang hanya dilakukan oleh golongan Farisi dan para ahli Kitab terhadap Yesus.
Salam damai, Yahweh Bless Us.
Kristian H. Sugiyarto
|
|
| Back to top |
|
 |
mxmjms Newbie


Joined: Jan 28, 2005 Posts: 18
|
Posted: Wed Mar 30, 2005 9:20 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| Quote:: |
Tanggapan
Terimakasih atas responnya.
Jika dalam suatu diskusi, seseorang melakukan "tuduhan" entah apapun bunyinya, misalnya saja sebagai "penyesat" atau "bikin onar" atau yang lain itulah yang saya maksudkan non educated dan non academic culture. Diskusi dengan awalan semacam "tuduhan" kita dapat saksikan dalam Alkitab yang dilakukan oleh kelompok Farisi atau para ahli Torat kepada Yesus, dan oleh karena itu saya terpaksa mengikuti model Dia menjawab. Hendaklah wajar saja, topik apa yang perlu dibahas, bukan kemudian jika tidak setuju terus mencurigai dengan suatu tuduhan. Berbicara tentang LAI, saya merasa tidak pernah "menghujatnya" bahkan kepada seseorang pun tidak, apa lagi ke suatu Lembaga. Jika Anda cermat membaca tanggapan-tanggapan saya kepada sdr. Bambang N, Anda akan melihatnya. Namun bukan berarti LAI bebas dari "kesalah" dalam terjemahan setidaknya menurut argumentasi yang saya kemukakan. Dalam diskusi terpaksa harus melibatkan kata LAI sebab, Alkitab terbitan LAI-lah yang jadi satu-satunya landasan lawan diskusi saya. Kitab Suci kita adalah rumah kita sendiri; jadi jika ada sesuatu yang saya anggap kurang beres, ya harus saya lakukan koreksian, dan semakin banyak tanggapan akan semakin bagus.
Mengenai ketersediaan referensi yang Anda miliki, ini sangat bagus sehingga lebih mudah mengacunya. Untuk Konkordansi Greek-Hegrew, saya merasa belum pernah menemukan di Internet gratis; jika Anda sudah punya, tolong saya diberitahu agar dapat mengunduhnya, sebab yang saya miliki adalah printed text. Konkordansi ini menjadi vital jika kita akan mengklarifikasi Greek PB khususnya yang berkaitan dengan Hebrew PL. Selanjutnya jika kita sekarang sudah sepakat "diskusi" tanpa "tuduhan" segala, marilah kita lanjutkan lagi.
Perihal Yang dimaksud "Bapa" oleh Yesus, adalah Yahweh, sudah saya kemukakan ayat-ayat konfirmasinya.
Perihal pemakaian kata ALLAH atau Allah oleh LAI juga sudah saya ajukan argumentasinya. Demikian juga bagi Kristen-Arab (konon ada 4 macam terjemahan Alkitab untuk Kristen-Arab).
Saya lebih senang jika Anda menanggapi bagian yang kurang Anda setujui khususnya dalam tanggapan saya kpd Sdr. Bambang N, karen lebih mudah mempersiapkannya di rumah, maklum saya memakai internet kantor.
Terima kasih atas perhatiannya, dan saya menunggu jika ada respon untuk diskusi lagi.
Yahweh Bless Us
Kristian H. Sugiyarto |
Shalom...
Yth Bapak Kristian H. Sugiyarto yang dikasihi dalam Yesus Kristus...
Maaf baru masuk lagi (maklum kuli pak)... dan baru baca lagi... dan baru menanggapi lagi...
1. Saya tidak pernah mengatakan bapak menghujat...
2. Saya juga tidak pernah mengatakan bapak menuduh ...
3. Bahkan dari postingan bapak sepertinya bapak yang melakukan penuduhanan kepada saya ... apakah bukan demikian?...
3. Saya juga menulis berdasarkan fakta ... karena tanpa itu adalah dosa...
4. Baru saja saya/kita membaca postingan Sdr. Robbie disitus mana kita dapat membaca para penuduh dan penghujat alkitab (ABA=Asal Bukan Allah). Itu baru salah tiganya... salah2 selanjutnya dengan Yahoo atau Google seard engine dengan sekejab kita dapat memperoleh situs2 yang menulis tentang itu...
5. Untuk Data & Software Alkitab berbagai terjemahan bahasa, Bapak dapat mengunjungi e-sword.net disitus ini terbilang cukup lengkap terjemahan bahasa berbagai negara. Tetapi tentu saja jika ingin lebih lengkap Anda perlu memiliki beberapa Software & Data lainnya sekaligus, dan untuk men-down load versi alkitab dari berbagai bahasa sekaligus dengan softwarenya jangan kuatir pak Gratis! Serta bagi saya yang terpenting adalah tidak menyalahi hukum serta membajak copy right orang! (untuk software dan data lainnya Bapak perlu usaha dikitlah, tetapi anda bisa search dengan search engine-nya yahoo atau google gampang kok ... dan untuk ini gak perlu educated and academic kok) 
6. Sekali lagi mengenai Mengenai "Non Educated atau Non Academic" saya jadi sedikit penasaran... sebetulnya saya tidak ingin membahas ini, tapi kok sepertinya tipikal Anda gampang sekali memakai kata2 itu sebagai senjata pamungkas... Sedikit ingin tahu saja "Ukuran dan kreteria yang bapak pakai untuk mengeluarkan kata2 itu kalau boleh bapak jelaskan?" .
7. Seingat saya untuk masalah ini saya pernah tulis jawabannya untuk bapak dengan judul "Apakah Tidak Mengenal YHWH Tidak Selamat?" atau barangkali apakah perlu diberi judul tambahan "Untuk Bapak Kristian H. Sugiyarto"
8. Sekali lagi saya tegaskan, terima kasih atas undangan bapak untuk menanggapi hal2 yang bapak inginkan, karena walaupun kita dalam satu topic, kita berada dijalur yang berbeda Bapak… sekali lagi terima kasih...
Maafkan saya jika ada kalimat yang tidak berkenan ...
YBU (Yahsua Bless You & all of your fam)
Maximilian (mxmjms@yahoo.com)
|
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Thu Mar 31, 2005 8:15 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| mxmjms wrote: |
| Quote:: |
Tanggapan
Terimakasih atas responnya.
Jika dalam suatu diskusi, seseorang melakukan "tuduhan" entah apapun bunyinya, misalnya saja sebagai "penyesat" atau "bikin onar" atau yang lain itulah yang saya maksudkan non educated dan non academic culture. Diskusi dengan awalan semacam "tuduhan" kita dapat saksikan dalam Alkitab yang dilakukan oleh kelompok Farisi atau para ahli Torat kepada Yesus, dan oleh karena itu saya terpaksa mengikuti model Dia menjawab. Hendaklah wajar saja, topik apa yang perlu dibahas, bukan kemudian jika tidak setuju terus mencurigai dengan suatu tuduhan. Berbicara tentang LAI, saya merasa tidak pernah "menghujatnya" bahkan kepada seseorang pun tidak, apa lagi ke suatu Lembaga. Jika Anda cermat membaca tanggapan-tanggapan saya kepada sdr. Bambang N, Anda akan melihatnya. Namun bukan berarti LAI bebas dari "kesalah" dalam terjemahan setidaknya menurut argumentasi yang saya kemukakan. Dalam diskusi terpaksa harus melibatkan kata LAI sebab, Alkitab terbitan LAI-lah yang jadi satu-satunya landasan lawan diskusi saya. Kitab Suci kita adalah rumah kita sendiri; jadi jika ada sesuatu yang saya anggap kurang beres, ya harus saya lakukan koreksian, dan semakin banyak tanggapan akan semakin bagus.
Mengenai ketersediaan referensi yang Anda miliki, ini sangat bagus sehingga lebih mudah mengacunya. Untuk Konkordansi Greek-Hegrew, saya merasa belum pernah menemukan di Internet gratis; jika Anda sudah punya, tolong saya diberitahu agar dapat mengunduhnya, sebab yang saya miliki adalah printed text. Konkordansi ini menjadi vital jika kita akan mengklarifikasi Greek PB khususnya yang berkaitan dengan Hebrew PL. Selanjutnya jika kita sekarang sudah sepakat "diskusi" tanpa "tuduhan" segala, marilah kita lanjutkan lagi.
Perihal Yang dimaksud "Bapa" oleh Yesus, adalah Yahweh, sudah saya kemukakan ayat-ayat konfirmasinya.
Perihal pemakaian kata ALLAH atau Allah oleh LAI juga sudah saya ajukan argumentasinya. Demikian juga bagi Kristen-Arab (konon ada 4 macam terjemahan Alkitab untuk Kristen-Arab).
Saya lebih senang jika Anda menanggapi bagian yang kurang Anda setujui khususnya dalam tanggapan saya kpd Sdr. Bambang N, karen lebih mudah mempersiapkannya di rumah, maklum saya memakai internet kantor.
Terima kasih atas perhatiannya, dan saya menunggu jika ada respon untuk diskusi lagi.
Yahweh Bless Us
Kristian H. Sugiyarto |
Shalom...
Yth Bapak Kristian H. Sugiyarto yang dikasihi dalam Yesus Kristus...
Maaf baru masuk lagi (maklum kuli pak)... dan baru baca lagi... dan baru menanggapi lagi...
1. Saya tidak pernah mengatakan bapak menghujat...
2. Saya juga tidak pernah mengatakan bapak menuduh ...
Tanggapan
Untuk lebih mudahnya berikut saya copy-paste-kan sebagian kecil saja tulisan yang saya terima:
Untuk seluruh rekan2 di Salib.net ...
Saya ingin menghimbau agar kita hati2, karena akhir2 ini banyak sekali orang2 yang memakai nama YHWH untuk kepentingannya sendiri dan menyesatkan banyak orang dan memurtatkan umat...
Wasalam
Maximilian (mxmjms@yahoo.com)
Anda sudah tahu posisi saya yang mendukung transilerasi YHWH/YH menjadi Yahweh/Yah; imbauan (bahasa Indonesia yang baku adalah imbau bukan himbau) Anda yang saya garis bawahi tersebut Anda tujukan kepada siapa persisnya? Apa Anda memang sudah punya bukti terjadinya penyesatan, pada akhir-akhir ini? Jika ya terus siapa? Jika Anda sungkan menyebutkan itu kan menimbulkan konsekuensi pihak lain menjadi se-olah-olah “tertuduh” meskipun barangkali bukan yang Anda maksudkan.
Anda juga menuliskan LAI dihujat sana dihujat sini. Pernyataan yang Anda tulis ini untuk siapa? Saya belum pernah membaca tulisan dari pihak manapun yang “menghujat” LAI. Saya sendiri memang menilai LAI kebingungan dalam menerjemahkan, atau terjemahan LAI membingungkan berkaitan dengan term-term Tuhan, TUHAN, Allah, ALLAH. Bahkan saya menyatakan bahwa terjemahan LAI menyesatkan para pembaca sedemikian sehingga tidak mampu lagi mengenali nama Tuhan. Jika ini dianggap sebagai suatu “hujatan” jelas bahwa kita perlu kesepakatan dulu apa yang dimaksud “hujat” itu.
Jika pernytaan Anda ini ternyata bukan untuk saya mestinya Anda dengan jelas menuliskan dimana Anda menemui kasus tersebut?
Namun demikian bagi saya tidak menjadi masalah sepanjang segala sesuatunya telah diklarifikasi.
3. Bahkan dari postingan bapak sepertinya bapak yang melakukan penuduhanan kepada saya ... apakah bukan demikian?...
3. Saya juga menulis berdasarkan fakta ... karena tanpa itu adalah dosa...
4. Baru saja saya/kita membaca postingan Sdr. Robbie disitus mana kita dapat membaca para penuduh dan penghujat alkitab (ABA=Asal Bukan Allah). Itu baru salah tiganya... salah2 selanjutnya dengan Yahoo atau Google seard engine dengan sekejab kita dapat memperoleh situs2 yang menulis tentang itu...
Tanggapan
Sdr. Maximilian. Jika Anda baru saja menemui situs yang memuat penuduh ABA dan berbagai macam tuduhan/julukan, ini menunjukkan bahwa Anda memang tidak mengikuti seluruh diskusi perihal nama YHWH dalam situsnya Pdt. Yakub ini. Silakan baca itu semua tulisan dan tanggapan Sdr. Bambang N.
5. Untuk Data & Software Alkitab berbagai terjemahan bahasa, Bapak dapat mengunjungi e-sword.net disitus ini terbilang cukup lengkap terjemahan bahasa berbagai negara. Tetapi tentu saja jika ingin lebih lengkap Anda perlu memiliki beberapa Software & Data lainnya sekaligus, dan untuk men-down load versi alkitab dari berbagai bahasa sekaligus dengan softwarenya jangan kuatir pak Gratis! Serta bagi saya yang terpenting adalah tidak menyalahi hukum serta membajak copy right orang! (untuk software dan data lainnya Bapak perlu usaha dikitlah, tetapi anda bisa search dengan search engine-nya yahoo atau google gampang kok ... dan untuk ini gak perlu educated and academic kok) 
TanggapanSdr.
Maximilian yang terkasih. Saya tidak sedang menanyakan Alkitab dalam berbagai bahasa. Coba Anda simak lagi tawaran saya kepada Anda dulu yang ternyata Anda tanggapi sudah punya dan bisa diunduh di internet secara gratis. Saya sudah ngerti cara mengunduh yang Anda tawarkan ini, dan saya pun sudah punya CD Biblework, di mana konkordansi Strong hanya tersedia bagi KJV Bible. Demikian juga The Interlinear Greek-Hebrew-English Bible dengan Strong"s Concordance yang tidak bisa diunduh dari Internet. Sekali lagi saya ulang, yang saya tawarkan adalah konkordansi Greek-Hebrew, yang setahu saya hanya ada pada (tepatnya) “ A Concordance to the Septuagint” agar tidak setiap kata Kurios diterjemahkan Tuhan dan Teos diterjemahkan Allah. Oleh karena itu jika memang Anda bisa menemukan di Internet gratis, tolong tunjukkan? Sekali lagi saya sudah punya namun dalam bentuk printed text.
6. Sekali lagi mengenai Mengenai "Non Educated atau Non Academic" saya jadi sedikit penasaran... sebetulnya saya tidak ingin membahas ini, tapi kok sepertinya tipikal Anda gampang sekali memakai kata2 itu sebagai senjata pamungkas... Sedikit ingin tahu saja "Ukuran dan kreteria yang bapak pakai untuk mengeluarkan kata2 itu kalau boleh bapak jelaskan?" .
Tanggapan
Sdr. Maximilian yang terkasih. Bagi saya istilah ini sama sekali bukan senjata pamungkas melainkan merupakan kriteria kesepakatan umum dimanapun forum diskusi dilakukan. Sebab jika kriteria ini tidak disepakati, diskusi akan berubah menjadi media saling menuduh, jadi posisi kedua belah pihak menjadi tidak seimbang lagi. Dan Tuhan kita Yesus juga tidak mengajari saya untuk “menghakimi” demikian juga “menuduh”.
Jika Anda masih kepingin tahu bahkan dengan sedikit penasaran, itu menunjukkan bahwa Anda sangat tergesa-gesa dalam membaca tanggapan saya sehingga Anda telah melakukan “overlook” justru pada sangat awal tanggapan saya sebelum ini. Coba silakan baca lagi, saya tidak “muluk-muluk” perihal kriteria tersebut. Coba silakan pula cermati tulisan Sdr. Bambang N. (dalam situs ini) dan juga Sdr. Herlianto (di Yabinet) yang berkaitan dengan nama YHWH, isinya kan selalu diselipi atau disimpulkan bahkan sudah ada pada pendahuluan perihal “tuduhan” atau”julukan” terhadap pihak lawan diskusi. Saya masih menemui penulis-penulis lain yang sejenis dengan kedua kawan kita tersebut, bahkan jika Anda membuka kembali komentar terhadap Pdt. Yakub S di situs ini, sungguh sangat mengerikan bahasa mereka. Tindakan demikian ini saya anggap non educatif juga non akademik, sebab melakukan “teror” dalam bentuk “tuduhan” atau “julukan” yang tentu dengan harapan membangun opini publik untuk berpihak pada si penuduh. Alkitab memang menyaksikan kejadian demikian ini, tetapi dilakukan oleh golongan Farisi dan para ahli Kitab terhadap Yesus. Jika berkaitan dengan terjemahan maka sifat akademik terjemahan adalah menghindari subjektivitas penerjemah termasuk pandangan teologisnya
7. Seingat saya untuk masalah ini saya pernah tulis jawabannya untuk bapak dengan judul "Apakah Tidak Mengenal YHWH Tidak Selamat?" atau barangkali apakah perlu diberi judul tambahan "Untuk Bapak Kristian H. Sugiyarto"
Tanggapan
Sdr. Maximilian yang terkasih. Saya memang membaca artikel Anda ini tetapi, saya tidak merasa bahwa Anda menjawab saya; jika ya, Anda menjawab masalah yang mana? Dengan demikian saya merasa tidak terbeban untuk menanggapinya karena memang juga tidak tertuju kepada saya. Mengapa demikian? Karena memang aspek topik yang Anda kemukakan menurut saya sudah bergeser. Saya sedang tidak berdiskusi tentang keselamatan, dan ini perlu dibuat semacam kesepakatan definisi “selamat” jika dikehendaki untuk didiskusikan. Ini terlihat dari sekian banyak kutipan ayat yang tentu saja benar adanya namun tidak merujuk pada sikap kita terhadap Sang Nama YHWH! Benarkan! Selain itu saya juga tidak sedang membandingkan “masalah” mana yang lebih penting sebagaimana Anda lakukan sehingga Anda memposisikan diri bahwa “pelurusan” nama YHWH menempati aspek yang tidak terlalu lebih penting. Namun jika Anda menginginkan komentar dari saya tentu bisa dicoba, tetapi saya yakin ini akan ngelantur kemana-mana. Dan posisinya menjadi terbalik, artinya saya menganggapi artikel Anda, bukannya Anda (merasa) menaggapi artikel saya.
8. Sekali lagi saya tegaskan, terima kasih atas undangan bapak untuk menanggapi hal2 yang bapak inginkan, karena walaupun kita dalam satu topic, kita berada dijalur yang berbeda Bapak… sekali lagi terima kasih...
Maafkan saya jika ada kalimat yang tidak berkenan ...
YBU (Yahsua Bless You & all of your fam)
Maximilian (mxmjms@yahoo.com) |
Tanggapan
Sdr. Maximilian yang terkasih. Jika Anda tidak mau menanggapi ya tidak apa-apa, dan saya merasa tidak ada yang perlu dipertimbangkan sebagai “kesalahan” dengan konsekuensi saling memaafkan.
Tambahan tanggapan untuk permintaan Anda (saya copy-paste-kan):
Merujuk pada himbauan saya, sebetulnya saya hanya ingin menyatakan kebenaran saja, khususnya tentang pembajakan alkitab terjemahan LAI yang seluruh nama Allah di ganti Yahwe kemudian dicetak ulang... ( Bagaimana pendapat bapak tentang ini?)
Sebenarnya saya sudah menanggapi hal ini (2 kali), yaitu dalam tanggapan saya kepada (1) Sdr. Bambang N (jadi bisa Anda baca di situs ini pula), dan (2) sdr. Herlianto (sedang diusahakan dimuat di Salib.net yang sedang di-update, dan sangat mungkin di Yabinet juga) dalam PDF file. Namun untuk memudahkan Anda baiklah saya tulis ulang dengan gaya bahasa lain karena perangsangnya juga lain.
(1) Saya memiliki Alkitab terbitan LAI tahun 1989, tanpa ada copyright.
(2) Saya yakin 100% Alkitab terbitan LAI bukan hasil karangan sendiri melainkan hasil suatu terjemahan (yang tidak dari bahasa aslinya Hebrew-Greek) melainkan dari hasil terjemahan sangat mungkin bahasa Inggris (atau bahasa asing lainnya).
(3) Jika hasil karangan sendiri pastilah tidak akan dipercaya orang, dan pastilah ada hak paten-nya.
(4) Alkitab LAI tanpa memuat Kata Pengantar ataupun Prakata yang menjelaskan posisinya (butir 2 atau 3 tersebut). Jika ternyata merupakan hasil terjemahan yang berasal dari Bible yang mempunyai copyright, pastilah ada izinnya dan ini biasanya dinyatakan dalam Kata Pengantar atau Prakata itu, kecuali yang diterjemahkan memang tidak mencantumkan copyright-nya. Dalam posisi demikian ini bagi saya nilai etika akademiknya adalah kategori “peculiar”.
(5) Kitab Suci dengan penggantian Allah menjadi Yahweh (Kitab Suci Umat Perjanjian Tuhan) yang kemudian dinilai banyak orang sebagai tindakan “pembajakan” memang nampaknya kurang etis, namun sulit dikategorikan pembajakan, sebab menurut Undang-Undang hak cipta, hanya pada kategori yang “diperjual-belikan” sajalah yang bisa dituntut, padahal Kitab Suci tsb. tidak diperjual belikan dan hanya "untuk kalangan sendiri".
(6) Konon, sekali lagi konon, butir 5 berlangsung oleh karena LAI tidak mau menerbitkan Alkitab yang sesuai dengan butir 5 tersebut; dan dengan maksud sangat menghormati posisi paternal LAI di Indonesia, diusahakan tidak mencoba membuat terjemahan “tandingan”.
(7) Sesungguhnya sangat disayangkan kenapa LAI tidak mau menerbitkan Alkitab seperti pesanan kalangan katakanlah ”Pengagung Yahweh”, padahal LAI juga menerbitkan Alkitab Deuterokanonik (Untuk Katolik); selain itu LAI juga menerbitkan Alkitab berbahasa daerah (Jawa, Batak) yang menuliskan Nama Yehuwah, yang saya yakin ini terjemahan dari KJV atau yang sealiran.
(8) Terus terang posisi kita sangat sulit untuk menghakimi bahwa telah terjadi tindakan “pembajakan” atau tidak atas “peculiar category” (resmi?)
(9) Alkitab terbitan LAI akhir-akhir ini semuanya telah diberi tanda copyright (hak paten) dengan segala peringatannya untuk tidak boleh meng-copy hingga sejumlah lembar tertentu, namun sekali lagi masih tanpa kata pengantar atau prakata yang menyatakan hasil karangan atau terjemahan. Silakan bandingkan dengan berbagai jenis Bible (bahasa Inggris) yang saya tahu semuanya menuliskan Prakata/Kata Pengantar yang menyatakan keterbukaannya. Dalam hal ini terpaksa saya harus katakan bahwa LAI kurang terbuka, atau bahkan nekad saja.
(10) Silakan sekarang Anda menilai “kejujuran” akademik LAI atas butir 9 tersebut, dan saya yakin LAI tidak akan mengalami tuntutan dari pihak manapun andaikata itu hasil terjemahan tanpa izin, sebab LAI boleh dikatakan berlabel bangsa Indonesia, dan yang lebih penting lagi adalah mengutamakan faktor pemberitaan Injil, dan itulah pula yang mestinya terjadi pada butir 5 .
Yahweh Bless Us,
Kristian H. Sugiyarto
|
|
| Back to top |
|
 |
mxmjms Newbie


Joined: Jan 28, 2005 Posts: 18
|
Posted: Mon Apr 04, 2005 11:44 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
Yth Bapak Kristian H. Sugiyarto Dalam Kristus...
Wah...
Untuk postingan bapak kali ini kelihatan sekali ya ego centris nya, saya hanya bisa bilang bahwa semua yang bapak rasakan atau inginkan bahkan butuhkan, belum tentu sama dengan yang orang lain rasakan, maksudkan dan butuhkan...
Mengenai Terjemahan Alkitab sudah saya berikan kepada bapak tetapi untuk Concordance Greek dan Hebrew, saya sudah katakan kepada bapak bahwa bapak dapat dengan mudah peroleh di banyak situs termasuk softwarenya dengan search engine yahoo atau google, tetapi mungkin bapak kelihatannya sulit juga mendapatkannya ya? (maaf praduga, mudah2an bukan karena bapak mau gampangnya saja) ini saya kasih salah satu dimana bapak dapat memperoleh gratis concordance yang bapak maksud itu, kunjungi Saja situs sini www.greeknewtestament.com dan masih banyak lagi dapat bapak peroleh, gunakan search engine yahoo atau google yang juga gratis...
Maaf saya dalam perjalanan, dan mengakses salib.net dengan PDA, sehingga tidak banyak yang dapat saya tulis...
Mohon maaf jika ada salah kata...
YBU (Yahsua Bless You & all of your fam)
Maximilian (mxmjms@yahoo.com)
|
|
| Back to top |
|
 |
Sugiyarto Newbie


Joined: Nov 26, 2004 Posts: 148
|
Posted: Tue Apr 05, 2005 8:50 am Post subject: Re: Nama : YAHWEH |
|
| mxmjms wrote: |
Yth Bapak Kristian H. Sugiyarto Dalam Kristus...
Wah...
Untuk postingan bapak kali ini kelihatan sekali ya ego centris nya, saya hanya bisa bilang bahwa semua yang bapak rasakan atau inginkan bahkan butuhkan, belum tentu sama dengan yang orang lain rasakan, maksudkan dan butuhkan...
Tanggapan
Terima kasih atas penilaian Anda; saya yakin apa yang Anda tuliskan di atas juga berlaku bagi Anda. Cuma saja saya memang sesungguhnya tidak menyukai awalan memberi "julukan" apalagi "tuduhan", kecuali lawan diskusi melakukan demikian, dalam rangka menggunakan alat takaran/ukuran yang sama.
Mengenai Terjemahan Alkitab sudah saya berikan kepada bapak tetapi untuk Concordance Greek dan Hebrew, saya sudah katakan kepada bapak bahwa bapak dapat dengan mudah peroleh di banyak situs termasuk softwarenya dengan search engine yahoo atau google, tetapi mungkin bapak kelihatannya sulit juga mendapatkannya ya? (maaf praduga, mudah2an bukan karena bapak mau gampangnya saja) ini saya kasih salah satu dimana bapak dapat memperoleh gratis concordance yang bapak maksud itu, kunjungi Saja situs sini www.greeknewtestament.com dan masih banyak lagi dapat bapak peroleh, gunakan search engine yahoo atau google yang juga gratis...
Tanggapan
Aha, Terima kasih atas info-nya. Saya benar-benar menyadari bahwa Anda memang "overlook" namun kali ini barangkali karena kondisi Anda yang sedang dalam perjalanan sambil mengakses internet, luarbiasa! Tentu saja saya kunjungi alamat yang Anda info-kan, namun sayang saya tidak menemukan apa yang saya butuhkan(sesungguhnya pernah pula saya menjumpai info tersebut tetapi hanya berkaitan dengan pelajaran Hebrew-Greek, dan waktu itu memang tidak langsung dari alamat tsb). Namun demikian info alamat ini sangat bermanfaat khususnya tentang Paralel Bible. Untuk itu sekali lagi, frangkly speaking, saya ucapkan banyak terima kasih, karena saya tidak capai dalam studi paralel bible melalui Bibleworks.
Sekali lagi saya beritahukan kepada Anda bahwa yang saya butuhkan adalah "A Concordance of the Septuagint" meskipun saya telah memiliki printed text-nya. Sebab hanya melalui inilah kita dapat menguji kebenaran terjemahan PB-Greek, bukan dengan konkordansi yang ada dalam alamat internet tersebut. Apa lagi gratis sebagaimana Anda informasikan!
Memang bahasa dalam tulisan yang agak tergesa-gesa bisa salah persepsi.
OK, jika Anda memang mempunyai kelengkapan fasilitas, tolong kata "Teos" dalam Mat. 4: 4 akhir (dari mulut "Teos") mestinya diterjemahkan apa? Maaf, permintaan saya ini bukan untuk menguji Anda melainkan apa di antara kita memang mempunyai kesamaan pandangan atau "alat" yang sama dalam menerjemahkan Greek - Hebrew - Indonesia.
Maaf saya dalam perjalanan, dan mengakses salib.net dengan PDA, sehingga tidak banyak yang dapat saya tulis...
Tanggapan
Terima kasih atas respon Anda, saya tetap menunggu respon yang lain pada kesempatan yang lebih longgar.
YBU
Kristian H. Sugiyarto
Mohon maaf jika ada salah kata...
YBU (Yahsua Bless You & all of your fam)
Maximilian (mxmjms@yahoo.com) |
|
|
| Back to top |
|
 |
|
|
You cannot post new topics in this forum You cannot reply to topics in this forum You cannot edit your posts in this forum You cannot delete your posts in this forum You cannot vote in polls in this forum You cannot attach files in this forum You can download files in this forum
|
|